My First Love Is My Wife

My First Love Is My Wife
S1: Keterkejutan Zayyann



"Kenapa kalian tidak memberitahukan kepadaku? Bahwa kalian akan ke sini, jika kalian bilang pasti aku sudah menyambut kedatangan kalian di bandara tadi" Ucap Queena dengan bertanya perihal kedatangan keluarga Atmadja yang secara mendadak.


"Karena kami ingin memberikanmu kejutan dengan kedatangan kami" Ujar Alea dengan tertawa kecil.


"Yang dikatakan aunty mu benar sayang, kedatangan kami kemari tanpa memberitahumu ya karena kami ingin membuat kejutan untukmu" Celetuk Kiana.


"Yaa, kalian berhasil membuatku terkejut dengan kedatangan kalian" Kata Queena.


"Uncle Al" Panggil Aldo kepada Alvaro.


"Iya ada apa Al?" Balas Alvaro dengan menatap sikecil Aldo yang sedari tadi memperhatikannya.


"Hari ini... Sepertinya kau sangat imut jika dilihat-lihat" Tutur Aldo dengan tertawa kecil karena sedari tadi dirinya yang tidak fokus pada rambut milik Alvaro.


Semua yang mendengar ucapan Aldopun seketika memalingalihan pandanganya kearah wajah Alvaro, lebih tepatnya rambut Alvaro yang masih setia terkuncir dua seperti anak kecil.


"Hahahaha" Tawa David dengan kencangnya hingga membuat semua orang menatapnya dengan tatapan aneh.


"Sayang, berhentilah tertawa?" Bisik Sesillia pada David yang tengah tertawa dengan lepasnya.


"Al, kau terlihat sangat menggemaskan jika seperti itu. Hahahaha... Kau... Kau terlihat seperti gadis kecil yang menggemaskan hahaha" Tawa kembali David dengan terbahak-bahak karena melihat wajah Alvaro yang sedang kesal. Alvaro terlihat kesal seperti itu justru malah menjadi lebih imut menurut Queena begitu juga David.


Berbeda dengan yang lainnya, justru yang lainnya malah hening tidak berani mengeluarkan suara sedikitpun begitu juga si kecil Aldo.


"David! Kau--" Kesal Alvaro tapi terpotong oleh ucapan Queena.


"Suamiku sudahlah! Disini ada keluargaku" Bisik Queena dengan memegangi lengan Alvaro.


"Kau selamat" Kata Alvaro dengan tersenyum devil sambil menatap wajah David.


"Hmmm, Grendpa, Grendma, Uncle, Aunty dan kau Al, sebaiknya kalian istirahatlah terlebih dahulu pasti kalian lelah bukan? Lagi pula ini sudah larut malam" Tutur Queena yang diangguki semuanya.


"Baiklah nakk! Kau juga istirahatlah" Jawab Zian dengan tersenyum lembut kepada Queena lalu iapun pergi menuju kamar untuk beristirahat dan itupun tak luput dengan yang lainnya.


"Kakak" Panggil Sesillia.


"Ada apa?"


"Aku akan menginap disini, lagi pula aku sudah memberitahukan pada mama bahwa aku akan menginap disini" Tutur Sesillia.


Dimana Silsila dan Gani? Bukankah tadi mereka tadi ikut menyambut kedatangan keluarga Atmadja? Jawabannya karena Gani dan Silsila tidak bisa ikut datang ke mansion Alqueen, karena Gani yang tiba-tiba mendapatkan panggilan dari rekan kerjanya secara mendadak untuk melakukan pertemuan dengan klien. Makanya mau tidak mau mereka berdua pergi dan tidak bisa ikut ke mansion Alqueen.


"Yaa, baiklah"


"Aku juga akan menginap disini, lagi pula ini sudah larut malam" Celetuk David.


"Terserah kau" Ketus Alvaro.


"Sebaiknya kita juga beristirahat, ini sudah larut! Tidak baik untuk my prospective four children" Kata Alvaro dengan menasehati Queena.


"Ya, baiklah"


...Kamar Alqueen...



"Ganti pakaianmu dengan piyama, dan aku akan turun kebawah untuk membuatkanmu susu" Titah Alvaro pada Queena.


"Baiklah, suamiku tersayang" Balas Queena dengan tertawa kecil.


Setelah mendapatkan balasan dari Queena, Alvaro langsung saja pergi turun kebawah kembali menuju kearah dapur karena ia ingin membuatkan susu hamil untuk Queena dan calon anak-anaknya itu sebelum mereka pergi ke alam mimpi.


...Dapur...


"Rasa apa yang Anna inginkan?" Tanyanya pada diri sendiri dengan memilih-milih rasa susu untuk Queena minum saat ini.


"Kau sedang apa nakk?" Tanya Seseorang yang membuat Alvaro terkejut setengah mati karena tiba-tiba saja Seseorang mengejutkannya.


Alvaropun langsung saja membalikkan badannya untuk melihat siapa yang datang mengejutkannya, hingga membuat jantungnya berdetak sangat cepat. Bukan karena jatuh cinta melainkan karena terkejut mendengar suara seseorang yang datang di belakangnya.


"Uncle Zayyann?" Ucap Alvaro dengan menaikkan satu alisnya.


"Kau mengagetkanku, mengapa kau belum beristirahat?" Kata Alvaro sekaligus bertanya kepada Zayyann, Yupsss yang datang secara tiba-tiba hingga membuat Alvaro terkejut adalah Zayyann.


"Ohh, maaf... Uncle kesini hanya untuk mengambil air minum saja! Lalu bagaimana denganmu? Mengapa kau berada di dapur?" Jawab Zayyann dengan santainya.


"Susu? Ketika kecil biasanya Anna tidak suka meminum Susu jika ingin pergi tidur, lalu?" Bingung Zayyann dengan mengerutkan keningnya karena merasa heran.


"Aku yang memaksanya uncle, bagaimanapun juga aku membuat susu ini bukan hanya untuk Anna saja tapi untuk calon anak-anakku juga" Ujar Alvaro yang membuat Zayyann terkejut mendengar perkataan dari Alvaro, jelas saja Zayyann terkejut karena Zayyann tidak mengetahui tentang kabar kehamilan Queena begitu juga dengan keluarga Atmadja yang lainnya.


"Anna sedang hamil?" Tanya Zayyann memastikan kembali.


"Benar, Apa Anna tidak memberitahumu uncle? Tentang kabar kehamilannya?" Tanya balik Alvaro.


"Tidak, uncle justru baru tau darimu" Jawab Zayyann.


"Beberapa Hari yang lalu aku dan Anna mendapatkan kabar bahwa Anna tengah mengandung, dan usia kandungannya sekitar empat minggu saat ini. Anna bukan hanya mengandung satu bayi tapi Anna sedang mengandung empat bayi kembar sekaligus" Jelas Alvaro dengan tersenyum kecil.


"Apaaaaaaa? E-empat? Apa Uncle tidak salah mendengar, empat bayi kembar?" Terkejut Zayyann hingga sedikit berteriak saking terkejutnya.


"Benar"


"Dasar anak nakal! Beraninya tidak memberitahu kabar gembira ini pada kami, aku akan memberikannya pelajaran besok" Kesal Zayyann.


"Yasudah, kalau begitu aku pergi dulu yncle karena Anna sudah menungguku dikamar. Izin Alvaro yang diangguki oleh Zayyann.


"Pergilah"


"Hmmm"


"Anak nakal, beraninya tidak memberitahukan padaku tentang kehamilannya! Uncle akan buat perhitungan padamu nanti" Gumam Zayyann lalu pergi kembali menuju kamarnya.


...Kamar Alqueen...



"Minumlah, setelah itu pergi tidur" Titah Alvaro dengan memberikan susu hamil pada Queena.


"Terimakasih"


"Anna, apa kau tidak memberi tahu kepada keluarga Atmadja tentang kehamilanmu?" Tanya Alvaro pada Queena.


Queena yang mendengar ucapan Suaminya itupun menjadi terkejut, hingga membuat dirinya yang tengah meminum susupun tersedak. Akibat terkejut karena dirinya yang lupa memberi tahu kabar tentang kehamilannya pada keluarga Atmadja.


"Uhukkk... Uhukkk..."


"Pelan-pelan sayang"


"Aku... Aku lupa." Jawab Queena dengan tersenyum kecut.


"Sudahlah, sebaiknya kau tidur"


"Baiklah"


"Selamat malam suamiku" Kata Queena dengan perlahan membaringkan tubuhnya di atas kasur sambil menarik selimut.


"Malam juga untukmu, sayang" Balas Alvaro dengan mengecup kening Queena dan bergantian mengecup perut rata milik Queena.


"Malam juga untuk kalian berempat sayang" Bisik Alvaro pada calon anaknya.


"Tidurlah"


"Hmm, kau juga suamiku"


"Hmmm"


...*****...


..."Percayalah bahwa yang telah diberikan tuhan adalah yang terbaik. Yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah untuk bersyukur dan menjaganya"...


..._Alvaro Kenan Dirgantara 🥀....


..."Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat. Itu akan mengajarkan pelajaran yang berharga."...


..._Queena Angelina Kusuma 🌹....


..."Mulai sekarang, berhentilah selalu mengeluh, syukuri segala yang Anda dapatkan dan miliki karena keluhan itu tidak berguna, hanya akan membuat orang lain bosan dan tidak akan menyelesaikan masalah apa pun"...


..._Author 060❤️....