Alessandra

Alessandra
Novel : Alessandra Si Gadis Culun 17



"Sangat yakin." Jawab Alessandra.


Kucing sekaligus sistem sejak tadi hanya memalingkan wajahnya ke arah samping pasalnya melihat Alessandra tanpa sehelai benangpun.


Waktu Kembali normal


"Sayang, bolehkah Aku meminta hak ku? Jujur Aku sudah tidak tahan lagi untuk merasakan hubungan suami istri." Ucap Michael.


Mata Michael yang diselimuti kabut gairah meminta ijin ke Alessandra dan Alessandra hanya menganggukkan kepalanya sambil tersenyum malu. Michael yang mendapatkan ijin langsung bangun untuk melepaskan boxer nya kemudian menaiki tubuh Alessandra kembali.


Hentakan pertama gagal namun Michael berusaha mencobanya kembali dan hentakan ke dua Michael berhasil menyatukan tubuhnya ke Alessandra.


"Sayang sakit hiks hiks... hiks.." Ucap Alessandra sambil terisak.


"Sabar ya sayang nanti lama - lama enak kok." Ucap Michael.


Michael pun mendiamkan tombak saktinya sebentar agar Alessandra bisa beradaptasi dengan tombak saktinya sambil mengecup bibirnya.


Michael memberikan pemanasan kembali setelah Alessandra agak tenang barulah Michael melanjutkan kembali menggoyangkan pinggulnya berulang - ulang.


******* demi ******* keluar dari mulut mereka berdua sampai pada puncaknya mereka berteriak menyebutkan nama pasangannya secara bersamaan.


"Sayangku Michael." Ucap Alessandra.


"Sayangku Alessandra." Ucap Michael bersamaan.


Michael mengeluarkan laharnya ke dalam rahim Alessandra hingga beberapa saat Michael menarik tombak saktinya kemudian menggulingkan tubuhnya ke arah samping lalu memeluk tubuh polos Alessandra.


"Terima kasih sayang telah menyerahkan mahkotamu buatku. Aku sangat bahagia I Love You." ucap Michael sambil menyelimuti tubuh polos istrinya dan juga dirinya.


"Sama-sama Sayang." Jawab Alessandra sambil tersenyum menatap wajah tampan suaminya dan membalas pelukan suaminya.


Michael mencium bibir Alessandra membuat hasratnya naik kembali terlebih dua buah gunung kembar milik Alessandra terasa kenyal di dadanya.


"Sayang lagi ya." Pinta Michael.


"Belum dua kali, boleh ya." Pinta Michael.


"Terserah Kak Michael saja." ucap Alessandra dengan nada pasrah.


Michael pun melakukannya kembali, sentuhan demi sentuhan membuat tubuh Alessandra seperti terasa tersetrum hingga tanpa sadar Alessandra mengeluarkan suara merdunya. Hal itu tentu saja membuat Michael tersenyum bahagia dan merekapun kembali melakukan penyatuan.


Michael yang sudah kecanduan dengan tubuh istrinya di tambah staminanya yang kuat membuatnya bugar untuk melakukan penyatuan lagi dan lagi.


Hingga pukul tiga pagi Michael tumbang kemudian mencabut kerisnya yang tertancap di sarungnya.


Michael sangat puas dan menciun Alessandra kemudian menutupi tubuh polosnya dan juga tubuh polos Alessandra dengan menggunakan selimut.


Michael memeluk Alessandra dan mulai memejamkan matanya. Senyum terukir di bibir Michael dan mengarungi mimpi indahnya.


Jam delapan lagi Alessandra masih tertidur dengan pulas karena lelah habis di gempur sampai jam 3 pagi membuatnya tubuhnya sangat lelah sedangkan Michael sudah terbangun. Michael memandangi wajah Alessandra yang masih tertidur pulas.


'Wajah istriku sangat polos dan sangat cantik di tambah hidungnya yang mancung.' puji Michael dalam hati.


'Apalagi bibirnya sangat seksi dan ingin menciumnya lagi apalagi kulit Alessandra yang putih betapa sempurnanya istriku.' Ucap Michael dalam hati.


Michael merasa bahagia bisa menikah dengan Alessandra. Michael pun tidak pernah berhenti memandangi bibir seksinya dan ingin mengganggu tidur Alessandra dengan cara mengecup bibirnya.


Alessandra yang masih pulas membuat Michael yang usil mencium bibir Alessandra tapi Alessandra tidak merespon sama sekali.


Michael pun mengecup leher dan meninggalkan jejak yang semalam belum hilang kini menambahnya. Ulah Michael tentu saja membuat Alessandra yang tertidur pulas mengeluarkan lenguhan dan ******* membuat adik kecil Michael mulai menegang.


Michaelpun membuang selimutnya dengan asal kemudian menaiki tubuh istrinya lalu memasukkan kembali kerisnya terasa nikmat karena masih terasa sempit. Sampai pada puncaknya Michael mengeluarkan laharnya bersamaan suara merdu keluar dari mulut Alessandra tanpa membuka matanya.


Michael bangun dan menutup tubuh polos istrinya dengan selimut kemudian berjalan dan masuk ke dalam kamar mandi.


Michael mengisi air di bathup menambahkan aroma kemudian berendam, tubuhnya terasa rileks. Selesai mandi Michael mengisi kembali bathup ketika sudah terasa cukup kemudian Michael menambah aroma terapi wangi lavender kesukaan Alessandra. Kemudian Michael memakai handuk lalu keluar dari kamar mandi.


"Sayang bangun sudah siang, mandi nanti sebentar lagi makanan datang." Ucap Michael sambil menepuk - nepuk pipi Alessandra dengan perlahan dan terkadang mengecup pipinya.