
"Jujur iya." Jawab Moko jujur.
"Apa?" Tanya Valen Kamprat dengan nada kesal.
"Kamu tidak lihat beda banget Alessandra sekarang? Aku sama sekali tidak menyangka kalau Alessandra bisa berubah secepat seperti itu." Ucap Moko sambil membayangkan jika dirinya melakukan hubungan suami istri dengan Alessandra.
"Ah itu sih efek dari make up dan Aku sangat yakin pasti aslinya jelek." Ucap Valen Kamprat berusaha mempengaruhi Moko sambil menahan amarahnya.
"Mungkin saja tapi tubuhnya sangat seksi sekali." Ucap Moko.
"Itu juga karena operasi, diakan duitnya banyak habis menguras dompet dari pria - pria kaya dan hidung belang makanya dia bisa merubah seluruh tubuhnya menjadi seperti itu. Aku sangat yakin jika pria itu ditipu karena Alessandra itu bukan wanita baik - baik." Ucap Valen Kamprat berusaha mempengaruhi Moko.
"Dulu selama Kami pacaran Alessandra tidak seperti yang Kamu katakan." Ucap Moko.
"Kamu kenapa sih mikirin dia terus, aku kesal tahu." Ucap Valen Kamprat dengan nada kesal.
"Maaf aku terpesona, memang Alessandra pasti bukan wanita baik - baik pasti malam pertama nya suaminya marah karena dirinya sudah tidak virgin dan langsung menghina dan menceraikannya ... hahaha.. Ucap Moko sambil tertawa jahat.
Valen Kamprat hanya tersenyum dan ikut menertawakan Alessandra
xxxxxxx
Di tempat yang berbeda Alessandra dan Michael kini sudah resmi menikah, kebahagiaan menyelimuti hati mereka. Alessandra dan Michael masuk ke kamar hotel sambil bergandengan tangan. Alessandra melepaskan tangan Michael karena ingin segera mandi untuk membersihkan badannya yang terasa lengket.
"Sayang tolong bukain resleting yang di belakangku." Pinta Alessandra.
"Ok." Jawab Michael singkat.
Michael pun menarik resleting milik Alessandra hingga gaun tersebut jatuh ke lantai. Hal itu membuat Michael tidak tahan dan langsung memeluknya dan mencium leher Alessandra.
"Sayang mandinya nanti saja ya? nantikan mandi lagi." Ucap Michael yang tidak tahan ingin merasakan hubungan suami istri.
"Baiklah." Ucap Michael kemudian menghembuskan nafasnya dengan perlahan.
Alessandra berjalan ke arah kamar mandi sedangkan Michael membuka jas dan kemejanya hingga menampakkan dadanya yang berotot.
Michael pun membuka celana panjangnya hingga menyisakan boxer kemudian duduk berbaring di sisi ranjang dengan menyandarkan tubuhnya di kepala ranjang sambil memainkan ponselnya untuk mengerjakan tugas yang tertunda sambil menunggu Alessandra selesai mandi.
ceklek
Pintu terbuka, Alessandra memakai handuk dengan tersipu malu kemudian Alessandra menuju lemari untuk mengambil pakaian ganti.
greb
Michael memeluk Alessandra dari arah belakang, menciumi pundak Alessandra dan melepaskan lilitan handuk dan membuangnya secara asal.
Tangan Michael memegang 2 gunung kembar milik Alessandra sambil menghirup bau lavender milik Alessandra. Alessandra hanya memejamkan mata menikmati sentuhan demi sentuhan dari suaminya Michael.
Michael mendorong Alessandra ke arah ranjang hingga Alessandra terjatuh. Michael menatap Alessandra dengan tatapan seperti serigala kelaparan ketika melihat tubuh Alessandra yang ramping, 2 gunung kembar yang ukuran pas di tangan Michael di tambah kulit putih.
Michael pun menaiki tubuh Alessandra kemudian menciumnya dari kening pindah ke pipi lalu pindah ke bibir. Alessandra membalas ciuman Michael namun masih kaku dan Michael tahu dialah orang yang pertama mencium Alessandra.
Setelah agak lama ciuman berpindah ke leher meninggalkan jejak kemerahan. Michael sudah diselimuti gairah yang membara.
Waktu Mendadak Berhenti
"Peringatan Sistem."
"Ada apa?" Tanya Alessandra.
"Sebentar lagi Tuan Michael akan mengambil mahkota yang selama ini Nona jaga. Apakah Nona yakin memberikannya?"