My Introvert Girl

My Introvert Girl
Part 188



Hari ini, sesuai dengan janjinya pada Renata untuk mempertemukan dirinya dan daddy nya padahal sudah sejak lama Deon tidak bertemu dengan Daddy nya dan dia bertekad untuk memiskinkan daddy nya tanpa ampun.Tapi, permintaan sang calon pengantin wanita membuatnya harus menyingkirkan semua ego nya.


Deon,berdiri diatas balkonnya yang sekarang balkon itu sudah tak ada lagi tanaman herbal dan bunga mawar,pengingat dirinya akan masa lalunya bersama dengan Aisha alifa.Semua tanaman itu telah di singkirkan oleh nya tanpa tersisa satu pun.Deon,berdiri sembari memikirkan cara untuk bertemu dengan Daddy nya, semalam terjadi adu sengit antara dirinya dan mommy danita.Peedebatan antara ibu dan anak itu tentu tak bisa di hindari,dimana mommy danita bersikukuh tak ingin anaknya bertemu dengan pria pengkhianat dan si wanita rubah betina dengan akal busuknya.


Segala bujuk rayu,dan usaha Deon untuk meluluhkan hati mommy nya menemui jalan akhirnya meski ada ketidak rela an dalam hati mommy danita.


Beban berat ada di pundaknya,saat nya dia memikirkan cara untuk bertemu dengan Daddy David,pria yang telah mengkhianati nya dan pria yang dengan susah payah telah dia singkirkan.


Sengaja Deon pergi ke balkon untuk menjernihkan pikiran nya yang di Landa resah,gelisah.Menikmati secangkir kopi di temani dengan embun di pagi hari.


Kekalutan pikiran itu menemui benang merahnya,dia siap bertemu dengan Daddy nya terlepas dari harga dirinya yang merosot jatuh ke bawah.


"Masa bodoh dengan penghinaan nya yang terpenting Renata bahagia".Gumam Deon,sembari menyesal secangkir kopi latte kesukaan nya.


Sesuai dengan kesepakatan pula,Deon dan Renata pergi ke sebuah resto ternama dan berkelas yang ada di ibu kota.


Melalui jasa sekretaris nya yang cantik dan seksi,Daddy David bisa di temui tanpa si rubah betina.


Kelas VVIP dengan ruangan yang luas,ruang pribadi yang terjamin rahasia nya dan juga berbagai jamuan makanan tersaji di depan Renata dan Deon yang sudah lama di buat menunggu oleh Daddy David.


"Apa Daddy mu,akan datang kesini?".Tanya Renata,tak sabaran.


Ulasan senyum,Deon berikan untuk Renata yang sekarang gelisah tak menentu dalam menunggu calon mertuanya.


"Dia,pasti datang".Sahut Deon, menenangkan renata.


Renata,menoleh kearah pintu masuk.Tapi,tidak dengan Deon.Dia terlihat ogah menatap pintu masuk dengan tamu tak di harapkan,Daddy David.


"Selamat siang, selamat berjumpa kembali.Anak durhaka".Kata Daddy David menyindir Deon yang sejak tadi duduk dengan santainya.


Renata,tak mengerti dengan ucapan calon mertuanya.Dia berkata seakan menyiratkan kebencian untuk putra nya sendiri dan bahkan dia duduk tanpa berjabat tangan atau meminta izin pada si tuan rumah.


"Apa itu cara kamu bertamu?".Tanya Deon, melayangkan tatapan tajamnya pada daddy David yang langsung duduk setelah menyindir dirinya.


"Apa aku harus meminta izin,pada tuan rumah yang terpaksa mengundang tamu nya demi menyenangkan pasangan hidupnya?".Skak Daddy David.


"Cuih".Deon,meludah."Sekali penjahat tetap penjahat,kau tidak pernah belajar dari pengalaman mu sendiri.Dasar pengkhianat".


Di sebut pengkhianat oleh putranya sendiri.Daddy David menjadi naik pitam,dia yang duduk saling berhadapan dengan Deon melayangkan tatapan tajamnya,tak terima.


"Dasar anak durhaka".Teriak Daddy David, sembari berdiri menggeplak meja.


Renata, terperangah melihat kemarahan Daddy David.Semula dia mengharapkan pertemuan ini akan berjalan dengan baik, nyatanya yang ada hanya ada perang antara anak dan ayahnya sendiri.


Dia menjadi mengerti akan keraguan Deon terhadap permintaannya yang menginginkan dia bertemu dengan Daddy David.


Renata,menata Deon yang tengah duduk santai kendati dirinya mendapatkan sebuah tatapan tajam dan kata penghinaan seakan dirinya menenangkan.


"Kamu lihat sendiri kan?".Kata Deon,sembari menoleh kearah renata.