My Introvert Girl

My Introvert Girl
Part 190



Tanpa banyak drama apalagi keinginan,Renata dan Deon tengah mempersiapkan segala macam keperluan menikah mereka yang di lakukan oleh mereka berdua tanpa bantuan dari orang lain.


Mommy danita dan Rania, sesekali mereka membantu jika di perlukan.Selebihnya mereka menyerahkan segala keperluan dan persiapan nya kepada renata dan Deon.


Mommy danita selaku orang tua Deon,dia tidak ingin terlalu ikut campur dalam urusan pernikahan anaknya.Baginya biarlah Deon dan renata berusaha sendiri,agar pernikahan mereka sesuai dengan keinginan mereka dan bukan seperti dirinya yang menjadi korban perjodohan, segala keperluan pernikahan pun di atur oleh orang tua mereka masing-masing.


Mommy danita,hanya memantau dan memberikan do'a restu nya agar segala sesuatunya bisa berjalan sesuai harapan.


Sore ini pula,Renata dan Deon tengah melakukan sesi pemotretan untuk foto di buku nikah mereka dengan background berwarna biru dan pakaian serba putih.


Renata, bergetar hebat saat sebelum sesi pemotretan itu berlangsung.Bukan, perkara dia jarang atau bahkan jarang berswafoto hanya saja kali ini dia harus berfoto untuk buku nikahnya dan di lanjutkan dengan pemotretan untuk foto prewed nya.


"Tangan mu bergetar hebat,sayang".Ucap Deon,sembari mengenggam tangan Renata yang bergetar dan dingin.


Renata,yang duduk di sebelah Deon tak menggubris ucapan Deon.Tangannya bergetar dan dingin.


Deon, mengelus tangan Renata dan tangan yang sebelahnya lagi mengelus punggung Renata, menenangkan Renata yang entah kenapa dia bergetar hebat tak karuan.


"Aku deg-degan".Gumam Renata,tersipu malu.


Deon, mendekatkan telinganya ke bibir renata."Apa?,coba ulangi lagi?".


Renata,menoleh kearah Deon yang dengan sengaja malah mendekat kan telinganya kearah nya.


Deon, memundurkan tubuhnya dari tubuh renata."Sorry,ay".Kata Deon,sembari tersenyum manis pada calon istrinya.


Renata,memutar matanya jengah.Dwon lahi-lagi selalu menunjukkan kemesraan padanya tanpa kenal tempat dan waktu, seakan dirinya adalah dunia nya dan juga poros hidupnya.


Drama kecil yang menyelimuti Deon dan Renata,tak membuat keduanya terlibat perdebatan panjang dan mungkin akan membuat hubungan mereka kandas sebelum janur kuning melengkung.


Renata yang kaku,harus beberapa kali di arahkan oleh si fotografer dan juga Deon.Keduanya kompak mengembalikan mood Renata dan membuat Renata terlihat fun dalam sesi pemotretan itu.


Tak membutuhkan waktu lama,hanya beberapa menit saja yang membuat lama adalah Renata yang terlihat canggung dan kaku di layar kamera.


Usaha dan drama Deon dan fotografer ternyata membuahkan hasil yang sebanding dengan usaha mereka.Renata mau tersenyum dan mau bergaya sesuai instruksi.


Keringat dingin sempat membasahi kemeja putih Renata,kendati demikian Renata mampu melewati segala tantangan dan rintangan yang ada dengan baik.


Sesi prewedding pun sama,Renata masih terlihat kaku dan canggung ketika beradu pandang,saling berdekatan bahkan sampai dekat seintim pun Renata seakan canggung dan belum terbiasa dengan kedekatan dia dan Deon.Calon suaminya sendiri.


Kalau menurutkan kata hati ingin rasanya Deon tertawa terbahak-bahak,wajah tegang,canggung dan kaku begitu terlihat di wajah Renata yang cantik dan putih.


Renata, terlihat menggemaskan kendati dia sudah menguji kesabarannya dengan sikap nya yang seperti anak kecil.