
Melihat tubuh Liora sudah tidak dapat lagi menahan, Alkenzie pun seketika melempar tubuh Liora kedalam bathub ketika sudah sampai didalam kamar hotel dan didalam kamar mandi.
...Byyuuurrrrrrr...
"Ah, panas! Panas. Ini sangat panas" Teriak Liora dengan berusaha untuk bangkit dari dalam bathub.
"Diamlah!! Air ini dingin, karena kau terkena obat jadi kau merasa bahwa air ini panas" Ujar Alkenzie dengan menahan Liora untuk tidak pergi dari dalam bathub.
"Aku akan keluar, kau diam dan berendam lah lagi" Tegas Alkenzie dengan terburu-buru hendak ingin keluar tadi justru tangan nya lebih dulu ditarik oleh Liora dan...
Akhirnya, Alkenzie pun terjatuh tepat disebelah Liora. Liora yang melihat Alkenzie terjatuh tepat dihadapannya pun langsung saja mulai mendekatkan dirinya kearah Alkenzie lalu setelah itu perlahan mulai mencium bibir manis dari Alkenzie.
"Sangat dingin dan lembut. Aku menyukainya" Ucap Liora yang sudah hilang kendali akan dirinya.
"Menyingkir lah dariku. Atau aku tidak akan bisa mengendalikan diriku" Pinta Alkenzie dengan mendorong pelan tubuh Liora tapi sayangnya tubuh Liora sedang hilang kendali jadi bisa lebih kuat untuk bertahan dan tidak menjauh dari Alkenzie.
'Aku takut ketika aku membantumu, Kakau justru akan kecewa padaku' Batin Alkenzie.
'Apa yang harus aku lakukan kepadamu? Disatu sisi kau tersiksa dan disisi lain aku takut kau kecewa padaku nantinya ketika aku melakukan sebuah hal yang tidak kau inginkan' Batin Alkenzie.
"Liora, aku mohon berhentilah!" Bentak Alkenzie.
"Ahh, panas! Bantu aku. Aku mohon, tolonglah aku! Jangan banyak berfikir saat ini tubuhku sudah tidak kuat" Lirih Liora dengan meminta kepada Alkenzie.
Karena melihat raut wajah Liora sudah tidak kuat menahan gairah nya, Alkenzie pun seketika langsung menggendong kembali Liora dan setelah itu menjatuhkan tubuh Liora keatas kasur dengan sangat kasarnya.
"Kau yang meminta! Dan aku hanya bisa mematuhi, Jangan salahkan aku. Karena aku hanya membantumu" Bisik Alkenzie pelan lalu setelah itu...
Lalu setelah itu, mereka berdua pun saling menyatu satu sama lain. Tanpa ada penghalang apapun.
...Flashback off...
"Aku akan mandi lebih dulu lalu setelah itu kau. Jangan khawatir mengenai apapun, setelah hari ini kita akan pulang ke los angeles" Ucap Alkenzie dengan tersenyum kecil lalu setelah itu mulai pergi masuk menuju kamar mandi.
"Tidak, kau adalah putra dari seorang pengusaha besar yang merajai dunia. Sedangkan aku hanyalah wanita biasa! Aku tidak ingin kau menanggung beban apa yang seharusnya tidak kau tanggung" Lirih Liora pelan lalu perlahan matanya mulai mencari sesuatu.
Setelah mendapatkan apa yang ia inginkan, Liora pun perlahan menggunakan baju milik Alkenzie! Yaps baju. Dan setelah selesai berpakaian iapun mulai pergi begitu saja tanpa berpamitan terlebih dahulu kepada Alkenzie maupun tanpa menemui Alkenzie lebih dulu.
'Maafkan aku, tapi mungkin ini adalah cara terbaik agar kau tidak terbebani akan diriku! Tidak perlu mengkhawatirkan diriku. Aku baik-baik saja, terimakasih sudah mau membantu ku dari maut' Batin Liora.
...*****...
...Mansion dirgantara...
"Alzo" Panggil Alvaro dengan berteriak.
"Suamiku ada apa? Mengapa kau berteriak memanggil Alzo" Tanya Queena dengan terburu-buru berhamburan mendekatkan dirinya ke arah sang suami.
"Seluruh anak buah Tara Grup dan Dirga Grup telah pergi ke seluruh dunia, dan itu semua telah diberikan perintah oleh salah satu tuan muda dirgantara. Entah Alzo atau Alzie makanya saat ini aku ingin bertanya kepada Alkenzo" Jelas Alvaro dengan nada dingin.
"Ada apa daddy?" Tanya Alkenzo yang baru saja turun dari anak tangga bersama sang istri dengan pandangan datar.
"Kau telah memerintahkan seluruh anak buah Tara Grup dan Dirga Grup untuk menyebar luas ke seluruh penjuru dunia?" Tanya Alvaro datar.
"Tidak! Aku bahkan baru saja tau bahwa seluruh anak buah Dirga Grup dan Tara Grup telah diberikan perintah untuk menyebar. Mungkinkah Alzie?" Jawab Alkenzo dengan cepat sambil mengerutkan keningnya kecil.
"Untuk apa Alzie memberikan perintah kepada para anak buah Dirga Grup maupun Tara Grup? Apa yang sebenarnya telah terjadi di paris?" Tanya Queena kebingungan.
"Aku tidak tau, coba kau telpon Alzie sekarang" Titah Alvaro kepada sang istri.
"Baiklah"
...Dretttt.... Dretttt.......
"Aktif tapi masih tidak ingin dijawab" Ucap Queena pelan dengan kembali menekan nomor telpon sang putra, yang mana putra nya tersebut adalah putra keduanya yaitu Alkenzie.
"Daddy, Mommy! Lihat... Alan punya berita panas di internet saat ini" Tunjuk Alan dengan memberikan ipad miliknya kepada sang daddy.
"Apa ini?" Tanya Alvaro.
"Lihat saja daddy" Ujar Alan.
...Berita panas...
...Berita panas yang datang dari salah satu anggota keluarga dirgantara, tuan muda Alkenzie saat ini tengah mencari seorang wanita yang bernama "Liora Fouzia Alison"...
...Wanita tersebut telah dinyatakan hilang oleh tuan muda Alkenzie sendiri. Bila ada yang melihat atau pun bertemu dengan wanita tersebut. Langsung saja segera hubungi pihak keluarga dirgantara, siapapun itu hubungi saja...
...Berikut foto yang telah diperlihatkan:...
...Hilang! Calon menantu keluarga dirgantara telah dinyatakan hilang, bagi siapapun yang melihat wanita ini mohon cepat langsung hubungi orang-orang dari keluarga dirgantara. Baik salah satu anak buah Dirga maupun Tara Grup...
...Berikut foto yang telah di publish:...
..."Liora Fouzia Alison"...
...Wanita cantik yang telah dinyatakan hilang oleh salah satu keluarga besar dirgantara. Yaitu tuan muda Alkenzie Keano Putra Dirgantara. Bila ada yang melihat wanita cantik ini mohon segara hubungi pihak keluarga yang bersangkutan. Khususnya keluarga dirgantara...
...Calon menantu wanita kedua dari keluarga dirgantara telah dinyatakan hilang di negara prancis. Calon menantu dirgantara yang bernama...
..."Liora Fouzia Alison"...
...Telah resmi dikatakan hilang...
"Apa, apaan in" Marah Alvaro dengan menatap tak percaya seluruh berita yang ada dilayar ipad milik sang putra kecilnya itu.
"Liora?" Ucap Zanitha dengan menutup mulutnya karena merasa tak percaya dengan apa yang ia lihat barusan.
"Liora?"
"Calon menantu? Mungkinkah..." Gumam Queena dengan menatap wajah seluruh keluarganya satu persatu.
"Liora? Sahabatku adalah pasangan dari adik ipar kedua? Alkenzie" Tanya Zanitha kembali.
"Segera hubungi putramu saat ini, aku ingin bicara dengannya. Hubungi terus hingga ia menjawab telpon dariku" Titah Alvaro kembali kepada sang istri.
Dan Queena yang menadapat perintah kembali dari suaminya pun langsung saja mulai kembali menghubungi sang putra untuk kesekian kalinya.
...Dretttt.... Dretttt........