Alessandra

Alessandra
Batu Giok dan Pangeran Kesembilan Bagian Ke 22



"Dua hari lagi di mana Pangeran Ke 7 akan melakukan penyerangan istana namun berhasil digagalkan oleh Putra Mahkota kemudian Pangeran Ke 7 meninggal dunia di bunuh oleh Putra Mahkota dengan di bantu hewan peliharaannya yang di sebut monster." Ucap Alesandra.


"Setelah Putra Mahkota berhasil membunuh Pangeran Ke 7 maka Putra Mahkota memerintahkan monsternya untuk membunuh Pangeran yang tersisa dan di saat itu yang tersisa hanya Pangeran Ke 6, Pangeran Ke 8 dan Pangeran Ke 9." Sambung Alesandra.


Pemilik tubuh hanya diam sambil mendengarkan cerita selanjutnya tanpa mengeluarkan suara sedikitpun.


"Di saat itulah Aku akan masuk ke dalam tubuhmu untuk membantu Pangeran Ke 9 melawan Putra Mahkota dan monster kemudian berlanjut ke Kaisar." Ucap Alesandra.


"Apakah pada akhirnya mereka mati kecuali Pangeran Ke 9 dan Aku?" Tanya pemilik tubuh.


"Tentu saja Kaisar, Putra Mahkota dan monster akan mati kecuali Pangeran Ke 9 dan Pemilik Tubuh. Kemudian berakhir di mana Pemilik Tubuh dan Pangeran Ke 9 menikah dan hidup bahagia bersama anak Kalian." Jawab Alesandra.


"Oh iya Aku hampir lupa kalau Pangeran Ke 8 tidak mengurus urusan duniawi jadi Pangeran Ke 8 masih hidup." Sambung Alesandra.


"Baik Aku mengerti sekarang." Ucap pemilik tubuh.


"Ada yang ingin ditanyakan lagi?" Tanya Alesandra.


"Saat ini sudah cukup dulu." Jawab pemilik tubuh.


Tidak berapa lama pemilik tubuh membuka matanya bersamaan pintu kamar milik Pangeran Ke 9 terbuka membuat pemilik tubuh menatap ke arah pintu dan melihat Pangeran Ke 9 berjalan ke arah dirinya.


"Apa yang terjadi di istana?" Tanya pemilik tubuh pura - pura tidak tahu.


"Kaisar akan menambahkan pengawal untuk menjaga para Pangeran yang masih tersisa." Jawab Pangeran Ke 9.


"Kalau begitu malam ini Kita jangan menyerang Kaisar, Putra Mahkota dan Pangeran Ke 7 serta monster peliharaan Putra Mahkota." Ucap pemilik tubuh.


"Memang kenapa?" Tanya Pangeran Ke 9 penasaran.


"Jika Aku membunuh Kaisar dan Putra Mahkota yang haus dengan kekuasaan bagaimana dengan para pejabat?" Tanya Pangeran Ke 9 pura - pura tidak tahu.


"Sebagian para pejabat adalah orang - orang yang sangat membenci perbuatan Kaisar dan Putra Mahkota karena putri - putri Mereka dan istri Mereka di rebut oleh Kaisar dan Putra Mahkota hingga bosan baru di buang seperti membuang barang bekas namun Mereka hanya bisa menahan amarahnya." Jawab Pemilik Tubuh.


"Mereka tentu saja akan mendukung Pangeran Ke 9 untuk menumpas ke dua orang yang terkenal dengan kekejamannya." Sambung Pemilik Tubuh.


"Sebagian lagi?" Tanya Pangeran Ke 9.


"Sebagian lagi bekerja sama untuk melakukan kudeta dan mendukung Pangeran Ke 9 untuk menggantikan Kaisar. Mereka sangat percaya kalau Pangeran Ke 9 akan membawa perubahan dalam memimpin Kerajaan Singa." Jawab pemilik tubuh.


"Jadi hampir seratus persen mereka mendukung Pangeran Ke 9 dalam merebutkan tahta kerajaan." Sambung Pemilik Tubuh.


Pangeran Ke 9 hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti kemudian pemilik tubuh meminta Pangeran Ke 9 untuk mengajari dirinya berlatih bela diri agar pemilik tubuh bisa menjaga diri.


Pangeran Ke 9 setuju dan mereka pun berlatih bela diri di taman dekat istana milik Pangeran Ke 9 sedangkan di tempat yang berbeda di mana Alesandra masih berada di dalam sistem. Alesandra melihat Pangeran Ke 9 dan pemilik tubuh sedang berlatih bela diri sambil tersenyum bahagia.


"Nona sepertinya sangat bahagia jika Mereka bersama?"


"Tentu saja sangat bahagia karena Aku sangat senang melihat sepasang kekasih hidup bahagia dan saling setia. Hingga akhirnya Mereka menikah dan mempunyai anak yang sangat - sangat lucu." Ucap Alesandra sambil tersenyum bahagia dan tiba - tiba teringat dengan sepasang anak kembarnya.


"Aku jadi kangen sama ke dua anak kembarku." sambung Alesandra sambil menatap ke arah layar satunya.


Alesandra melihat sepasang anak kembarnya pergi jalan - jalan bersama suami dan ibu mertuanya membuat mata Alesandra berkaca - kaca sambil sesekali menghembuskan nafasnya dengan perlahan.


"Padahal misi ini lama selesainya tapi Nona mengorbankan diri demi kebahagiaan pemilik tubuh dengan mempercepat misi terlebih Nona memberikan sebagian ilmu Nona untuk pemilik tubuh."


Alesandra tersenyum dan mengingat apa yang terjadi sebelum dirinya berbicara dengan pemilik tubuh lewat telepati.