
Adegan romantis dan meluluhkan hati pelanggan beserta dengan orang-orang di sekitarnya ternyata tak berlangsung lama karena keduanya memutuskan untuk pamit undur diri dengan alasan ada pekerjaan yang menanti mereka.
Kerumunan orang-orang dengan hitungan detik saja sudah membubarkan diri,ada pula yang kembali melanjutkan acara makan nya yang terhenti karena melihat adegan romantis bak di drama Korea yang berhasil menggoyahkan hati siapa pun yang melihatnya.
Dugaan Renata terhadap adegan ibu dan anak yang terkesan di buat-buat mungkin memang benar adanya karena di ruangan Deon ini, mommy danita sedang menatap tajam kearah putranya yang duduk diatas singasana nya sembari mengerjakan beberapa pekerjaannya yang belum sempat di kerjakan.
"Apa ini alasan mu pergi jauh-jauh dari rumah mewah kita hanya untuk bertemu dengan wanita bersuami?".Tanya mommy danita, dengan suara di tinggikan.
Deon,yang tengah fokus mengerjakan pekerjaannya di layar laptop mendongakkan wajahnya menatap kearah mommy danita,jelas dia terkejut dengan tuduhan mommy nya.
"Siapa yang mommy maksud?".Tanya balik Deon,sembari menatap lekat kearah mommy danita.
Mommy danita, memalingkan mukanya.Tak Sudi bersitatap dengan sang putra yang dia rindukan,tapi menanam rasa kecewa terhadapnya.
"Kalau di tanya, jangan balik nanya.Tak sopan sekali kau".Hardik mommy danita, tanpa menoleh.
Merasa ada yang aneh dengan mommy nya,Deon beranjak menghampiri mommy danita yang memalingkan wajahnya dari dirinya.
"Apa yang sebenarnya terjadi,mom?"Tanya Deon, berdiri tepat di hadapan mommy danita.
Mommy danita,tak kuasa lagi menahan rasa kecewa dan amarahnya untuk sang putra yang dia tahan selama ini.Mommy danita, mengepalkan tangan nya,geram.
Deon,menghela napasnya.Kebiasaan buruk mommy nya ternyata kambuh lagi,tidak pernah berterus terang dengan apa yang dia rasakan apalagi mommy danita selalu menyimpan rapat-rapat masalah nya pada sang putra.
Tak putus asa,Deon memutar tubuh mommy danita,dan menyentuh dagu mommy danita agar menghadap kepadanya.
"Mom"Sentak Deon."Kalau ada apa-apa jangan di pendam sendiri,aku ini anak mu mom bukan musuh mom sendiri".Jelas Deon dengan lembut dan mengiba.
Mommy danita menghela napasnya,dia tak bisa melihat wajah mengiba putranya.Deon,tau kelemahan nya yang sayangnya dia tak mampu melawan kelemahannya sendiri.
"Mommy melihat mu sedang mengobrol dengan wanita bersuami itu,terlihat kau seperti masih mengharapkan nya,apa mommy betul?".Tanya mommy danita, menatap lekat pada sang putra.
Giliran Deon,yang memalingkan wajah nya sembari melepaskan tangan nya di dagu dan pinggang mommy danita.Deon berbalik badan dan menjauh dari mommy danita.
"Sikap mu berubah,berarti memang benar adanya begitu Deon Wilson".Gertak mommy danita.
"Salahkan aku jika aku masih mengharapkannya?, salahkan aku jika aku masih menyimpan rasa cinta untuk dia,mom?". Tanya Deon, tanpa menoleh.
Dugaan mommy danita benar,apa yang menjadi praduga nya dan apa yang menjadi kekhawatirannya terjadi juga.Sang putra masih mencintai wanita yang dulu pernah hadir dalam kehidupan nya.
Hening,tak ada percakapan diantara keduanya.Mommya danita,tak bisa menjawab pertanyaan sang putra karena memang tak bisa di pungkiri dia lah penyebab pergi nya wanita yang di cintai oleh putranya.
Sedang,Deon dia menunduk.Rasa cinta yang berlebihan membuatnya sakit dan kecewa.Namun,dia harus menerima suratan takdir yang tak mudah untuk dia terima.