
'Aku ada janji dengan temanku untuk menjemputnya.' ucap Alesandra dengan suara berbisik tepat di telinga pemilik tubuh.
Ayah dari pemilik tubuh tidak mendengar suara Alesandra begitu pula dengan asistennya yang berada di belakangnya.
"Aku ada janji dengan temanku untuk menjemputnya.' jawab pemilik tubuh mengikuti perkataan Alesandra.
"Oke, hati - hati di jalan.' ucap ayahnya tanpa banyak bertanya lagi.
Pemilik tubuh hanya tersenyum kemudian mengecup punggung tangan Ayahnya kemudian pergi meninggalkan mansion menuju ke arah kampus dengan menggunakan mobil pribadinya.
"Apa kira - kira wanita itu menyuruh anak buahnya untuk menculikku?" tanya pemilik tubuh.
"Kemungkinan seperti itu." Jawab Alensandra.
Pemilik tubuh hanya terdiam hingga di jalan yang sepi sistem memberitahukan ke Alesandra kalau mobil yang di kendarai pemilik tubuh diikuti oleh mobil hitam.
"Mobilmu di ikuti oleh mobil hitam.' ucap Alesandra.
"Apa yang harus Aku lakukan?" Tanya pemilik tubuh sambil melihat ke spion mobil dan memang benar mobil tersebut diikuti.
"Kendarai mobil dengan kecepatan biasa dan pura - pura tidak tahu." ucap Alesandra yang mendapatkan informasi dari sistem.
"Oke." Jawab pemilik tubuh dengan singkat.
Pemilik tubuh mengendarai mobil sambil sesekali melihat mobil hitam dari spion mobilnya dan tidak berapa lama datang mobil lainnya kemudian menghalangi mobil yang sejak tadi mengikuti mobil pemilik tubuh.
"Mobil itu orang suruhan ayahmu agar menghalangi mobil hitam itu mengikuti mobilmu." Ucap Alesandra yang mendapatkan informasi dari sistem.
"Iya Aku tahu karena Aku sangat hapal dengan nomer polisi dan warna mobilnya." ucap pemilik tubuh.
"Kalau begini sia - sia saja." sambung pemilik tubuh.
"Tidak sia - sia karena di persimpangan jalan yang sepi ada sebuah mobil hitam berhenti dan menghalangi jalan jadi kurangi kecepatan mobil agar tidak terjadi benturan." ucap Alesandra yang masih mendapatkan informasi dari sistem.
"Oke." Jawab pemilik tubuh dengan singkat.
Pemilik tubuh mulai mengurangi kecepatan laju mobilnya hingga di persimpangan jalan yang sepi ada mobil hitam yang menghalangi mobilnya sesuai apa yang dikatakan oleh Alesandra. Pemilik tubuh pun menghentikan mobilnya kemudian melihat delapan pria berpakaian serba hitam keluar dari mobil.
"Sekarang apa yang Aku lakukan?" Tanya pemilik tubuh.
"Biarkan mereka menangkapmu namun sebelumnya kamu pura - pura melawan Mereka hingga salah satu dari mereka memukul tengkukmu dan kamu pura - pura tidak sadarkan diri lalu Mereka akan membawamu ke mansion." Jawab Alesandra menjelaskan secara detail.
Pemilik tubuh sebenarnya bingung karena di mana - mana jika di pukul tengkuk langsung tidak sadarkan diri. Tapi karena pemilik tubuh percaya dengan Alesandra membuat pemilik tubuh mengikuti perkataan Alesandra.
'Aneh kenapa Aku tidak merasakan sakit sedikitpun ketika tengkukku di pukul?' tanya pemilik tubuh dalam hati.
'Karena seluruh tubuhmu Aku lindungi agar tubuhmu tidak merasakan sakit sedikitpun ketika mereka memukulmu.' jawab Alesandra dalam hati.
Pemilik tubuh semakin percaya dengan apa yang dikatakan Alesandra nantinya dan berharap rencananya berhasil memusnahkan wanita jahat itu.
"Kita pergi dari sini karena anak buah Ayahnya sebentar lagi datang." ucap salah satu dari mereka.
"Oke." Jawab mereka bersamaan.
Merekapun pergi meninggalkan tempat tersebut dan tanpa sepengetahuan mereka kalau Alesandra meminta bantuan sistem agar salah satu Eksekutor seperti dirinya merubah wajahnya menjadi pemilik tubuh agar Ayah dari pemilik tubuh tidak curiga kalau putri semata wayangnya telah di culik.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Eksekutor adalah orang yang bertanggung jawab untuk melakukan eksekusi atau menjalankan perintah atau tugas eksekusi. Bentuk feminimnya, eksekutris, jarang dipakai. Peran eksekutor tak selalu sama dengan eksekusioner, orang yang menjalankan hukuman ringan hingga hukuman mati yang diperintahkan oleh sistem.
Selama ini mereka menjalankan misi yang dilakukan oleh Alesandra bersama teman - temannya dengan cara berbeda - beda sesuai instruksi yang dikelola dan di atur oleh sistem.
xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx
Alesandra sengaja melakukan hal itu karena Ayah dari pemilik tubuh tahu alamat di mana putrinya di culik. Hal itu bisa membahayakan nyawa ayah dari pemilik tubuh mengingat musuh kali ini tidak bisa di lawan dengan mudah.
Selama dalam perjalanan Alesandra masih pura - pura tidur hingga dua puluh menit kemudian mobil tersebut berhenti. Mereka membawa pemilik tubuh hingga mereka masuk ke dalam sebuah ruangan yang sangat gelap gulita tanpa ada cahaya sedikitpun.
Pemilik tubuh dibaringkan di ranjang kemudian di ikat dengan menggunakan tali lalu mereka pergi meninggalkan pemilik tubuh sendirian.
"Bukalah matamu." ucap Alesandra.
Pemilik tubuhpun membuka matanya dan dirinya sangat terkejut karena tempatnya gelap gulita dan tercium aroma anyir membuat pemilik tubuh ingin muntah.
Ctak
Tiba - tiba bau anyir tersebut menghilang bersamaan ikatannya terlepas membuat pemilik tubuh sangat terkejut.
"Kenapa bau anyir hilang dan ikatanku tiba - tiba terlepas? Kenapa ruangan ini gelap gulita?" tanya pemilik tubuh dengan beruntun.
"Sebenarnya tidak hilang tapi Aku sengaja membuat ruangan ini tidak tercium bau anyir khusus untukmu dan untukku. Mengenai tali ikatan Aku sengaja melepaskannya agar kamu bisa menggerakkan tubuhmu sedangkan ruangan ini gelap gulita karena wanita jahat itu sangat suka tempat gelap gulita dan bisa membuat ilusi." Jawab Alesandra.
"Membuat ilusi? Maksudnya?" tanya pemilik tubuh dengan wajah bingung.