My Introvert Girl

My Introvert Girl
Part 29



Dugaan Rania terhadap renata salah besar.Dia kira Renata orang baik dan terlihat tegar menghadapi cobaan hidupnya yang silih berganti terus datang menghampiri jiwa rapuh nya.Namun,di paksa untuk kuat agar bisa bertahan dari terjangan ombak.


Setelah memastikan rania sudah terlelap tidur, nyatanya Renata dia belum bisa memejamkan matanya.Rasa lelah dan kantuknya seakan terbang mengudara entah kemana.


"Jangan kau pikir aku orang baik dek,aku juga tetap manusia biasa yang punya hati dan pikiran".Gumam renata,sembari memandang wajah cantik Rania yang terlelap tidur.


Perlahan tapi pasti,dia meneteskan air mata.Sekuat tenaga dia tidak menumpahkan cairan bening,yang dulu selalu mewarnai hari-hari nya agar terlihat kuat di hadapan adik perempuan satu-satunya.


"Jangan pikir aku diam saja,tak peduli pada fitnah yang tertuju pada ku".Gumam Renata,diantara Isak tangisnya."Jika aku ingin bercerita, rasanya aku ingin menceritakan segala permasalahan hidup ku dalam sebuah kisah indah yang ku rangkai sendiri,tapi aku tidak bisa.Aku tidak bisa, rania ". Renata,mengusap pipi Rania penuh dengan sayang.


Ini pertama kalinya dia bisa leluasa bercerita pada rania,itu pun dalam keadaan rania tak sadarkan diri.Terlelap dalam tidurnya,bunga mimpinya terlalu indah untuk di tinggalkan barang sejenak pun untuk mendengar lebih jelas tentang cerita hidup renata.


Lama memandang wajah Rania yang terlelap tidur,lama dia menangis dalam diamnya,lama dia menahan rasa kantuknya.Akhirnya di menit ke 40 dia tak kuat lagi menahan rasa kantuk bercampur rasa lelah.


"Selamat malam,adik ku sayang".Gumam renata,sebelum ikut bergabung menuju alam mimpi.


.. ....


Lain hal dengan Deon,yang sudah tiga tahun ini mencari keberadaan wanita yang sudah membuat nya jatuh cinta.Namun, meninggalkan nya di saat rasa cinta itu sedang tumbuh-tumbuhan nya.Dia merasa geram atas unggahan video tentang wanita nya.


Yah, wanitanya.Unggahan video itu dengan cepat menyebar ke segala penjuru arah,menyebar ke berbagai belahan dunia dan mengguncang dunia dengan sebuah video yang tak benar.


Dia,jelas bisa semarah ini ingat betul wanita yang di tuduh sebagai adik pelakor adalah wanita nya yang dia cari selama ini.Selama ini pula dia dengan sabar menanti kabar keberadaan wanitanya.


Tepat,saat dia hendak melancarkan aksinya,berita itu, unggahan video itu telah menyebar.


"Alifa".Gertak Deon,membanting layar MacBook nya ke lantai dengan keras sehingga MacBook itu hancur berantakan,tak tersisa.


"Alifa".Teriak Deon kalap.Nama wanita itu seakan menjadi landasan kesialan bagi hidupnya.Di tinggal pas lagi sayang-sayangnya,jelas memberikan luka di hatinya.


Belum lagi,berita kehamilan dari mantan kekasih tak di aku nya menambah daftar luka di hatinya.Dan,dan sekarang saat di akhir ujung pencarian dia terhadap wanitanya.Wanita yang sama kembali menambah daftar luka di hatinya.


"Tak akan ku biarkan kau melakukan hal sesuka hati mu,kau memilih lawan yang salah".Gertak Deon, geram.


Dia dengan segera menghubungi kantor IT nya bertanya tentang unggahan video yang terlanjur tersebar dan menghapusnya dari daftar unggahan video yang berada hampir di seluruh media sosial.


Malam ini pula,dia tidak bisa tidur dengan tenang sebelum nama wanitanya bersih dari fitnah yang di lontarkan oleh mantan kekasih tak di akui nya.


Berharap esok,lusa dia bisa bertemu langsung dengan wanita nya.Merajut kisah asmara yang belum sempat di rasa.