
"Aku ingin naik ke atas pohon karena Aku sangat yakin ada musuh datang untuk membunuh Pangeran Ke 9." Jawab Alesandra.
"Ini sudah malam jadi istirahatlah. Masalah penyerangan ada empat penjaga bayangan yang melindungiku." Ucap Pangeran Ke 9 sambil memiringkan tubuhnya agar menatap ke arah Alesandra.
"Aku tahu tapi Putra Mahkota sangat kuat dalam hal ilmu sihir di tambah monster yang ada di kediamannya jadi lebih baik Aku ikut berjaga." Jawab Alesandra yang tidak ingin lengah.
Pangeran Ke 9 yang mendengar Alesandra menyebut kata ilmu sihir dan monster membuat Pangeran Ke 9 langsung terbangun dan turun dari ranjang dengan wajah sangat terkejut.
"Apa maksudmu ilmu sihir dan monster? Dari mana Kamu bisa tahu?" tanya Pangeran Ke 9 sambil berjalan ke arah Alesandra.
"Putra Mahkota menguasai ilmu sihir dan mempunyai monster di mana monster itu suka memakan daging dan darah manusia. Mengenai kenapa Aku bisa tahu karena Aku adalah roh yang mendiami batu giok dan bisa mengetahui apa yang terjadi." Jawab Alesandra menjelaskan.
"Lalu apakah kamu mengetahui kelemahan mereka?" Tanya Pangeran Ke 9.
Alesandra memberitahukan kelemahan Putra Mahkota sekaligus kelemahan monster, binatang peliharaan Putra mahkota sedangkan Pangeran Ke 9 mendengarkan dengan serius.
"Sekarang sudah tahu bukan kelemahan Mereka dan sekarang Aku akan pergi ke atas genteng untuk memberikan pagar pembatas di mana jika ada musuh datang maka tidak bisa istana milik Pangeran Ke 9.'' Ucap Alesandra mengakhiri ceritanya.
"Aku akan ikut." Ucap Pangeran Ke 9.
Alesandra hanya menganggukkan kepalanya kemudian Mereka berdua terbang menuju ke atas genteng kemudian Alesandra memberikan pagar pembatas hingga lima belas menit kemudian Alesandra sudah selesai.
"Ternyata Kamu bisa juga sihir." ucap Pangeran Ke 9 yang melihat sekeliling istananya ada pagar pembatas.
"Memang benar." Jawab Alesandra sambil menatap sekeliling tempat tersebut.
Alesandra yang sedang menatap ke sekeliling istana tanpa sengaja melihat dua orang berpakain serba hitam meloncat dari batang pohon pertama ke batang pohon ke dua dan berlanjut ke batang pohon ke tiga hingga akhirnya berdiri di atas pohon.
"Perhatikan dua orang yang berada di atas pohon itu." Ucap Alesandra sambil menunjuk ke arah kanan.
"Lihat ada dua orang berpakaian serba hitam berdiri di depan istanaku tapi terlihat dua orang itu bingung." ucap Pangeran Ke 9 sambil menunjuk ke arah kiri secara bersamaan namun perkataan Mereka berbeda.
Alesandra dan Pangeran Ke 9 langsung menatap ke arah yang di tunjuk dan memang benar.
"Mereka pasti bingung karena tidak melihat istana milik Pangeran Ke 9." ucap Alensandra.
'Siapkan empat jarum perak yang sangat beracun.' ucap Alesandra dalam hati.
Waktu tiba - tiba berhenti bersamaan munculnya sistem yang berupa kucing yang sangat imut dan menggemaskan.
"Nona, di ujung sana juga ada dua orang berpakaian serba hitam jadi total ada enam orang."
"Mereka orang suruhan siapa?" Tanya Alesandra penasaran.
"Pangeran Ke 2, Pangeran Ke 3 dan Pangeran Ke 4."
"Kalau begitu besok, Aku akan membunuh Pangeran Ke 2 dan Pangeran Ke 3 sedangkan untuk Pangeran Ke 4 akan Aku buat ketakutan." Ucap Alesandra sambil tersenyum devil yang ingin segera menyelesaikan misinya.
"Pangeran Ke 3 adalah adik kandung sekaligus kesayangan Pangeran Ke 9, kalau Nona membunuhnya Pangeran Ke 9 pasti akan marah."