Alessandra

Alessandra
Novel : Alessandra Si Gadis Culun 23



"Dari mana kamu yakin?" Tanya temannya yang lainnya.


"Buktinya semalam aku minta black card langsung di kasih, sambil bilang Sayang puas - puasin belanjanya ya?" ucap Valen Kamprat menirukan kata suaminya


"Wih mantap donk." ucap temannya satunya.


"Wih hebat, kamu kasih apa sampai segitunya?" tanya temannya penasaran.


"Service yang memuaskan, tahukan maksudku." Jawab Valen Kamprat sambil tersenyum nakal menatap ke arah teman - teman cowo.


"Ada yang mau nambah lagi tidak?" tanya Valen Kamprat


"Tidak cukup, makasih ya Valen Kamprat atas traktiran buat kita semua." ucap Mereka kompak


Valen Kamprat hanya tersenyum sambil Mereka tertawa bersama setelah agak lama Valen Kamprat memanggil pelayan untuk meminta tagihan.


Tidak berapa lama pelayan itu datang mengantarkan tagihan dan Valen Kamprat memberikan black cardnya ke pelayan tersebut namun tidak berapa lama pelayan itu kembali datang ke arah Valen Kamprat.


"Maaf Nyonya, apa ada kartu lain?" tanya pelayan tersebut dengan sopan.


"Lho memangnya kenapa?" tanya Valen Kamprat terkejut.


"Maaf Nyonya kartunya di tolak, apa ada kartu lainnya?" tanya pelayan itu lagi.


"Inikan kartu tanpa limit tapi kenapa di tolak?" tanya Valen Kamprat bingung.


"Saya tidak tahu Nyonya? yang pasti kartu ini tidak bisa dipergunakan." Jawab pelayan tersebut.


"Berapa totalnya?" tanya Valen Kamprat terpaksa sambil menahan rasa malu.


"Semuanya Rp. 22,589,000.00 ." jawab pelayan itu


"Kami masih belum pulang, nanti kami akan ke kasir untuk membayarnya." ucap Valen Kamprat menahan rasa malu terhadap teman - temannya juga pelayan restoran.


"Teman - teman aku ada uang cash Rp 6,000,000.00. Aku minta tolong sisanya kalian bayarin." pinta Valen Kamprat dengan wajah memerah menahan malu.


"Bagaimana sih! Katanya kita di traktir kok kita bayar juga sih!" protes temannya dengan nada kesal.


"Iya, gimana sih kamu!" protes temannya yang lainnya.


Mereka kompak ngedumel membuat Valen Kamprat kesal sekaligus malu.


"Iya, besok aku ganti, uang segitu tinggal minta sama suamiku langsung di kasih tenang saja." jawab Valen Kamprat dengan nada ketus.


"Benar ya besok harus ganti." Ucap Mereka kompak sambil ngedumel.


"Iya janji, besok langsung kuganti plus aku bayarnya dobel." ucapnya sombong


"Maksudnya?" tanya Mereka serempak


" Kalau misalnya di antara Kalian ada yang ngeluarin uang Rp. 3,000,000.00 maka aku ganti jadi Rp. 6,000,000.00." Jawab Valen Kamprat dengan nada angkuh dan sombong.


Mereka sangat senang dan dalam waktu singkat uangnya langsung terkumpul. Valen Kamprat pergi menuju kasir dan langsung membayarnya dengan uang cash. Namun ketika Mereka hendak keluar tiba-tiba Mereka melihat sepasang suami istri yang membuat Mereka sangat terkejut dan membulatkan matanya dengan sempurna.


"Sayang, Kita makan di tempat itu yuk." Ajak seorang wanita yang sangat cantik dan seksi.


"Ok sayang." Jawab pria yang sangat tampan tersebut.


"Tuan Michael." Panggil Valen Kamprat.


"Anda siapa ya?" Tanya Michael sambil menatapnya sekilas lalu menatap wanita yang ada di sampingnya.


"Aku Valen Kamprat, Tuan selingkuh dengan wanita lain ya? Akhirnya Tuan sadar kalau istri Tuan tidak pantas untuk Tuan." Ucap Valen Kamprat.


Plak


Tanpa menjawab Pangeran William menampar pipi mulus Valen Kamprat membuat teman - temannya maju dan menjadikan tubuh Mereka sebagai tamennya.


"Asal Kamu tahu, orang yang berada di sebelahku adalah istriku. Jadi jangan pernah berani memfitnahku selingkuh dengan wanita lain." Ucap Michael dengan nada dingin dan berwajah datar.


"Sayang, sudahlah lebih baik Kita makan karena Aku sangat lapar." Ucap wanita cantik itu yang tidak lain bernama Alessandra.


"Alessandra." Panggil Mereka bersamaan dengan wajah terkejut.


"Ya, kenapa kaget ya?" Tanya Alessandra sambil memeluk pinggang suaminya dan menyandarkan kepalanya di dada bidang suaminya.


"Dasar wanita mu x ra x han!" Teriak Mereka bersamaan.