
"Karena anak Kalian genius membuat banyak orang berlomba untuk menculiknya."
"Apa yang harus Aku lakukan mengingat setelah sembilan tahun usia ke dua anakku bersamaan Aku pergi meninggalkan Mereka?" Tanya Alessandra dengan wajah sedih karena dirinya tidak bisa menjaga ke dua anak kembarnya.
"Tubuh Alessandra akan berinkarnasi di mana nantinya akan melindungi ke dua anak Kalian."
"Bisakah Aku saja yang menggantikannya?" tanya Alessandra penuh harap agar dirinya bisa melindungi ke dua anak kembarnya.
"Bisa saja hanya saja ..."
"Hanya saja ... Apa?" Tanya Alessandra penasaran.
"Kita tidak bisa lagi saling berhubungan dan ada seseorang pengganti dirimu yang akan menggantikan tugasmu menjalankan misi selanjutnya."
"Aku tidak masalah asalkan Aku bisa melindungi ke dua anakku." jawab Alessandra.
"Selain itu tubuhmu tidak akan bisa berinkarnasi karena tubuh dan jiwamu akan menghilang selamanya.''
"Aku tidak perduli akan hal itu asalkan Aku bisa bersama dengan Mereka. Apa ada yang lainnya?' tanya Alessandra yang merasa yakin ada sambungannya.
"Di saat kematian Nona, Nona mengalami kesakitan yang teramat sangat hingga Nona meminta ke dua anak Nona membantu Nona keluar dari kesakitan. Barulah Nona bisa meninggal dunia dengan tenang dan tidak mengalami kesakitan."
"Aku tidak perduli apapun yang terjadi padaku, walau Aku di siksa sekalipun asalkan Aku bisa melindungi ke dua anak kembarku." Jawab Alessandra.
"Kalau itu sudah keputusan Nona, Aku tidak bisa berbuat apa - apa."
"Setelah sembilan tahun apa yang terjadi selanjutnya?" tanya Alessandra penasaran.
"Setelah sembilan tahun kemudian Nona akan meninggal dunia dan di tahun ke sepuluh Nona akan masuk ke dalam tubuh seorang gadis. Selama dua puluh tahun setelah itu tubuh Nona menghilang untuk selamanya."
"Setelah dua puluh tahun, bagaimana keadaan ke dua anak kembarku?" tanya Alessandra.
"Ke dua anak kembar Kalian baik - baik saja karena Mereka berdua saling menguatkan."
"Apakah Aku bisa bersama dengan Kak Michael?" tanya Alessandra.
"Tergantung Tuan Michael."
"Maksudnya?"
"Jika Tuan Michael tidak ingin berinkarnasi lagi maka Kalian akan bertemu kembali dan melihat perkembangan ke dua anak Kalian namun tidak bisa menyentuhnya."
"Oh ya bagaimana dengan Daddy David?" Tanya Alessandra penasaran.
"Tuan David dan pemilik tubuh pada dasarnya sudah meninggal dunia tapi karena pemilik tubuh ingin merasakan kebahagiaan sekaligus balas dendam diberikan kesempatan hidup selama sembilan tahun."
"Jadi pemilik tubuh dan Daddy David meninggal dunia dalam waktu bersamaan?" tanya Alessandra dengan wajah terkejut.
"Tepat sekali.'
"Kalau boleh tahu meninggal karena apa?" tanya Alessandra penasaran.
"Tuan David terkena serangan jantung ketika mendengar pemilik tubuh meninggal dunia dan mengenai pemilik tubuh meninggal dunia, itu sebuah rahasia dan Aku tidak bisa mengetahuinya.''
"Bagaimana dengan Mommy Elisabeth dan Kak Michael?" tanya Alesandra.
"Mommy Elisabeth meninggal dunia ketika melihat anak Kalian sudah menikah sedangkan Tuan Michael meninggal dunia sehari setelah pemilik tubuh meninggal dunia.
"Baiklah dan terima kasih atas semua informasinya." ucap Alessandra.
Sistem tersebut hanya menganggukkan kepalanya dan tidak berapa lama sistem tersebut yang berupa kucing menghilang bersamaan waktu berjalan seperti biasanya.
"Mami, terima kasih ya karena sudah melahirkan dua bayi yang berwajah tampan dan cantik." Ucap Michael sambil menatap putri bungsunya.
Mereka pun mengobrol dan terkadang Mereka tertawa bersama hingga satu jam kemudian tinggal Alessandra dan Michael berserta ke dua anak kembarnya sedangkan Mommy Elisabeth dan Daddy David pulang ke mansion masing - masing.
Sembilan Tahun Kemudian
Tidak terasa waktu berlalu dengan cepatnya, hubungan Michael dengan Alessandra berjalan dengan harmonis di tambah dengan kehadiran ke dua anak kembarnya.
"Sayang." Panggil Alessandra sambil memeluk tubuh polos suaminya setelah Mereka selesai melakukan hubungan suami istri.
"Hmmm.." Jawab Michael berupa deheman sambil membalas pelukan istrinya.
"Aku ingin jujur sama Papi dan maaf kalau selama ini Mami menyembunyikan sebuah rahasia besar." ucap Alesandra sambil mendongakkan kepalanya ke atas untuk menatap wajah tampan suaminya.
Michael sangat terkejut dengan ucapan istrinya membuat Michael melepaskan pelukannya begitu pula dengan Alesandra.
"Rahasia besar apa?" tanya Michael dengan nada dingin untuk pertama kalinya sambil duduk dengan bersandar di kepala ranjang.
Alesandra menghembuskan nafasnya dengan perlahan, Alesandra tahu kalau saat ini nada Michael agak dingin karena MIchael sangat tidak suka dibohongi. Alesandra ikut duduk di sisi ranjang dengan bersandar di kepala ranjang.
"Selama Aku cerita Kak Michael jangan menyelanya cukup dengarkan ceritaku." ucap Alesandra.
"Ceritakan." ucap Michael dengan nada dingin.
"Aku sebenarnya sebuah sistem yang bertugas membasmi orang - orang jahat baik pria maupun wanita. Misi pertama sudah Aku selesaikan dan ini misi ke duaku yaitu membalaskan dendam pemilik tubuh dan juga membalaskan orang - orang yang berniat jahat terhadap Mommy Elisabeth dan Kak Michael." ucap Alesandra.
"Aku diberikan misi selama sepuluh tahun dan tahun ini sudah genap dimana Aku akan pergi meninggalkan pemilik tubuh selama - lamanya." sambung Alesandra sambil menatap wajah suaminya yang terlihat sangat terkejut dengan ucapan Alesandra.
"Kamu tidak bercandakan?" tanya Michael setelah beberapa saat Mereka terdiam.
"Aku tidak bercanda." Jawab Alesandra dengan wajah serius.
"Aku tahu dokter Valen meninggal dunia karena Kak Michael menghukumnya begitu pula yang terjadi dengan ke dua bodyguardku juga mati di hukum Kak Michael." sambung Alesandra.
"Kamu bilang akan meninggalkan pemilik tubuh selama - lamanya, maksudnya pemilik tubuh yang Kamu tempati masih hidup?" Tanya Michael.
"Sebenarnya sudah meninggal sama seperti Daddy David karena itulah baik Aku dan Daddy David akan pergi meninggalkan dunia ini." Jawab Alesandra.
Grep
Michael yang mendengarkan ucapan Alesandra langsung memeluk tubuh Alesandra. Entah kenapa dirinya tidak rela jika Alesandra meninggalkan dirinya untuk selama - lamanya.
"Kalau memang benar apa yang Kamu katakan, bagaimana denganku dan ke dua anak kembar Kita? Apakah ada cara lain supaya Kamu tidak pergi selama - lamanya?" tanya Michael penuh harap.
"Kalau Kak Michael ingin Aku kembali tunggulah satu tahun kemudian dimana Aku akan akan masuk ke dalam tubuh seorang gadis. Di mana Kita akan berkumpul kembali dan hidup bahagia selama dua puluh tahun." Jawab Alesandra sambil membalas pelukan Michael.
"Jika memang seperti itu Aku akan menunggumu selama satu tahun." ucap Michael.
Alesandra hanya menganggukkan kepalanya namun tiba - tiba Alesandra merasakan dadanya sangat sesak namun Alesandra berusaha menahannya.
"Jaga ke dua anak Kita." ucap Alesandra sambil memeluk suaminya dengan erat.
"Tentu saja Aku akan menjaga ke dua anak Kita." ucap Michael.
"Aku sangat mencintaimu dan Aku mohon jaga diri Papi dan lindungi kedua anak Kita dari orang yang berniat jahat." Ucap Alesandra.
"Papi juga sangat mencintaimu dan Papi bersama ke dua anak Kita akan menunggumu selama satu tahun. Tanpa Mami minta Papi pasti akan melindungi ke dua anak Kita." ucap Michael.
Alesandra hanya menganggukkan kepalanya bersamaan pelukan yang erat melemah sedangkan Michael yang merasakan pelukan istrinya melemah membuat Mihael terkejut dan mendorong tubuh Alesandra dengan perlahan.
"Alesandra." panggil Michael dengan wajah terkejut karena melihat Alesandra menutup ke dua matanya.