After Darkness

After Darkness
Episode 148



"Robin tidak ada di rumah!" Elsa berkata dengan tegas sebelum wanita di depannya ini berbicara.


"Aku tahu, dia tadi masih di jalan katanya. Aku kan ibunya, Sa. Jadi aku pasti tahu dia dimana," kata Bu Anita dengan santainya dan entah mengapa Elsa merasa ada yang tidak beres dengan Bu Anita, apalagi dia bersikap sangat manis padanya.


Kini pandangan Elsa beralih pada wanita di samping Bu Anita, wanita yang masih muda nan cantik.


"Oh ya, kenalkan! Ini Mayra," tukas Bu Anita kemudian dan Mayra pun langsung mengulurkan tangannya pada Elsa sambil tersenyum manis.


"Mayra...." Elsa menyambut uluran tangan Mayra dengan malas.


"Ada keperluan apa kalian kesini?" Tanya Elsa kemudian dengan dingin.


"Kami ingin menemuimu, Sa. Ada yang ingin kami ingin bicarakan," ucap Mayra masih mempertahankan senyum manisnya.


"Tentang apa?" Tanya Elsa yang juga masih mempertahankan wajah dinginnya.


"Masuk dulu ya, kita bicara di dalam," sambung Bu Anita bahkan ia merangkul Elsa, membuat Elsa mengernyit bingung namun ia menurut saja.


Mereka bertiga duduk di sofa, dan Bu Anita duduk di samping Elsa.


"Jadi, kalian mau bicara apa?" Tanya Elsa lagi.


"Kamu tahu 'kan kalau Mayra ini adalah wanita yang aku jodohkan dengan Robin?" Tanya Bu Anita.


"Aku tahu dan aku juga tahu Robin sudah menolaknya," jawab Elsa angkuh, bahkan ia mengangkat dagunya dan membusungkan dadanya, sejak tadi tatapannya lurus pada Mayra, mengintimidasi, membuat gadis muda itu salah tingkah.


"Sebenarnya Robin tidak menolaknya, Sa. Robin hanya takut Mayra tidak bisa menerima anaknya nanti, itu saja. Dan ternyata Mayra mau menerima anak kalian, dia bahkan berjanji akan merawat anak kalian seperti anak kandungnya sendiri." Elsa tersenyum sinis mendengar ucapan Bu Anita.


"Iya, Sa," sambung Mayra. "Aku mau kok merawat anak kamu, kalau misalnya suatu hari nanti kamu mau ketemu dia, aku juga tidak akan melarang." lanjutnya dengan bijak dan kembali Elsa tersenyum sinis.


" Anakku bukan anak yatim piatu, ibu kandungnya bisa merawatnya lalu kenapa dia harus membutuhkan wanita lain sebagai ibu?" ia bertanya dengan sarkastik, Bu Anita tampak terpaning emosinya namun ia berusaha bersikap tenang.


"Sa, kami mengerti. Hubunganmu dan Robin tidak baik-baik saja, selama ini kalian selalu terlibat pertengkaran, karena kalian sama-sama keras kepala, dan aku tahu, yang menginginkan anak itu bukan kamu tapi Robin." Elsa pun mulai terpancing amarahnya setelah mendengar apa yang di ucapkan Bu Anita.


"Aku ibunya dan aku menginginkan bayi ini!" Elsa mendesis tajam. "Aku dan Robin akan merawat bayi ini bersama!"


"Kami akan menikah!" Jawab Elsa yakin namun kini justru Bu Anita yang tersenyum sinis, kemudian ia menarik tangan Elsa, memaksa Elsa ikut dengannya dan ia membawa Elsa ke kamar, tak lupa Bu Anita menutup pintunya.


"Apa-apaan kamu ini...!" Bentak Elsa sembari menghempaskan tangan Bu Anita dengan kasar.


"Lihat! Kamu begitu kasar sama aku, Elsa!" Bu Anita menggeram tertahan yang membuat Elsa langsung mengerutkan keningnya.


"Kamu yang mulai!" Serunya.


"Ini yang membuat aku tidak mau kamu menikah sama Robin, Elsa! Karena kalian itu sama-sama kasar, arogan, keras kepala. Mau jadi apa pernikahan kalian nanti, huh? Mau jadi seperti pernikahanku dan papanya Robin?"


"Maaf ya, kisahmu sama kisahku itu pasti beda!" Balas Elsa dengan percaya diri.


"Kamu yakin?" Tanya Bu Anita menatap Elsa dengan remeh.


"Mayra jauh lebih cocok dengan Robin, Elsa! Selain karena dia wanita yang kalem, lembut, dia juga tidak pernah tidur dengan pria lain! Dia masih suci!"


Deg...


Tbc...


Ehem ehem, jangan marah dulu. Tarik napas ... hembuskan! 🤭


Nah, sambil nunggu Robin pulang, mampir ke karyanya Kak Anisyah yuk.


Judul : Dokter Misterius VS Mafia Kejam


Penulis : Anisyah S


Blurb


Kecelakaan pesawat membuat Vitalia mengalami hilang ingatan (amnesia), yang pada akhirnya Ia bertemu dengan keluarga barunya, mereka mengira bahwa Vitalia adalah Putrinya yang telah lama menghilang, karena wajahnya yang mirip dengan Putrinya. Bagaimanakah Vitalia akan menjalani hidup bersama keluarga barunya??, lalu apakah Vitalia bisa berkumpul kembali dengan keluarganya dan bertemu dengan musuhnya semasa kuliah di Oxford University untuk membalaskan dendamnya yang tak berujung??