My Introvert Girl

My Introvert Girl
Part 37



Inilah salah satunya pengorbanan cintanya untuk renata,rela menjadi karyawan rendahan di restonya sendiri demi mendapatkan cintanya sekaligus memantau kinerja karyawan nya di resto nya sendiri.


Walau di hatinya dongkol pada orang-orang yang seenaknya memerintah,walau dalam hatinya dia tak Sudi.Tapi,demi cintanya pada sang wanita,dia rela melakukan apapun walau harga diri terasa di injak-injak.


Noel Arga Winata,sebuah nama yang asal di berikan oleh temannya.Nama yang tak terlalu jelek untuk dirinya yang culun dan menjadi karyawan rendahan,tak mengapa asal dia bisa mendapatkan wanitanya kembali berada di sisinya.


"Tunggu sampai wanita ku mau menerima ku".Gerutu noel.


Dia yang sempat menghentikan pekerjaannya sejenak karena merasa dongkol kembali bekerja dengan hati tak ikhlas.


Tapi,berbeda dengan Renata.Seperti biasa,dia berusaha bekerja dengan baik dan totalitas walau rekan kerjanya memandangnya dengan tatapan, jijik.


Berita tak benar yang mengatakan dia sebagai pelakor ternyata sudah terlanjur menyebar ke seluruh penjuru dunia,tak terkecuali dengan rekan kerja renata.


Alek yang biasanya selalu memandang renata dengan tatapan memuja,kini pandangan matanya seakan menunduk ke bawah.Tak Sudi lagi memandang wajah ayu nya,namun menjadi pelakor.


"Tak ku sangka,kau berbuat hal sekeji ini.Renata".Gumam Alek.Se playboy-playboy nya dia,tapi dia hanya mempermainkan perasaan wanita saja.Rasa penasaran ingin mendapatkan nya.


Tapi,ternyata hatinya tak sejalan dengan logika nya.Meski, logikanya berusaha dengan keras agar tak lagi memandang diri renata,apalagi jatuh cinta kepadanya.Tapi, hatinya terlanjur cinta.


Cintanya untuk renata berbeda dengan cintanya pada wanita kebanyakan.Dia tertarik pada sikap pendiam dan cueknya renata.


"Kau cantik".Kata Alek, menatap tubuh renata di balik kaca pembatas."Pantas kau di sukai oleh pria manapun,tapi kenapa kau rela menjadi yang ke-2?".


"Yah,kalau uang yang berbicara.Apa boleh buat?".Celetuk Fahri.Ternyata,dia sudah berdiri di belakang Alek,tak sengaja mendengar ucapan Alek.


Fahri tersenyum sembari menepuk pundak Alek."Kau ternyata sudah terkena hipnotis renata".Kata dari, tertawa cekikikan.


"Yah hipnotis, pendiam".Sahut Alek.


Fahri, menganggukkan kepala."Yuaps,kamu benar".Fahri,berdiri di samping Alek.Mengulurkan tangan nya."Selamat anda memang benar".


Alek menoleh sebentar, mengabaikan uluran tangan Fahri."Di kira lagi kuis kali?".


"Lah,emang kamu menganggap wanita itu sebagai bahan taruhan, setelah kau mendapatkan nya kau mencampakkan nya".Jelas Fahri.


Alek,mendelik sebal.Memang benar apa yang di katakan oleh Fahri,tapi sekali lagi cinta nya untuk Renata berbeda dengan cintanya pada wanita kebanyakan.Cinta untuk Renata memang benar-benar tulus bukan settingan seperti kisah cinta yang di alami oleh public figure.


Merasa di abaikan,Fahri memilih pergi.Melanjutkan pekerjaannya daripada terus menganggu rekan kerja nya yang sudah terlanjur di mabuk cinta,walau kebenarannya sudah ada di depan mata.


"Sebaiknya,kamu berhati-hati".Teriak Fahri.


"Hati-hati menaruh hati pada hati yang salah apalagi hati yang sudah punya hati lain di relung hatinya yang dalam".Sindir Alek,tak mau kalah dengan Fahri.


"Sialan".Sahut Fahri.


Yah,siapa juga yang tidak tau dengan percintaan Fahri dengan seorang wanita yang sudah bersuami.