Alessandra

Alessandra
3 Pria Psycophat VS 3 Dokter Baik Hati Bagian Ke 1



"Judulnya : 3 Pria Psycophat VS 3 Dokter Baik Hati."


"Bagaimana ceritanya?" Tanya Alesandra.


"Nona bisa baca sinopsis nya."


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Sinopsis adalah sebuah ringkasan atau penjelasan singkat mengenai cerita, acara, film, buku, Novel, dll. Ini memberikan gambaran umum mengenai isi dan alur cerita sehingga penonton atau pembaca dapat memahami inti dari karya tersebut tanpa harus membacanya atau menontonnya secara keselurahan.


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


Alesandra mengambil novel tersebut kemudian membacanya dengan serius membuat Michael ikut membacanya yang ada di samping Alesandra.


David Aliandro mempunyai dendam terhadap orang tua Karen karena dirinya menjadi saksi atas pembunuhan keji orangtua Karen hingga dirinya terpaksa menikahi Karen anak pembunuh orang tuanya. Siksaan demi siksaan Karen terima sebagai penebus kesalahan orang tuanya.


Hingga Karen ingin berusaha agar suaminya menghilangkan rasa dendam terhadap keluarganya dan mencintai dirinya sebagai seorang istri. Apa yang dilakukan Karen ketika mengetahuinya suaminya seorang psycophat dan juga suaminya sering menyiksanya apa tetap melanjutkan pernikahan atau pergi dari kehidupan David?


Federick Alionso seorang psycophat cinta pertamanya yang sangat menyakitkan membuat rasa empatinya berkurang. Banyak wanita mati di tangannya. Apakah ada seorang yang bisa merubah hidupnya ke arah yang lebih baik?


Michael asisten David juga seorang psycophat. Masa lalunya yang kelam membuat dirinya berubah. Sangat setia terhadap bosnya. Apakah Ronald dapat menemukan cinta sejatinya?


"Aku ingin mengetahui karakterku, karakter suamiku dan juga karakter semua pemeran utama." Pinta Alesandra.


"Nona bisa membuka di lembaran nomer lima."


Alesandra membuka lembaran nomer lima kemudian membacanya dengan serius begitupula dengan Michael untuk mengetahui semua karakter pemain dalam novel agar Alesandra dan Michael tahu sifat masing - masing dari karakter termasuk dirinya.



David Aliandro



Seorang pria tampan sangat digilai para gadis dan wanita hingga mereka rela menyerahkan kehormatannya untuk seorang David namun sayang semua berakhir dengan kematian yang mengerikan karena dirinya tidak mau di sentuh oleh siapapun terlebih seorang wanita kecuali ibunya yang sudah meninggal.


Selain tampan David seorang CEO banyak perusahaan yang berada di dalam dan di luar negri. Di balik kekayaan yang berlimpah ruah dan ketampanannya tidak ada yang tahu kalau David adalah seorang pria psycophat paling kejam dan tidak segan menyiksa bahkan membunuh siapa saja yang mengusik hidupnya.


Masa lalunya yang kelam karena dirinya menjadi saksi di mana dirinya melihat penyiksaan dan berakhir pembunuhan ke dua orang tuanya yang dilakukan sepasang suami istri yang sangat tamak membuat dirinya dendam dan menyakiti seorang gadis anak dari pembunuh orang tuanya dengan cara menikahinya untuk di siksa. David mempunyai beberapa seni bela diri karena banyak musuh yang mengincar dirinya.



Dokter Karen Triatmaja.



Seorang gadis yang sangat cantik, sabar, tidak sombong dan baik hati terhadap semua orang. Karen sangat pintar, bekerja sebagai sekretaris dan juga pintar program IT bahkan mengusai beberapa seni bela diri. Terpaksa menikah dengan pria yang kejam karena demi melindungi ke dua orang tuanya agar tidak terbunuh



Ronald.



Asisten sekaligus tangan kanan David pria tampan dan banyak digilai para wanita tapi tidak ada satupun yang membuatnya tertarik, Ronald sangat setia dengan bosnya.


Di balik ke tampanannya tidak ada satupun yang tahu kalau Ronald adalah seorang psycophat suka menyiksa dan membunuh musuh - musuhnya tanpa ampun. Ronald juga pintar bela diri karena selain melindungi dirinya juga untuk melindungi bosnya.



Dokter Clarisa.



Seorang dokter ahli bedah, cantik, baik, sabar, dan tidak sombong juga sangat pintar bela diri selain untuk melindungi diri sendiri dari orang yang ingin melukai dirinya juga bisa membantu orang yang membutuhkan pertolongannya.



Dokter Federick Alionso.



Seorang profesor yang pintar meramu obat - obattan. Federick seorang CEO dan mempunyai beberapa cabang perusahaan. Banyak gadis dan wanita tergila - gila padanya karena kekayaan dan juga ketampanannya tapi ada satupun yang menarik hatinya. Di balik kekayaan dan ketampanan tidak ada yang tahu sisi kejam Federick karena dia adalah seorang pria psycophat.



Dokter Sandra William.



Seorang dokter ahli bedah dan juga dokter kandungan karena kepintarannya membuat dokter Sandra mengambil 2 jurusan sekaligus. Dokter Sandra sangat cantik dan baik hati selain itu dokter Sandra sangat suka menolong orang yang sangat membutuhkan dirinya tanpa membeda - bedakan.


Dokter Sandra bersahabat baik dengan dokter Karen dan dokter Clarisa. Sama seperti sahabatnya, dokter Sandra juga sangat pintar bela diri selain untuk melindungi diri sendiri dari orang yang ingin melukai dirinya juga bisa membantu orang yang membutuhkan pertolongannya.


"Namaku kok tidak ada? Lalu aku berperan sebagai siapa? Begitu pula dengan keluargaku." Ucap Alesandra sambil menatap ke arah sistem begitu pula dengan Michael setelah dirinya sudah selesai membaca semua karakter pemeran utama dan pemeran pendamping.


"Nona berperan sebagai pemeran pendamping dimana Nona adalah kekasih Ronald yang bernama dokter Clarisa dan suami Nona berperan sebagai Ronald."


"Tugas Nona adalah melindungi ke dua sahabat Nona dan membuat kekasih Nona sekaligus suami Nona mau bertanggung jawab dan Nona tidak boleh pergi keluar negri."


"Tiga pria itu sama - sama psycophat?" Tanya Alesandra.


"Betul sekali dan Nona masuk ke dalam novel di awal cerita."


"Bukankah kemarin dirimu mengatakan kalau aku masuk dipertengahan novel dan Aku sebagai pemeran pendamping? Biasanya Aku pemeran utama?" Tanya Alesandra beruntun.


"Maaf Nona ada perubahan novel."


"Mengenai Nona jadi pemeran pendamping karena misi ini adalah misi terakhir Nona kecuali Nona ingin melanjutkan misi berikutnya."


"Tapi kemarin di novel Batu Giok dan Pangeran Kesembilan, kenapa aku menjadi pemeran utama? Bukankah itu misi terakhir?" Tanya Alesandra.


"Itu karena Nona belum memberikan sebagian ilmunya ke pemilik tubuh tapi ketika Nona memberikan sebagian ilmunya maka misi ini Nona sebagai pemeran pendamping sampai misi ini selesai."


"Berarti kalau gagal bisa jadi di misi berikutnya Aku sebagai pemeran pendamping?" Tanya Alesandra memastikan.


"Betul sekali."


Alesandra hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti sedangkan suaminya Michael, Mommy Elisabeth dan ke dua anak kembarnya hanya mendengarkan Alesandra berbicara dengan sistem di mana sistem tersebut sengaja memperlihatkan diri seorang gadis cantik dan seksi bukan sebagai kucing yang sangat menggemaskan.


"Karena ini cerita di awal jadi Nona harus melindungi pemeran utama wanita yang bernama Karen dari dendam suaminya selain itu Nona juga melindungi pemeran pendamping sekaligus sahabat pemilik tubuh yang bernama dokter Sandra."


"Kalian bertiga adalah sahabat namun masalah ilmu bela diri Nona lebih unggul dari ke dua sahabat Nona jadi Nona harus melindungi ke dua sahabat Nona dan juga ke tiga pria psycophat."


"Waduh kenapa aku harus melindungi mereka semuanya? Kalau hanya ke dua sahabatku tidak apa - apa, lah ini tambah tiga pria psycophat yang jelas - jelas sangat suka menyiksa orang." Ucap Alesandra.


"Tugas ini memang agak berat tapi kalau Nona bisa menyelesaikannya maka misi Nona langsung selesai dan hidup bahagia bersama keluarganya."


Alesandra menghembuskan nafasnya dengan perlahan kemudian menganggukkan kepalanya tanda setuju.


"Oh ya kenapa dirimu berubah bentuk menjadi seorang gadis cantik? Bukannya biasanya berupa kucing? Atau jangan - jangan kamu ingin menggoda suamiku?" Tanya Alesandra yang baru sadar memperhatikan sistem dengan nada menyelidiki.


"Maaf, Aku tidak tertarik dengan suami Nona."


"Suka - suka Aku dong."


Alesandra hanya memanyunkan bibirnya sedangkan sistem tersebut mengutak atik keyboard bersiap memindahkan Alesandra ke dunia novel bersama suaminya.


"Apakah Nona dan Tuan Michael sudah siap dipindahkan ke dunia novel?"


"Sudah." Jawab Alesandra dan Michael bersamaan.


"Ok."


"Oh ya, bagaimana dengan Mommy dan ke dua anak kembar kami?" Tanya Alesandra.


"Nanti Mereka bertiga juga akan dipindahkan ke dunia novel karena saat ini dimunculkan pemeran pendamping terlebih dahulu."


"Ok." Jawab Alesandra dengan singkat.


"Mommy, Marcel dan Marcella." Panggil Alesandra sambil membalikkan badannya.


"Ya." Jawab ketiganya dengan serempak.


"Kami akan menjalankan misi sedangkan Mommy, Marcel dan Marcella tinggal di sini sambil melihat apa yang Kami lakukan. Mengenai makanan dan minuman tenang saja semua sudah tersedia tinggal katakan ke sistem termasuk kalau ingin ke kamar mandi." Ucap Alesandra.


"Ok." Jawab ketiganya dengan serempak.


Alesandra membalikkan badannya dan menatap ke arah sistem sebelum dirinya dan suaminya pergi meninggalkan tempat tersebut menuju ke dunia novel.


"Sistem, jika ada adegan dewasa atau adegan kekerasan tolong jangan diperlihatkan ke Mommy dan ke dua anak kami." Pinta Alesandra.


"Oke."


"Sudah siap?"


"Sudah." Jawab Alesandra dan Michael dengan serempak.


"Oke. Jangan lupa nama kalian berubah menjadi Ronald dan dokter Clarissa.''


"Bisakah diganti namanya biar kami tidak lupa memanggil namanya?" Tanya Alesandra.


"Baiklah. Akan Aku ubah namanya."


"Oke." Jawab Alesandra dan Michael dengan serempak.


"1 .... 2 .... 3 .... Pindah ke dimensi lain."


xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx


3 Pria Psycophat VS 3 Dokter Baik Hati Bagian Ke 1


Dokter Karen duduk di kursi pengemudi dan di samping pengemudi sahabatnya dokter Sandra dan di belakang pengemudi dokter Alesandra. Dokter Alesandra yang sedang memejamkan matanya sambil menikmati alunan musik dari ponselnya tiba - tiba membuka matanya.


'Aku sudah masuk ke dalam dunia novel.' Ucap Alesandra dalam hati yang memerankan sebagai dokter Alesandra.


"Kita kemana dulu nih?" tanya dokter Sandra.


"Ke mansion orang tuaku dulu ada berkas yang mesti aku ambil di mansion milik orang tuaku setelah itu kita ke perusahaan milik Daddy kemudian kita jalan - jalan ke mall." Jawab dokter Karen.


"Ok. Aku ikut saja." ucap dokter Sandra.


"Alesandra kok kamu diam?" Tanya ke dua sahabatnya secara bersamaan.


Dokter Sandra melambaikan tangannya ke arah Alesandra membuat Alesandra melepaskan headseatnya kemudian menatap ke arah ke dua temannya secara bergantian.


"Maaf, ada apa?" Tanya dokter Alesandra pura - pura tidak tahu.


"Kita ke mansion orang tuaku dulu ada berkas yang mesti aku ambil di mansion milik orang tuaku setelah itu kita ke perusahaan milik Daddy kemudian kita jalan - jalan ke mall." ucap dokter Karen mengulangi perkataannya.


'Bukankah nanti ketemu dengan ke dua pria psychophat?' tanya dokter Alesandra dalam hati.


'Memang benar tapi Nona tidak bisa menghindari pertemuan pertama dokter dokter Karen dengan Tuan David dan sekaligus pertemuan pertama Nona dengan Tuan Michael.


'Baiklah.' Jawab dokter Alesandra dalam hati.


"Hallo." panggil dokter Sandra dan dokter dokter Karen bersamaan.


"Hehehe ... Aku ikut saja karena hari ini Aku tidak ada jadwal." Jawab dokter Alesandra sambil tertawa.


"Ok sip." ucap dokter dokter Karen sambil menggelengkan kepalanya begitu pula dengan dokter Sandra.


Dokter Karen mengendarai mobil dengan kecepatan sedang hingga tidak terasa lima belas menit mereka sudah sampai di mansion Dacosta milik orang tua dokter Karen.


Dokter Karen memarkirkan mobil di garasi mobil kemudian dokter Karen dan ke dua sahabatnya berjalan memasuki mansion milik orang tua dokter Karen.


Dokter Karen dan dokter Sandra sangat terkejut melihat banyak pria berdiri di pintu utama kecuali dokter Alesandra yang sudah tahu jalan ceritanya.


"Siapa kalian?" tanya dokter Karen dengan bingung karena dokter Karen tidak mengenal para pria tersebut.


"Kalian bertiga siapa?" tanya salah satu dari mereka balik bertanya tanpa menjawab pertanyaan dokter Karen.


"Aku anak pemilik mansion Dacosta, kalian siapa?" tanya dokter Karen mengulangi perkataannya.


"Anda nona Karen?" tanya salah satu dari mereka.


"Ya." jawab dokter Karen dengan singkat.


"Kebetulan sekali karena nona Karen di tunggu di dalam dan untuk kalian berdua silahkan pergi dari sini!" perintah salah satu pria tersebut.


"Siapa kalian? Enak saja menyuruh ke dua sahabatku pergi." ucap dokter Karen dengan nada naik satu oktaf.


Dokter Karen sangat kesal karena ke dua sahabatnya di usir oleh pria yang tidak dikenalnya terlebih mereka berada di dalam mansion milik orang tuanya.


"Turuti kami Nona. Kalau tidak kalian bertiga akan menyesal." ancam salah satu dari mereka.


"Tidak akan." jawab dokter Karen dengan nada dingin.


"Kalian berdua usir ke dua nona ini." ucap salah satu dari mereka sambil menunjuk ke arah dokter Sandra dan dokter Alesandra.


"Baik tuan." jawab mereka berdua dengan serempak.


Dua orang pria berjalan mendekati dokter Sandra dan dokter Alesandra untuk mengusir keluar dari mansion.


Sebelum mendekati dokter Sandra dan dokter Alesandra, dokter Karen memberikan pukulan ke rahang ke dua pria tersebut membuat ke dua pria itu terhuyung ke belakang karena mereka belum ada persiapan.


Melihat ke dua temannya diberi bogem mentah oleh dokter Karen membuat mereka kesal dan salah satu dari mereka menyerang dokter Karen.


Dokter Karen memukul dan menendang pria tersebut hingga terjatuh membuat mereka kesal kembali dan merekapun menyerang bersama. Dokter Sandra dan Alesandra yang melihat sahabatnya di keroyok ikut membantu menyerang para pria tersebut.


Dokter Karen, dokter Sandra dan dokter Alesandra dengan gesit menghindar dan menyerang balik ke 10 pria tersebut hingga babak belur.


Dokter Karen langsung membuka pintu utamanya dan matanya membulat sempurna karena melihat ke dua orang tuanya duduk di lantai dengan wajah lebam dan darah keluar dari mulut dan hidung.


"Mommy, Daddy?" Panggil dokter Karen sambil berjalan ke arah ke dua orang tuanya.