
Prosesi pemakaman kakek Tio pun telah selesai dengan lancar .
Seluruh kota diliburkan untuk hari itu..
Tampak hampir semua penjabat pemerintahan maupun pengusaha yang datang melayat ke mansion kakek Tio..
anggota Dragon Eyes dan The Dark Knight serta Pasukan Bayangan ikut membantu mengamankan kondisi mengingat banyak sekali orang yang datang silih berganti..
Tak terasa , tiga hari sudah sejak kepergian sang kakek.
baik Angela maupun Leon sibuk mengurus pemakaman dan juga hal-hal lainnya hingga mereka tak punya waktu untuk istirahat .
dan itu membuat seluruh keluarga besar mereka menjadi cemas.
hingga akhirnya , Shiro pun datang dan memberikan sebuah ide yang mungkin bisa mendatangkan musibah untuknya sendiri.
ini adalah hari dimana ide itu akan dilaksanakan..
Reiki mengajak Angela duduk di tepi kolam renang sedangkan Viona mengajak Leon untuk pergi ke dapur dengan alasan meminta bantuan..
Dan saat Leon lengah , Viona menyuntikkan serum ke leher Leon..
" maafkan aku.. aku lakukan ini karena aku sayang padamu..aku tak mau melihatmu terus menyiksa dirimu sendiri.. sekarang istirahat lah " ucap Viona memangku Leon yang sudah lemas .
Leon mendengar ucapan Viona dengan jelas sesaat sebelum matanya tertutup.
di tepi kolam renang, Reiki memeluk erat Angela seolah tak sanggup menyakitinya tapi ia harus melakukan apa yang sudah ia dan para kakaknya sepakati.
Reiki mencium pipi Angela lalu hidungnya , lalu beralih ke kening .
" Sweety , aku cinta padamu .. dan .. maafkan aku " ucap Reiki langsung menyuntikkan serum yang sama seperti yang Viona suntikkan ke Leon.
Angela kaget dan melolot tak percaya pada Reiki..
" maafkan aku.. aku pun tak tega melakukan.. tapi aku juga tak tega membiarkanmu tersiksa terus-menerus.. maafkan aku.. istirahat lah sekarang " ucap Reiki sesaat sebelum Angela tertidur..
Angela pun tidur dalam pelukan Reiki.
dengan hati-hati , Reiki menggendong Angela menuju kamar mereka..
" istirahat lah disini sweety.. biarkan kami yang mengurus sisanya " ucap Reiki mencium kening Angela lalu keluar dari kamarnya .
Disisi lain , Leon pun sudah dibaringkan ke ranjangnya dibantu Johan dan Hyper yang mengangkatnya dari dapur.
" kayaknya Leon kurus .. tapi , kok berat banget ya " ucap Hyper .
" ya tentu aja berat.. tulangnya aja besar . " jawab Johan asal.
" bro.. sebaiknya loe istirahat aja dulu.. sisanya serahkan ke kami .. ayo han " ucap Hyper lalu keluar dari kamar Leon disusul Johan.
#
***disebuah taman yang indah .
taman yang dipenuhi bunga-bunga yang bermekaran.
tampak 2 orang anak kecil yang tengah berlarian sambil tertawa riang.
tak jauh dari dua anak kecil itu , juga tampak 2 pasang suami-istri beda umur.
mereka duduk disebuah gazebo dan ikut tertawa melihat keceriaan 2 anak kecil itu.
perlahan , Dua anak kecil itu berubah menjadi sosok seorang gadis cantik dan juga seorang pemuda tampan.
Keduanya saling bercanda dan tertawa hingga akhirnya mereka berdua kaget karena gazebo beserta orang didalamnya mendadak hilang.
" AYAH !! BUNDA !! KAKEK ! NENEK !! " teriak keduanya mencari keluarga mereka.
keduanya mencari disetiap sudut taman bunga itu.
namun , hasilnya nihil.
" kak..mereka jahat .. mereka ninggalin kita " ucap gadis itu menangis .
" ya mereka jahat.. mereka pergi tanpa kita " jawab pemuda itu memeluk adiknya.
" sayang.. jangan menangis . bunda dan ayah tidak pergi .. " sebuah suara membuat keduanya berbalik.
ya sosok seorang ibu dan ayah yang mereka cari. kini ada didepan mereka , bukan cuma itu namun sosok kakek dan nenek pun juga ada didepan mereka.
" walaupun raga kami tidak lagi bersama kalian , tapi percayalah , kami akan selalu ada dihati kalian. " ucap bunda
" nak , sebagai anak laki-laki , jaga adikmu karena itulah tanggung jawab seorang kakak walaupun pada akhirnya kalian akan menjalani hidup bersama pasangan masing-masing.. tapi tetaplah saling menjaga dan menyayangi.. " ucap ayah
" cantik , sekarang kakek sudah bertemu dengan nenek dan juga orangtua kalian.. kakek bahagia , dan kakek akan lebih bahagia jika melihat kalian terus tersenyum dan bangkit lagi.. kalian harus terus menjalani hidup kalian demi mereka yang juga sangat menyayangi kalian.. kami disini akan selalu menyayangi kalian dan akan selalu ada dihati kalian.. " ucap kakek.
" TIDAK !! JANGAN PERGI !! " teriak gadis itu saat keempat sosok didepannya kini berjalan menjauh.
" KITA SUSUL ! " usul pemuda itu. gadis itu mengangguk lalu keduanya pun hendak berlari.
Namun , tangan mereka ditahan oleh tangan-tangan mungil .
" mami.. jangan pergi .. kami janji gak akan nakal lagi.. mami jangan tinggalkan kami " ucap seorang bocah laki-laki menangis sambil menahan tangan gadis itu , bukan cuma 1 tapi 3 orang bocah.
" papa , papa udah gak sayang aku lagi ? kok papa mau ninggalin aku sama mama..papa udah gak mau aku lagi ya ? aku bukan anak yang baik , makanya papa mau pergi ninggalin aku " ucap seorang anak perempuan memegang tangan pemuda itu dengan air mata yang mengalir .
lalu anak perempuan itu berlari dan memeluk seorang wanita yang dipanggilnya ' mama'
" sayang. masih ada kami disini , kamu gak sendirian " ucap wanita itu tersenyum ke pemuda tadi.
" mami gak mau sama aku lagi.. huuaaa " tangis seorang bocah laki-laki yang lebih kecil sambil berlari dan bersembunyi dalam pelukan papinya.
" mami . ayo pulang sama kami .. papi udah nungguin " ucap bocah perempuan menggenggam tangan gadis itu.
lalu menariknya.
" sweety .. ayo pulang .. kita pulang kerumah , ke keluarga kita " ucap pemuda itu mengulurkan tangannya.
Gadis itu pun menerima uluran tangan nya***..
#
" hah hah hah " Angela terbangun dengan nafas yang tak beraturan seperti orang habis lari marathon.
" ayah , bunda , nenek , tolong jaga kakek " ucap Angela pelan dengan nafas yang sudah kembali normal.
brak
" dek ! " Teriak Leon panik masuk kedalam kamar Angela..
dan langsung memeluk erat Angela .
keduanya diam dalam pelukan itu tanpa ada kata yang terucap. tapi percayalah , hati dan perasaan mereka saat ini sedang mencurahkan semua kegundahan yang hanya merekalah yang dapat memahaminya.
" mami !! " teriak 2 bocah 4 tahun, berlari menghampiri sang mami.
" Julian , Calista .. mana kakak kalian ? " tanya Angela dengan lembut.
" kak Arthur main sama Kak Lena , kak Laila ,kak Ayana di taman belakang " jawab Julian dengan wajah polos.
" iya mami .. kak Arthur main lari-lari , dikejar sama 3 cewek " ucap Calista membuat Leon dan Angela langsung tertawa mendengarnya.
tanpa mereka sadari , ada beberapa orang yang mengintip didepan pintu kamar.
siapa lagi kalau bukan JJ , Hyper , Reiki , Skype dan juga Shiro
" ternyata rencana kita berhasil.. gak sia-sia otak encermu itu ro " ucap Hyper pelan
" ya gak sia-sia.. tapi sebaiknya kita cepat pergi dari sini sebelum mereka sadar " bisik Jordan
" ya sebelum terlambat .. ayo ! " ucap Johan
" ya ayo ! " jawab Leon dan Angela serempak.
keenam 'pengintip' itu pun menoleh ke belakang dan langsung senyum kikuk karena ketahuan.
" ayo kita pergi " ucap Angela tersenyum devil .
" ayolah katanya sebelum terlambat " ucap Leon juga tersenyum devil.
" habislah sudah ! " batin keenam ' pengintip' itu dengan keringat sebesar biji jagung.
to be continue 🤗😘😊
ayo ayo ..
ditunggu sarannya untuk visual pemeran Season 3.