
"Oh ya, hari ini aku mungkin pulang terlambat, soalnya Mama ngajak makan malam katanya di undang sama temannya," tukas Robin yang saat ini sedang memasang jasnya sementara Elsa menikmati sepiring buah yang sudah di potongkan oleh Robin.
"Okey," jawab Elsa sambil mengunyah. "Aku boleh pesan makanan?" Tanyanya kemudian dengan sedikit mengangkat alisnya.
"Boleh, memangnya kamu mau pesan apa?"
"Apa saja, yang enak pokoknya."
"Okey, aku pergi dulu."
"Hati-hati."
"Hem, kamu juga. Jangan buka pintu untuk orang asing, okey?"
"Hmmm"
.........
Bu Anita memang merencanakan pertemuan dengan teman lamanya dan mereka ingin menjodohkan anak-anak mereka, mereka sahabat sejak saat sekolah dulu dan temannya itu memiliki seorang putri yang seumuran dengan Robin, gadis itu bernama Mayra, cantik dan tentu sangat pintar, dia baru saja menyelesaikan kuliahnya di Amerika dan sekarang sudah pulang ke Indonesia untuk melanjutkan bisnis keluarganya.
Bu Anita dan temannya yang bernama Vany itu sangat antusias untuk perjodohan ini, keduanya tidak sabar menunggu malam tiba supaya mereka bisa saling mengenalkannnya anak mereka.
Dan saat hari sudah sore, Bu Anita terus menghubungi Robin, memintanya pulang dan bersiap-siap membuat Robin kesal sendiri, namun ia pun tetap pulang karena Robin sudah jengah dengan teror mamanya.
"Astaga, Rob. Lama sekali sih kamu ini...." gerutu Bu Anita saat Robin datang.
"Kan acaranya masih nanti malam, Ma. Ini baru sore hari," jawab Robin kesal.
"Tapi kamu 'kan harus siap-siap, Rob. Ini acara penting lho," kata Bu Anita sembari menarik tangan Robin dan membawanya ke kamar Robin. Kemudian ia membuka lemari Robin dan mencari pakaian yang bagus untuk Robin.
"Mama ngapain?" Tanya Robin bingung karena mamanya itu mengacak-acak isi lemarinya.
"Mau cari setelan jas kamu yang paling bagus dan paling mahal," kata Bu Anita yang membuat Robin geleng-geleng kepala.
"Kita cuma makan malam sama teman Mama, bukan sama presiden, lebay banget sih, Ma," sungut Robin dan pupil matanya seketika melebar saat mamanya itu mengeluarkan sebuah tas dari lemari Robin dan tas itu berisi pakaian Elsa yang robek. Robin langsung menyambar tas itu dengan cepat membuat mamanya terperanjat.
"Apa sih, Rob?" ketusnya.
"Terus itu apa? Kamu sembunyikan apa?" Tanya sang Mama penasaran.
"Barang pribadi!" jawab Robin tegas. "Ya sudah, cari setelan jas yang cocok untuk acara malam ini!" Lanjutnya untuk mengalihkan perhatian sang mama.
.........
Robin dan mamanya kini sudah berada di restaurant mewah yang cukup terkenal, mereka di persilahkan ke ruang VIP dimana teman Bu Anita yang bernama Vany sudah menunggu disana bersama putrinya.
"Rob, itu Mayra! Cantik, kan?" bisik Bu Anita yang membuat Robin mengernyitkan keningnya, merasa mamanya itu terlalu berlebihan meskipun memang benar, gadis bernama Mayra itu sangat cantik, tubuhnya tinggi, kulitnya putih, dan dia memiliki mata yang tajam.
Mayra dan ibunya menyambut kedatangan Robin dan Bu Anita dengan hangat, kemudian mereka duduk di sofa yang melingkar. Robin duduk berhadapan dengan Mayra, dan gadis itu terus menatap Robin, seolah terkesima dengan ketampanan Robin.
"Kalian tidak kenalan dulu?" Tanya Bu Anita sambil tersenyum dan dengan malu-malu Mayra mengulurkan tangannya pada Robin yang di sambut dengan malas oleh Robin.
"Mayra...." ucap Mayra dengan manis, namun Robin hanya memasang wajah dinginnya.
"Oh ya, aku sudah pesan makanan yang paling enak di restaurant ini. Kalian pasti suka," ujar Bu Vany dengan antusias.
"Aku sudah lama tidak makan di restaurant ini, Van. Aku sudah lupa makanan apa saja yang enak disini," kata Bu Anita. "Oh ya, Robin suka sekali dengan seafood." lanjutnya.
Seafood?
Seketika Robin teringat dengan Elsa, akhir-akhir ini Elsa sering sekali meminta seafood. Tanpa fikir panjang, Robin memanggil pelayan dan ia meminta di siapakan seafood untuk di bawa pulang. Awalnya Bu Anita senang, berfikir Robin memesan itu untuknya.
"Rupanya dia benar-benar suka seafood, sampai-sampai mau bungkus di bawa pulang," kata Mayra sambil tersenyum manis.
"Bukan untukku, tapi untuk Elsa."
***Tbc...
Yok yok, yang belum baca cerita SkySal yang satu ini, baca yok***!!!!