
Mommy danita, mengenggam tangan Deon lalu kemudian sedikit melangkah menghampiri Renata dan mengenggam tangan Renata.Menyatukan kedua tangan pasangan kekasih yang mungkin sebentar lagi akan melangsungkan sebuah pernikahan.
"Nama kamu,Renata Kusuma Atmaja?".Tanya mommy danita, sembari menoleh kearah renata.
Renata,yang malu atas sikapnya hanya berani menganggukkan kepala.Rasanya dia tak berani berucap setelah dia berkata dengan kasarnya pada mommy nya Deon.
Mommy danita tersenyum simpul,dia jadi tak ragu untuk menerima seorang wanita biasa dengan jabatan hanya karyawan rendahan bila di lihat dari pakaian yang di kenakan nya.
Mommy danita memeluk Renata dan Deon, tersenyum bahagia lalu kemudian meneteskan air mata penuh keharuan.
Deon,mengelus punggung mommy danita.Menenangksn sang mommy,sedang Renata dia masih terlihat bingung.
"Jadilah pasangan yang saling mencintai dan mengasihi".Nasehat mommy danita,sembari melepaskan pelukannya.
Mommy danita,menatap renata beberapa detik,mengelus pipi Renata penuh dengan sayang,lalu kemudian memeluknya lagi seperti mommy yang memeluk putrinya sendiri.
"Aku tau kehidupan mu dan penderitaan mu,aku juga tau orang tua mu".Kata mommy danita,mengelus punggung renata."Panggil aku mommy,aku juga mommy mu".Kata mommy danita lagi, seakan memahami penderitaan renata.
Dia,yang masih bingung dan belum mencerna kejadian demi kejadian secara menyeluruh,dia hanya bengong tanpa tau apa yang harus dia lakukan.
Renata,memang belum memahami kejadian yang di alaminya tapi dia mencerna dengan baik setiap tutur kata mommy nya Deon.Renata,tanpa sadar meneteskan air mata.Rindu,akan pelukan ibunya dan kerinduannya pada orang tuanya yang sudah tiada.
Kedua perempuan berbeda generasi itu saling memeluk, menguatkan diri seakan mereka memiliki beban masalah yang sama.
Di balik pilar kaca,tak sedikit yang meneteskan air mata penuh dengan keharuan.Rania,dia tak henti-hentinya menangis,paham betul apa yang di rasakan oleh kakaknya.
"Deon".Seru mommy danita, meminta Deon maju menghampiri mereka.
Deon,mengerti dengan instruksi mommy nya.Dia kembali duduk bersimpuh di hadapan Renata sembari mengulurkan cincin tanpa kotak.
"Sekali lagi, dengan di saksikan oleh seluruh karyawan dan pengunjung,dan sekarang mommy ku dan Rania ikut menyaksikan proses lamaran ini".Deon, memberikan kata sambutannya."Will you marry me,Renata Kusuma Atmaja ".
Renata,terdiam sebentar.Dia edarkan pandangan nya ke pilar kaca.Benar apa yang di katakan oleh Deon, banyak pasang mata yang menyaksikan nya.
Anggukan kepala sebagai tanda,di terima nya lamaran Deon atas dirinya.Deon tersenyum,dan berdiri untuk menyematkan cincin di jari manis renata.
"Bismillah ".Cincin itu telah tersemat dengan sempurna di jari manis renata.
Tepuk tangan dan suara riuh rendah dari seluruh karyawan dan pengunjung resto mengakhiri acara lamaran yang penuh dengan intrik drama dan penuh dengan keterkejutan.
Renata Kusuma Atmaja telah resmi menjadi kekasih Deon yang sebentar lagi akan di nikahi nya dalam waktu dekat.
Deon,kembali memeluk tubuh ringkih Renata,dia tak henti-hentinya mengucapkan syukur atas di terima nya lamaran oleh wanita pujaan hatinya setelah lama dia menanti.
Kebahagiaan yang dulu sempat meredup kini terpancar kembali,seiring dengan senyuman Deon yang tak lepas dari bibirnya.
Begitu pun dengan Renata,yang ikut bahagia tak menyangka kehidupan nya akan berakhir dalam genggaman pria yang sudah menghancurkan kehidupan nya.