Alessandra

Alessandra
Novel : Alessandra Si Gadis Culun 12



"Apa tidak merepotkan tante?" Tanya Alessandra.


"Tidak merepotkan kok. Kok panggil tante? Panggil Mommy seperti Michael." Pinta Mommy Elisabeth.


"Maaf Mom, belum terbiasa." Jawab Alessandra.


"Tidak apa-apa." Jawab Mommy Elisabeth.


"Oh ya, mari kita makan bersama." Ajak Daddy David.


"Baik Kak." Jawab Mommy Elisabeth.


"Baik Paman." Sambung Michael.


"Michael jangan panggil Paman, panggil Daddy seperti yang tadi Daddy katakan." Ucap Daddy David.


"Maaf Dad, belum terbiasa." Jawab Michael.


"Tidak apa-apa, ayo Kita makan bersama." Ucap Daddy David sambil berdiri dan diikuti oleh yang lainnya.


Acara pertunangan pun sudah selesai dan kini mereka makan malam bersama hingga lima belas menit kemudian Mereka sudah selesai makan dan minum bersama.


Mereka kembali ke ruang keluarga untuk mengobrol hingga satu jam kemudian Mommy Elisabeth dan Michael berdua pulang sedangkan Daddy David dan Alessandra istirahat di kamar masing-masing.


Alessandra sangat senang karena sebentar lagi misinya sudah selesai. Alessandra melihat jari manisnya terpasang sebuah cincin dan tanpa sadar Alessandra menciumnya. Entah kenapa hatinya sangat bahagia, teramat sangat bahagia.


"Kenapa hatiku seperti berharap hidupku dipenuhi kebahagiaan bersama Kak Michael? Apakah ini keinginan pemilik tubuh?" Tanya Alessandra sambil berpikir.


"Memang benar karena selama ini pemilik tubuh tidak pernah merasakan bahagia."


Alessandra hanya terdiam sambil memejamkan mata namun entah kenapa Alessandra melihat bayang - bayang Michael yang selalu hadir di pelupuk matanya.


Alessandra berusaha menepis perasaannya dan ketika baru memejamkan mata bunyi suara ponselnya dan Alessandra langsung terbangun kemudian mengambil ponselnya.


Alessandra menyandarkan tubuhnya di kepala ranjang sambil membuka ponselnya dan ternyata ada wa dari Michael.


"Lagi apa?"


"Mikirin Kak Michael."


"Sama donk."


"Belum tidur kak?"


"Belum ngantuk, sudah ngantuk ya?"


"Belum."


"Dua hari lagi kita pergi ke butik langganan Mommy, mencari baju pengantin."


"Ukuran bajuku ada tidak ya?" 🀣🀭🫣


"Adalah butik itu tersedia baju ukuran langsing sampai ukuran jumbo."


"Kakak tidak malu ketika Alessandra memakai baju pengantin Alessandra gendut mirip πŸ˜πŸ˜πŸ˜‚πŸ€£?


"Aku suka kamu apa adanya, kan lumayan tidak usah beli kasur."


"Kok tidak usah beli kasur? πŸ€”"


"Iya kamu kan gendut jadi jika aku tidur kamu dibawah dan aku diatas kan enak badanmu empuk jadi tidurnya pulas 🀣🀣🀣🀣."


"πŸ€¨πŸ™„πŸ˜"


"Hahahaaa.... nggalah aku bercanda kok."


"Aku juga tahu, kalau dekat kakak mau aku kelitikin."


"Besok aja kelitikinnya.... kutunggu ... oh ya kamu tidak malu ditertawakan orang jika seandainya nanti kakiku belum sembuh dan kita menikah suaminya lumpuh dengan menggunakan kursi roda?"


"Jangan katakan itu kak, aku mau menerima apa adanya kakak."


"Kakak juga, dah malam bobo ya mimpiin kakak 😍😍😘😘😘😍😍😍."


"Kakak juga mimpiin Alessandra, semoga mimpi indah πŸ˜πŸ˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜—πŸ˜—πŸ˜™πŸ˜™πŸ˜šπŸ˜šβ˜Ίβ˜ΊπŸ€—πŸ€—."


Alessandra meletakkan ponselnya di atas meja dekat ranjang kemudian berbaring sambil tersenyum bahagia. Tidak membutuhkan waktu lama Alessandra tidur dengan pulas.


*******


Pagi hari hari seperti biasa Alessandra membuat sarapan pagi untuk Daddy David. Daddy David sudah rapih dan siap berangkat kerja.


"Alessandra temani Daddy di kantor ya banyak pekerjaan, Daddy lagi cape kalau nanti mesti lembur." Ucap Daddy David.


"Baik Dad. Tapi Alessandra ganti baju dulu ya." Ucap Alessandra.


"Ok." Jawab Daddy David.


Alessandra mengganti pakaiannya setelah selesai mengganti pakaian Alessandra turun ke bawah dan mulai sarapan dengan Daddy David.


Singkat cerita, kini Alessandra membantu perusahaan Daddy David dan untunglah pekerjaan cepat selesai Alessandra dan Daddy David pulang ke mansion.


Sampai di mansion Alessandra berangkat sendiri ke mansion milik Michael. Suasana sangat sepi membuat Alessandra tersenyum menyeringai.


"Sudah saatnya Nona membantu Tuan Michael dari kejahatan pemeran Antagonis."


"Aku tahu, selain itu identitas pemilik tubuh terungkap." Ucap Alessandra.


"Tepat sekali."


Alessandra masuk ke dalam mansion dan pura-pura terkejut melihat kursi roda yang diduduki Michael akan di dorong ke kolam renang oleh seorang wanita.


Alessandra berlari menahan kursi yang diduduki oleh Michael. Alessandra pura-pura kaget melihat Michael pingsan kemudian Alessandra menampar pipi wanita tersebut dengan sangat keras.


Plak


Plak


Dua tamparan kiri dan kanan dilakukan oleh Alessandra hingga ke dua sudut bibirnya mengeluarkan darah segar.


"Kamu gi*a ya! Siapa kamu? Kenapa ingin mencelakai calon suamiku?" Tanya Alessandra pura-pura tidak tahu dengan nada satu oktaf.


Wanita itu kaget dan langsung menyuruh kepala pelayan dan dua bodyguard yang bekerja di mansion milik Michael menyerang Alessandra.


Perkelahian tidak bisa dihindarkan lagi, Alessandra menghindar dan memukul kembali dan tidak membutuhkan waktu lama akhirnya Alessandra bisa membuat mereka bertiga babak belur.


Alessandra melihat wanita yang tadi mendorong kursi roda Michael sedang berusaha mendorongnya lagi untuk masuk ke dalam kolam renang. Alessandra langsung memukul wanita itu hingga terjatuh ke lantai kolam renang kemudian Alessandra menarik kursi roda Michael agak menjauh dari kolam renang tersebut.


Baru beberapa langkah salah satu bodyguard tersebut berusaha bangun dan menyerang Alessandra kembali. Alessandra sudah tahu ada bahaya yang mengancam dirinya namun Alessandra membiarkan dirinya dipukul pundaknya dan ....


Byur


Alessandra tercebur dikolam renang bersamaan Michael terbangun karena terkena cipratan air kolam. Michael sangat kaget melihat Alessandra masuk ke dalam kolam renang dan nyaris tenggelam. Michael berusaha berdiri berjalan dengan perlahan menuju ke kolam renang.


byur


Michael masuk ke dalam kolam renang dan berusaha membawa Alessandra ke atas. Michael menekan - nekan dada Alessandra dan memberi nafas buatan sampai berulang - ulang


uhuk uhuk uhuk


Alessandra terbatuk - batuk kemudian Michael membawanya ke dalam mansion. Michael melihat sekelingnya dan melihat ada kepala pelayan, pelayan dan dua bodyguard serta mantan kekasihnya ditangkap oleh anak buah Mommy Elisabeth.


Michael langsung membawa Alessandra ke kamarnya dan menyuruh pelayan untuk mengganti pakaian Alessandra. Sedangkan Michael turun dan menemui Mommy dan asisten setianya yang bernama Mike.


"Mike ada apa sebenarnya?" Tanya Michael.


Tanpa menjawab Mike membuka laptop dan membuka cctv yang ada di rumah Michael.


xxxxxxxx Rekaman cctv On xxxxxxxx


Di kamera cctv tampak Valen masuk ke dalam mansion milik Mommy Elisabeth di mana dibuka oleh bodyguardnya kemudian Valen masuk ke dalam dengan di antar oleh seorang kepala pelayan.


Sampai di lantai atas dengan menggunakan lift, hingga Valen masuk ke dalam kamar dimana Michael sedang berbaring. Michael sangat terkejut dengan kedatangan Valen membuat Michael mengusir Valen.


"Mau apa kamu kesini, pergi!" Teriak Michael.


"Sayang, Aku sangat menyesal telah menyakiti dirimu, aku ingin memperbaiki kesalahanku, aku ingin mulai dari awal lagi." Ucap Valen sambil menangis dan berlutut.


"Aku tidak akan memanfaatkan kesalahanmu. Hatiku sudah tertutup untukmu." Ucap Michael dengan nada tegas.


"Sayang maafkan aku, kalau Sayang tidak maafkan aku, aku akan bunuh diri." Ucap Valen.


Selesai mengatakan hal itu Valen mengambil pisau yang sudah disiapkan dan akan menggores urat nadi tangannya.


"Berhenti! jangan sakiti dirimu! Aku tidak sanggup melihatmu terluka." Ucap Michael.


"Kamu mau maafkan aku?" Tanya Valen sambil tersenyum bahagia.


"Ya... asalkan kamu jangan bunuh diri." Jawab Michael.


Valen sangat senang kemudian berdiri dan memeluk tubuh kekar Michael sedangkan Michael hanya diam dan bingung.


'Kenapa tidak ada getaran saat kekasihku memelukku? Tapi kenapa disaat Alessandra memelukku jantungku berdebar dan ada rasa kenyaman? Apakah aku memang rasa sukaku sudah hilang hanya Alessandra yang ada dihatiku?' Tanya Michael dalam hati.


"Sayang, kenapa kamu tidak memelukku?" Tanya Valen.


"Oh ya." Jawab Michael.


Michaelpun membalas memeluk tubuh Valen membuat Valen merasa senang akhirnya mesin atm berjalan telah kembali dengan cara yang sangat mudah yaitu pura - pura bunuh diri.


Pelukannya kemudian dilepaskan oleh Valen begitu pula dengan Michael kemudian Valen duduk di ranjang Michael.


"Oh ya Sayang, kitakan sudah kembali lagi, bagaimana bila pernikahannya minggu depan?" Tanya Valen penuh harap.


"Nanti aku akan menanyakan ke Mommyku untuk menyiapkan semuanya." Jawab Michael berbohong.


"Ok. Kalau begitu aku ingin membeli tas, gaun, sepatu keluaran terbaru serta pergi ke salon agar calon istrimu tambah cantik, Sayangku pasti akan senang dan bangga mempunyai calon istri yang cantik dan aku minta uang sedikit saja 500,000,000." Ucap Valen sambil tersenyum manis.


"Sudah Aku duga." Ucap Michael sambil tersenyum devil.


"Apa maksudmu Sayang?" Tanya Valen dengan wajah terkejut.


"Aku sudah menduga kamu hanya memanfaatkan aku, KELUAR !!!" Bentak Michael.