
5 Hari setelah itu , Calista yang jalan sendirian ke parkiran pun malah dihadang oleh seorang gadis yang sebelumnya menantangnya secara terbuka itu.
" kau tak lupa dengan taruhan kita kan ? " tanya gadis itu bertingkah sombong didepan Calista.
" ada lagi ?! " tanya Calista dingin
" ku tunggu kau disana !! " ucap Gadis itu lalu pergi meninggalkan Calista karena sedikit takut dengan hawa disekitar Calista.
Lista menghela nafas panjang lalu pergi dengan sepeda motornya.
#
Sesampainya dirumah ..
Calista masuk dengan wajah ditekuk membuat para anggota The Dark Knight yang melihatnya memilih untuk menghindari nya daripada dijadikan pelampiasan nona muda mereka.
" kau kenapa kak ? " tanya Lian baru keluar dari kamarnya.
" kau dari tadi dirumah ?! " tanya Calista memastikan sesuatu.
Julian menganggukkan kepalanya tanpa tau apa maksud kakak nya itu .
" bagus .. ternyata dia bohong ya.. bagus sekali ,, kita lihat sampai kapan dia mau bohong " gumam Calista masuk kekamar dengan mengomel sesuatu yang tak Lian pahami.
" emang ini tanggal berapa sih ? kayak nya tuh sumbu tambah pendek " gumam Lian lalu berjalan menuju dapur..
Julian melihat ada cemilan di meja makan , ia pun duduk di meja makan menikmati cemilan itu tanpa menyadari ada yang mendatangi nya.
" Lagi ngapain !!?? " ucap Lena mengagetkan Lian yang tengah menikmati cemilannya.
Lian yang kaget malah tersedak dan buru-buru mengambil minum.
" hahaha maaf ya , kakak gak tau kalau kamu lagi makan " tawa Lena melihat wajah Lian yang memerah karena tersedak itu.
" kak Lena datang kok gak bilang-bilang sih , mana jalan gak ada suara nya lagi.. kalau aku reflek terus mukul kak Lena gimana coba ? " celoteh Lian yang masih belum menyadari sesuatu.
" emangnya kau berani , Julian Satria Adinson " ucap seseorang dibelakang Lena.
Tubuh Lian menegang begitu mendengar suara yang familiar itu.
" ah paman . bukan itu maksud ku " jawab Lian grogi karena orang itu adalah kakak dari maminya , Leon Anson.
" papa sudah lah. papa kesini kan mau cari aunty " ucap Lena .
" kenapa sih hari ini sumbu semua orang jadi pendek atau emang lagi sensi sama aku " gumam Lian saat Paman nya sudah berjalan menjauh.
" emang nya siapa yang lagi marah ? " tanya Lena penasaran.
" kak Calista " jawab Lian kembali duduk dan menikmati cemilan nya yang tadi belum habis.
Sedangkan Lena langsung beranjak ke kamar adik sepupu nya itu.
" emang mau kemana kak ? " tanya Calista lalu membuka pintu kamarnya.
" Shopping " jawab Lena tersenyum polos berdiri di ambang pintu.
" kayaknya gak deh kak. soalnya kartu ku diblokir sama mami " ucap Lista.
" kenapa ? " tanya Lena berjalan mendekati adik sepupu nya itu.
" aku .. eemm.. aku .. bayarin belanjaan nya orang kak , pakai ini. " jawab Calista menunduk setelah memperlihatkan kartu hitam nya.
Lena kaget mendengar jawaban Lista , Bagi sebagian orang mungkin itu bukanlah hal yang fatal . Tapi sudah jadi peraturan di keluarga besar mereka agar mereka berhati-hati mengeluarkan kartu khusus itu dan jika ada yang melanggar maka kartu nya akan langsung dibekukan dan orang yang melanggarnya akan diberi hukuman yang sesuai tanpa pandang bulu .
" kamu yakin dek ? masa kamu lupa kalau benda itu kan harus hati-hati . ini kamu malah kasih liat ke orang lain. bukannya kartu itu hanya bisa kita pakai ditempat tertentu. " ucap Lena tak habis pikir dengan jalan pikir Lista.
" habisnya aku buru-buru kak. pas mau bayar orang itu malah ngemis-ngemis ke kasir nya bilang uangnya gak cukup sampai nangis segala . ya udah aku cabut satu kartu di dompet eh gak tau nya malah kecabut ini .. gimana dong kak.. mami sama papi pasti marah besar ni " ucap Lista bingung dan tak tau harus berbuat apa.
" kalau itu kakak juga gak bisa bantu dek. kakak hanya bisa bilang jadikan ini pelajaran ya . jangan sampai terulang lagi " ucap Lena mengelus kepala Calista.
" iya kak. Tapi bukan cuma itu , entah kenapa sekarang Edward berubah. Setiap ku ajak ketemu dia gak mau , alasannya ada perlu di luar kota lah , ngantar sesuatu lah. contohnya kayak hari ini , aku ajak ketemu dia bilang lagi pergi sama Julian . eh begitu aku pulang kuliah , Lian bilang dia daritadi dirumah. aku gak tau apa masalah nya dengan Edward , dia kayak menghindar dari aku " ucap Calista Curhat ke Lena karena sesama perempuan.
" Hah . Adikku yang manis dan cantik . gak semua hal atau kerjaan lelaki dilaporkan ke kita perempuan. ada juga satu dua hal yang tidak bisa diceritakan begitu saja , kita harus tunggu waktunya . Yang pasti kamu harus yakin kalau dia tetap setia sama kamu , apapun yang dilakukannya sekarang itu demi memperjuangkan kamu. Kamu harus percaya padanya , karena kepercayaan dan kesetiaan itu kunci dasar dan paling penting dalam suatu hubungan. Paham kan ? " ucap Lena lembut.
" iya aku paham kak " jawab Lista.
Disaat Lena menghibur Lista , Leon yang menghampiri Angela di ruangan 0 pun ikut bisa merasakan apa yang adiknya itu rasakan.
" kamu yakin dek , kalau kamu mau ngubah kartu Lista , mau tak mau semua kartu harus diganti. memang nya gak ada cara lain. kalau sekedar ganti kartu aja itu mudah , tapi ini bukan sekedar kartu dek " ucap Leon.
" ya kak aku yakin. aku gak mau ambil resiko kalau ada musuh kita yang meretas chip di kartu itu. kakak tenang aja , dari awal aku udah mempersiapkan chip baru hanya tinggal menunggu kartu untuk menyimpannya , maka sudah jadi " jawab Angela.
" dan kalian bertiga juga setuju ? " tanya Leon pada Jordan dan Johan serta Hyper yang terhubung dengan panggilan video diruangan itu.
" ya , tindakan pencegahan itu diperlukan. karena kau pasti juga tau kan Leon . jika satu saja ketahuan ,maka dipastikan cepat atau lambat semuanya akan terbongkar . " jelas Johan.
" hah baiklah kalau itu keputusan kalian , aku juga ikut aja " jawab Leon duduk disamping Angela.
" Kalau begitu hari ini sampai disini saja. akan ku kabari begitu benda itu sudah siap " ucap Angela lalu koneksi dengan LU bersaudara pun terputus.
" masih ada hal lain lagi ? " tanya Angela melihat Hyper belum memutuskan panggilan video itu.
" ah tentang Layla . aku setuju dengan apa yang waktu itu kamu bicarakan. lagipula kondisi disini juga belum terlalu aman untuknya karena Dav yang melarikan diri belum bisa kami temukan " ucap Hyper.
" kalau gitu baiklah .aku akan mengurus nya , lagipula besok Layla sudah bisa keluar dari rumah sakit " ucap Angela.
" kalau gitu , tolong ya. jaga dia selama disana. kalau dia berulah , hukum aja . kakak gak keberatan " ucap Hyper karena ia tau selain tegas Angela juga tidak akan memberikan hukuman yang melewati batas jika berhadapan dengan penerus generasi keluarga mereka.
Hari itu Leon dan Lena memutuskan untuk tinggal selama beberapa hari di kediaman Adinson itu.
To Be Continue 😊😘🤗🤗