After Darkness

After Darkness
Episode 79



Elsa pulang naik taksi dari bandara ke rumahnya, dan sesampainya dirumah, Mamanya sangat terkejut karena Elsa yang pulang tanpa memberi kabar apapun.


"Kejutan, Ma," ucap Elsa sambil memeluk Mamanya dengan erat. Sejak tinggal bersama Robin dengan semua masalah yang menderanya, sekarang Elsa sadar betapa pentingnya sebuah keluarga. Apalagi apa yang terjadi pada Robin di latar belakangi oleh keluarganya sendiri.


"Terus? Kamu bawa semua barang-barang kamu? Memangnya kamu tidak mau kembali bekerja?" tanya Bu Isna sembari melerai pelukannya.


"Aku libur untuk sementara waktu," jawab Elsa sambil tersenyum.


"Oh ya, apa kamu masih bicara dengan Elnaz?" tanya Bu Isna sembari membawakan barang Elsa.


"Iya, kami baik-baik saja," jawab Elsa.


"Ya sudah, kamu istirahat dulu," Elsa hanya menanggapi ucapan Mamanya dengan senyum.


Kini Elsa sudah berada di kamarnya, dan Elsa menghela napas lega karena ia bisa terlepas dari Robin dengan segala kegilaannya.


Elsa bergegas mandi untuk menyegarkan dirinya, setelah itu ia langsung merangkak naik ke atas ranjangnya dan Elsa langsung tertidur lelap karena kelelahan.


.........


Terasa berbeda, itu lah yang Robin rasakan saat Elsa tak ada lagi dirumahnya. Robin yang baru saja selesai mandi kini sedang mencari pakaiannya di lemari, dan Robin menemukan pakaian Elsa yang robek disana, yang sempat ia simpan malam itu.


"Kenapa aku seperti terjebak padanya?" gumam Robin.


"Sial, aku tidak boleh terus memikirkannya seperti ini," gumam Robin kemudian ia melempar semua pakaian Elsa ke tempat sampah.


Robin segera berpakaian lengkap dan rapi, karena hari ini juga, ia akan menemui pengacara Mamanya untuk membicarakan perceraian Mama dan Papanya. Robin harus bertindak cepat sebelum sang Mama berubah fikiran dan kembali pada kebodohannya.


Saat Robin hendak keluar dari kamarnya, pandangannya tertuju pada tempat sampah, ia berdecak kemudian Robin mengambil kembali pakaian Elsa dari tempat sampah, Robin memasukannya ke dalam sebuah tas kemudian kembali menyimpannya di lemari.


"Tetap saja disana, siapa tahu orangnya kembali dan mencarimu," ucap Robin yang seolah berbicara dengan pakaian Elsa.


.........


"Aku mau kita bercerai," ucap Bu Anita lirih pada Pak Andrew, tentu Pak Andrew tercengang mendengar apa yang di katakan istrinya itu. "Aku akan hidup berdua dengan Robin, kami tidak memerlukanmu lagi, seharusnya keputusan ini aku ambil sejak dulu, Mas. Sejak kamu mengkhianatiku, tapi dengan bodohnya aku menunggumu kembali pada keluargamu, berharap kamu berubah." Bu Anita menghapus air mata yang menyelinap keluar dari sudut matanya, ia mencoba tegar dengan keputusan yang sebenernya sangat berat ini.


Sementara Pak Andrew, ia tampak ingin mengatakan sesuatu, namun ia masih kesulitan.


"Robin akan memberikan perawatan yang layak untukmu, Mas. Sampai kamu sembuh, tapi jika kamu sembuh nanti, kamu tidak boleh menuntut Robin apapun, atau kami akan kembali membalasmu dengan hal yang lebih mengerikan dari ini..." Pak Andrew bergidik ngeri mendengar ancaman istrinya, ia tak menyangka, istrinya yang dulu lemah lembut kini berubah sadis, begitu juga dengan Robin yang telah banyak berubah.


"Jika saja aku bercerai darimu sejak dulu, mungkin Robin tidak akan terkena imbasnya seperti sekarang."