
...Balkon kamar Queena....
"Menapa kau menerima lamaran dari Mommy-ku?" Tanya Alvaro yang langsung to the poin kepada Queena.
"Karena... karena aku tidak punya pilihan lain selain menerimanya" Jawab Queena yang sedikit terbata karena merasa sangat gugup saat ini.
"Apa mommy'ku mengancammu?" Tanya kembali Alvaro hingga membuat Queena tersentak kaget, karena apa yang dibilang Alvaro memang benar tapi ia tidak bisa mengiyakan pertanyaan dari Alvaro untuk saat ini.
"Tidak!!"
"Lalu..? Untuk apa kau menerima lamaran ini?" Tanya Alvaro yang tak henti-hentinya bertanya pada Queena.
"Karena aku menyukaimu" Jawab Queena sambil menatap wajah tampan Alvaro dan Alvaro yang mendapat jawaban dari Queena hanya tersenyum sinis.
"Hehhhh.... kau boleh menyukaiku tapi aku tidak akan pernah menyukaimu dan lagi kau harus menolak lamaran ini atau kau akan tau akibatnya nanti, jika kau menerima lamaran ini dan katakan pada mereka semua kalau kau berubah pikiran" Ancam Alvaro tersenyum sinis lalu pergi begitu saja tanpa mengajak Queena.
'Andai kau tau bahwa akulah Angel, mungkin kau tidak akan pernah berkata begitu Varo' Batin Queena tersenyum pahit.
"Sungguh takdirku yang buruk" Gumam Queena lalu pergi menyusul Alvaro.
...*****...
"Ada apa sebenarnya dengan Queena dan Alvaro? mengapa Alvaro tidak ingin menikah dengan Queena? Bukankah ia yang ingin melamar Queena atau ia dipaksa oleh tante Maura?" gumam seseorang yang tidak sengaja mendengar percakapan antara Queena dan Alvaro.
"Ini tidak boleh terjadi! Queena'ku tidak boleh terluka hanya karena pernikahan yang tidak ia inginkan! Apakah aku haru memberitahukan pada semuanya? Tapi aku tidak punya bukti untuk hal ini sebaiknya aku diam terlebih dahulu tapi nanti jika Queena'ku sampai kenapa-kenapa baru aku akan bertindak"
...*****...
"Apa nakk Alvaro sudah selesai berbicara dengan cucuku Queena?" Tanya Zian kepada Alvaro yang baru saja turun dari anak tangga tanpa adanya Queena dibelakangnya.
"Sudah grendpa, mungkin sebentar lagi Queena akan turun" Jawab Alvaro tersenyum manis padahal ekspresinya menunjukan bahwa ia sangat tidak suka dengan Queena ataupun dengan drama yang kini sedang dimainkan.
"Cucu grendma... apa kau sudah selesai berbicara dengan calon suamimu nakk?" Tanya Kiana dengan menatap dalam wajah cantik cucunya kesayangan'nya itu Queena.
"Sudah grendma" Jawab Queena dengan menatap wajah Tampan Alvaro.
"Grendpa, grendma, aunty alea, uncle Zayyann dan Queena kalau begitu kami permisi untuk pulang karena hari ini diriku hari ini akan ada rapat dengan klien dari luar" Pamit Alvaro sambil membalas tatapan wajah Queena dengan tatapan yang tidak bisa diartikan.
Sedangkan Queena yang ditatap oleh Alvaro justru hanya diam saja, karena ia tau apa arti dari tatapan yang Alvaro sempat ia isyaratkan, bahwa Queena harus mengatakan apa yang tadi dibicarakan atau ia perintahkan oleh mereka berdua. Tapi justru Queena malah tidak ingin mengatakan apa yang di perintahkan oleh Alvaro tadi karena bagaimana'pun juga ia harus tetap menjaga rahasianya jadi biarkan dia saja yang disakiti oleh Alvaro nantinya.
'Sial!! Apakah Queena tidak akan mengatakan apa yang aku perintahkan tadi' Batin Alvaro yang geram terhadap Queena.
'Aku tau Varo kau pasti sekarang sedang sangat kesal dan marah terhadapku, tapi aku tidak bisa mengiyakan ucapanmu tadi. Karena aku harus tetap menjaga rahasiaku bagaimanapun caranya' Batin Queena sambil menatap wajah Alvaro yang sedang menahan amarahnya dan tak luput dari sepasang mata seseorang yang tadi mendengar percakapan antara Queena dan Alvaro.
'Tatapan mata itu? Seperti sedang menahan amarah dan ketidak suka'an antara dirinya dan Queena'ku.' Batin orang tersebut.
"Silahkan Nakk!!" Jawab Zian diangguki yang lainnya.
"Jaga dirimu baik-baik Queena" Ujar Maura dengan memberikan senyuman manis miliknya lalu memeluk tubuh Queena dengan erat.
"Mommy kenapa kau melakukan ini?" Tanya Queena dengan berbisik di telinga Maura disaat Maura tengah asik memeluknya tapi Maura tidak menjawab pertanyaan dari Queena melainkan ia justru seperti tidak mendengar apa-apa.
"Hmmm, Queena bisa ikut temani aunty untuk pergi berkeliling dikota los angeles nanti?" Tanya Alea menatap wajah Queena dengan menunjukan wajah tersenyumnya.
"Tentu saja aunty, hari ini adalah hari untuk kita pergi berdua saja bagaimana?" Jawab Queena tersenyum manis.
"Tentu sajaa" balas Alea dengan tersenyum bahagia mendengarnya.
"Dasar menantu dan cucu durhaka!! kalian ingin pergi untuk berkeliling tapi tidak ingin mengajakku ikut bersama kalian juga begitu?" Kesal Kiana pada keduanya.
"Ohh, ayolah grendma... kami hanya bercanda kau bisa ikut dengan kami, bukan begitu aunty?" Kata Queena yang terkekeh dengan sikap grendma'nya itu.
"Tentu saja mama bisa ikut dengan kami" Balas Alea yang ikut mengetujui ucapan Queena.
"Al, apa kau ingin ikut dengan mommy? Aunty dan grendma? Dan kau Sesil apa kau ingin ikut dengan kami juga?" Tanya Alea pada keduanya secara bersamaan.
"Tidak aynty Alea, aku tidak bisa ikut hari ini karena ada tugas Kantor yang masih harus aku selesaikan hari ini" Jawab Sesillia sopan karena dirinya benar-benar tidak bisa ikut dikarenakan tugas kantornya yang kini tengah menunggunya untuk segera dikerjakan atau ia pekerjaan'nya akan bertambah banyak nanti.
"Aku juga tidak ikut mommy... hari ini aku ingin bersama dengan daddy terlebih dahulu.." Celetuk Aldo sambil menatap wajah cantik Alea sang mommy.
"Ahh baiklah, kalau begitu kita pergi sekarang?" Ajak Alea diangguki Queena dan Kiana. Lalu mereka bertiga'pun pergi untuk berkeliling negara lost angeles karena jarang-jarang mereka bertiga bisa jalan-jalan untuk berkeliling Seperti ini.
...*****...
"Kamu tau namaku bukan ceritaku, kamu mendengar apa yang aku lakukan! Bukanlah yang aku alami. Jika kamu berada di posisiku kamu akan jatuh dilangkah pertama."
_Queena Angelina Kusuma 🥀.
"Love Can Sometimes be magic but magic Can Sometimes just be an ilusion.
(Terkadang cinta adalah sebuah keajaiban, Tetapi terkadang juga sebuah ilusi.)."
_Alvaro Kenan Dirgantara 🥀.
"Jangan pernah menyalahkan orang lain atas kesedihanmu, karena kebahagiaanmu adalah urusanmu. Kebahagianmu harus dari dalam dirimu."
_Sesillia Putri Kusuma🥀.
"Hati yang terluka tidak bisa disembuhkan sekaligus. Itu lebih buruk lagi jika luka yang datang berasal dari seseorang yang engkau cintai."
_David Pradipta 🥀.
"Hadirnya untuk sesaat, tapi lukanya terus melekat."
_Author 060🥀.
"Menjauh bukan untuk melupa, namun hanya untuk memberi jeda pada rasa yang terlanjur terluka 🥀."
_Queena Angelina Kusuma 🥀.
"Aku akan banyak menemukan orang lain diluar sana yang lebih dari pada Kamu, Tapi. Yang seperti Kamu hanyalah Kamu tidak ada yang lain."
_Alvaro Kenan Dirgantara 🥀.
...Thank you All❤️♡♡❤️**....