
...Dreetttt.... Dreetttt........
"Masih tidak ingin diangkat" Ujar Queena pelan.
"Sudah, biarkan aku yang saja yang menghubungi Alzie" Tutur Alkenzo yang di angguki oleh semua orang khususnya Alvaro.
...Dreetttt.... Dreetttt........
"Siapa mommy?" Tanya Zanitha dengan menatap wajah Queena yang mana kini hendphone milik Queena tengah berdering dan ada panggilan masuk dari seseorang.
"Apakah itu dari Alzie mommy?" Tanya Alkenzo dengan mengangkat satu alisnya.
"Bukan, tapi dari uncle Zayyann! Mungkinkah uncle mu sudah melihat berita mengenai adikmu hari ini" Jawab Queena.
"Angkatlah, dan besarkan suaranya" Titah Alvaro.
"Baiklah"
...Callon...
Uncle Zayyannπ: Halo, Anna
^^^Queena: Ya, uncle^^^
Uncle Zayyann π: Apa yang terjadi? Uncle ingin kau menjelaskan mengenai berita hari ini, berita tentang Alzie sudah menyebar keseluruh dunia
^^^Queena: Aku juga tidak tau uncle, apa yang sedang terjadi kepada salah satu putraku yaitu Alkenzie. Saat ini aku bahkan tengah berusaha menghubungi dirinya tapi tetap saja ia masih tidak ingin mengangkatnya^^^
Uncle Zayyann π: Baiklahh, uncle akan menunggu cerita dari kau saja nanti setelah kau berhasil menghubungi Alzie
^^^Queena: Yaa, Uncle! Kalau begitu aku akan tutup telpon nya terlebih dahulu^^^
Uncle Zayyann π: Yaa, baiklah
Tut.
"Alzo, Cepat kau hubungi adikmu sekarang" Titah Alvaro kembali.
"Baik daddy" Balas Alkenzo kembali lalu dengan segera iapun mulai menghubungi nomor telepon Alkenzie.
...Dreetttt.... Dreetttt.......
...Dreetttt.... Dreetttt.......
...Dreetttt.... Dreetttt.......
...Callon...
"Tersambung, daddy" Ucap Alkenzo pelan.
"Besarkan volume hendphone mu" Jawab Alvaro dengan pelan juga.
"Hmmmm"
Alkenzie π: Ya, kakak
^^^Alkenzo: Apa yang kau lakukan?^^^
Alkenzie π: Maafkan aku, aku tidak bisa menceritakannya kepada kalian saat ini. Karena aku harus mencari Liora saat ini juga, kakak
Alkenzie π: Kakak, beritahu mommy maafkan aku karena tidak bisa mengangkat telepon darinya. Aku terlalu sibuk mencari keberadaan Liora saat ini. Sebentar lagi aku akan terbang ke negara Jerman jadi... Maafkan aku kakak karena aku tidak bisa terlalu lama menghubungimu.
Alkenzie π: Katakan pada daddy dan mommy jangan terlalu mengkhawatirkan diriku. Karena aku baik-baik saja. Kalau begitu aku tutup telpon nya kakak.
^^^Alkenzo: Tunggu, Alzie^^^
Tut.
"Dari los angeles ke prancis, dan dari prancis ke jerman? Anak ini. Sebenarnya apa yang ia ingin lakukan" Gumam Queena dengan menggeleng-gelengkan kepalanya kecil.
"Huuuffff"
"Baik"
'Alzie, Sebenarnya ada apa denganmu nak? Apa yang telah terjadi padamu' Batin Queena.
...*****...
"Kenzie ini, apa-apan dia! Aku sudah mengatakan padanya untuk tidak mencariku. Tapi... Mengapa ia justru malah menyebarkan berita tentang diriku? Bahkan menyebarkan seluruh anak buah Dirga Grup dan Tara Grup untuk mencariku ke seluruh dunia" Gumam Liora pelan.
Memang benar, jadi... Saat ini Liora baru saja sampai dibandara yang terdapat di negara jerman! Dirinya pergi karena tidak ingin membebani Alkenzie tapi justru sebaliknya. Ia pergi seperti ini malah membebani Alkenzie.
Liora memang sudah melihat berita tentang dirinya di media sosial, bahkan dilayar-layar bandara yang tengah mencarinya pula. Hingga akhirnya membuat dirinya menyamar sayangnya ia sudah lebih dulu diketahui oleh anak buah Tara Grup yang berada didalam bandara juga.
"Kepung nona Liora sekarang" Titah salah satu ketua dari Tara Grup kepada Tara Grup yang lainnya.
"Baik"
"Satu hal lagi, jangan biarkan pengunjung lainnya merasa takut" Perintah kembali ketua Tara Grup tersebut.
"Siap"
"Apa-apan ini?" Tanya Liora dengan nada terkejut setengah mati ketika melihat dirinya sudah dikepung oleh para anak buah Tara Grup.
Liora yang tadinya ingin berniat segera lari dan pergi dari bandara, justru malah tidak sempat karena dirinya sudah lebih dulu dikepung oleh para anak buah Tara Grup bak seperti polisi yang mengepung penjahat.
"Maafkan kami karena telah membuat anda takut nona Liora, tapi kami hanya menjalankan perintah dari tuan Alkenzie untuk membawa anda kembali ke negara los angeles" Ucap ketua Tara Grup tersebut dengan tegasnya.
"Tolong biarkan aku pergi, jangan menghalangi diriku! Aku bukan tuan kalian. Jadi.... Kalian tidak perlu seperti ini" Ujar Liora.
"Tapi nona Liora, kami hanya menj--"
"Tolong katakan kepada tuan kalian yaitu tuan Alkenzie, bahwa aku Liora tidak ingin kembali. Dan beri tahu dirinya pula bahwa aku tidak ingin dia terus menerus mencariku" Potong Liora dengan lantangnya menegaskan perkataan'nya itu.
"Kami hanya menjalankan tugas, jika nona Liora masih tidak ingin ikut dengan kami. Maka terpaksa kami harus membawa anda secara paksa" Balas katua Tara Grup tersebut kembali.
"Aku bilang aku tidak ingin ikut kalian, tolong kalian mengertilah" Pinta Liora.
"Sekali lagi maafkan kami" Jawab ketua Tara Grup tersebut dengan memberikan sebuah isyarat kepada beberapa anak buah Tara Grup untuk segera membawa Liora ikut bersamanya.
"Tidak!!"
"Lepaskan tanganku" Berontak Liora yang mana tangannya telah di genggeam oleh beberapa anka buah Tara Grup.
"Jika anda terus memberontak seperti ini, maka kami hanya bisa berbuat kasar kepada anda" Tegas ketua Tara Grup tersebut.
Mendengar perkataan dan ucapan dari ketua Tara Grup tersebut, Liora pun seketika berhenti memberontak dan menjadi diam kembali. Bahkan kini ia pasrah dan patuh akan para anak buah Tara Grup.
'Mengapa kau sampai seperti ini, Kenzie? Jelas-jelas aku sudah mengatakan padamu untuk tidak mencariku apalagi dengan memberikan perintah kepada anak buah Dirga Grup dan Tara Grup untuk ikut serta mencariku' Batin Liora.
'Bagaimana reaksi kedua orang tuamu? Para adikmu? Kakak mu? Seluruh keluarga mu yang lainnya... Kau sangat ngotot untuk bertanggung jawab dan menikahi ku tapi... Apakah kau pernah berfikir bahwa mereka semua akan merestui pernikahan kita?' Batin Liora.
"Kalian akan membawaku kemana?" Tanya Liora dengan lirih.
"Kembali pulang ke negara los angeles, karena tuan muda Alkenzie telah menunggu kedatangan kita dibandara. Tuan muda tidak jadi menyusul kita kemari karena kami sudah mengatakan bahwa kami yang akan membawa anda ke bandara sekarang dan tuan muda tidak perlu ikut kemari" Jelas ketua Tara Grup tersebut.
"Hmmmm, terimakasih! Maafkan aku karena telah merepotkan kalian semua" Balas Liora kembali.
"Tidak perlu berterima kasih kepada kami nona Liora, karena ini memang sudah jadi tugas kami. Apalagi anda adalah calon menantu dari keluarga besar dirgantara. Jadi... Sudah sepatutnya kami melindungi anda" Ucap ketua Tara Grup tersebut dengan tersenyum kecil kepada Liora.
"Hmmmm"
...Disisi Alkenzie.......
...Bandara Los Angeles internasional air port...
"Kapan mereka akan sampai?" Tanya Alkenzie kepada salah satu anak buah Dirga Grup.
"Tuan, salah satu ketua dari Tara Grup yang berada di jerman yang mana tengah membawa nona Liora saat ini mengatakan bahwa mereka sedang berada didalam pesawat dan sedang menuju kemari" Ucap anak buah Dirga Grup.
"Sangat lambat" Gerutu Alkenzie.