After Darkness

After Darkness
Episode 49



"Ehem ehem, permisi. Boleh aku bayar duluan?" Elsa langsung menoleh saat mendengar suara bass itu, dan Elsa mengernyit saat tahu siapa yang ingin menyelanya.


"Antri!" tegas Elsa kemudian ia kembali memalingkan wajahnya.


"Aku hanya mau bayar ini, dan aku sangat buru-buru," kata Rion sambil menunjukan sebotol air putih dan juga roti. Niat kedatangannya memang ingin berbelanja, namun karena ia sibuk mengikuti Elsa, alhasil Rion hanya membeli air putih dan roti.


"Baiklah," kata Elsa mengalah kemudian ia menggeser diri, membiarkan Rion berdiri di sampingnya.


Rion menyerahkan belanjaan nya pada kasir sementara matanya melirik Elsa yang saat ini kembali sibuk dengan ponselnya, seolah ia benar benar tak mengenali Rion.


"Sudah 'kan?" tanya Elsa dingin.


"Eh, iya," jawab Rion.


"Bayar, Bi!" ujar Elsa dan Bi Sum mengeluarkan dompet dari tasnya. Rion pun dengan berat hati keluar dari supermarket itu, padahal ia sangat ingin berkenalan dengan Elsa, bahkan Rion sangat ingin mendapatkan kontaknya.


"Oh ya, Mbak. Tolong ini dulu, ya. Aku haus," ujar Elsa sembari menyodorkan sebotol minuman dingin pada kasir "Bi, aku tunggu di luar, ya." lanjutnya setelah ia menerima kembali minumannya dan Elsa langsung meneguk nya.


"Iya," jawab Bi Sum.


Elsa pun keluar sambil menikmati minuman dinginnya, hari ini sinar matahari lebih cerah bahkan lumayan panas. Elsa memanggil taksi online sembari menunggu Bi Sum.


Sementara Rion, matanya langsung berbinar saat ia melihat Elsa keluar dari supermarket. Rion yang baru saja masuk ke mobil kini langsung keluar lagi dan tanpa fikir panjang ia langsung menghampiri Elsa.


"Hai!" seru Rion yang membuat Elsa sedikit terkejut.


"Kamu pasti ingat aku 'kan? Kita belum kenalan," ucap Rion sembari mengulurkan tangannya pada Elsa namun Elsa hanya menatap tangan Rion tanpa mau sedikitpun menanggapinya. Tentu saja hal itu membuat merasa salah tingkah namun ia tetap bersikap tenang.


"Aku Rion, aku salah satu fans mu, Elsa," ucap Rion kemudian untuk menarik perhatian Elsa.


"Aku nge fans sama kamu bukan hanya karena kamu menjadi model, tapi aku kagum dengan keberanian kamu melawan wanita tadi," ucap Rion lagi yang membuat Elsa langsung memicingkan matanya pada Rion.


"Jadi kamu suka wanita arogan, Hem?" tanya Elsa yang kini menatap mata Rion sambil bersandekap di dada .


"Aku yakin kamu sebenarnya tidak arogan," ujar Rion kemudian yang membuat Elsa tersenyum miring.


"Aku lebih arogan dari apa yang kamu lihat, jadi sebaiknya hati-hati dan jangan memperhatikan ku karena jatuh cinta sama wanita arogan itu musibah." Rion terkekeh mendengar ucapan Elsa yang penuh percaya diri, kini perhatian Rion tertuju pada ponsel Elsa yang Elsa pegang dan masih menyala. Dengan sangat cepat, Rion mengambil ponsel Elsa membuat Elsa terkesiap.


"Hey!!!" seru Elsa mencoba merebut ponselnya namun Rion mengangkat ponselnya tinggi-tinggi sambil memasukan nomornya sendiri, kemudian Rion menekan dial dan benar saja, sekarang Rion sudah mendapatkan kontak Elsa.


"Kamu gila, ya!" seru Elsa yang melihat aksi gila Rion.


"Thank you, Elsa." Rion berkata dengan tenang sembari menyodorkan ponsel Elsa, tak lupa Rion melemparkan senyum manisnya.


"Aku akan menelpon nanti," kata Rion.


"Jangan harap kamu bisa" tegas Elsa kemudian ia memblokir nomor ponsel Rion dari kontaknya, membuat Rion menganga lebar.


.........


...Mampir di novel SkySal yang terbaru, yuk....


...Judulnya : Varian Castanov - Revenge, Love, Trust....


...Dari judulnya, pasti ada konflik yang tak biasa dan pasti seru 'kan?...