After Darkness

After Darkness
Episode 60



"Kamu sebenarnya menaruh perhatian pada Elsa sejak malam itu, tapi kamu tidak menyadarinya. Karena itulah kamu sangat marah saat kamu berfikir Elsa adalah selingkuhan Papamu." Robin hanya bisa menghela nafas panjang mendengar apa yang baru saja di katakan oleh dr. Marisa, yang merupakan psikiater Bu Anita.


Semalam Robin tidak pulang dan ia tidur di mobilnya, Robin merasa aneh karena ia seolah tidak bisa menerima fakta bahwa Elsa lah yang bener dan ia lah yang salah. Setelah berkutat dengan segala pemikirannya yang tak menemukan ujungnya, saat itulah dr. Marisa datang seperti malaikat penolong dan Robin pun mencurahkan segala perasaan dan pemikirannya. dr. Marisa sangat terkejut karena seorang Robin yang pendiam, dingin, akhirnya mau mencurahkan segala isi hatinya pada seorang psikiater dan dr. Marisa semakin terkejut setelah mendengar apa yang sudah Robin lakukan.


"Rasanya tidak mungkin aku menaruh perhatian pada Elsa, sejak pertama kali bertemu dengan dia, aku sudah melihat dia sebagai wanita simpanan," ujar Robin yang mencoba mengelak apa yang di katakan dr. Marisa.


"Rob, coba deh, sekali saja kamu itu buka hati kamu, berfikirlah tanpa bayang-bayang benci pada orang tua mu. Kamu akan melihat kalau orang-orang di sekitar kamu itu bukan orang jahat, Rob!" tegas dr. Marisa.


"Yang terluka dan trauma, itu bukan cuma kamu tapi juga Mama kamu. Mama kamu pun sangat mudah di pengaruhi, tapi juga sangat sulit di sentuh hatinya. Kalau kamu semakin mengompori mama mu, mengajak dia balas dendam pada Papa kamu, itu sama saja kamu membunuh Mama mu pelan-pelan, Rob. Mungkin raganya masih hidup, tapi jiwanya sudah pasti mati karena kamu terus mengingatkan dia pada lukanya." lanjut dr. Marisa yang membuat Robin tak bisa lagi berkata-kata. dr. Marisa bisa mengerti perasaan Robin, ia masih muda, dan mungkin belum mampu berfikir dewasa, di tambah dengan latar belakang keluarga yang seolah semakin memukul mental dan karakternya.


"Lagi pula, coba kamu fikirkan baik-baik, kenapa cuma Elsa?" tanya dr. Marisa lagi.


"Tidak, aku tidak balas dendam hanya pada Elsa tapi pada semuanya." tegas Robin dengan cepat yang membuat dr. Marisa tersenyum samar.


.........


"Bukannya kalian sudah ke pasar?" tanya Bu Anita saat Bi Sum meminta izin untuk pergi ke luar dengan alasan ingin berbelanja.


"Iya, Nyonya. Saya mau beli barang pribadi saya, Nyonya. Kemarin saya lupa," kata Bi Sum.


"Suruh Ati saja, Bi. Hari ini aku tidak mau di layani Elsa lagi, dan jangan biarkan dia memasak lagi," ucap Bu Anita yang membuat Bi Sum tak mampu berkata-kata lagi, apalagi ia memang tidak pernah melawan Nyonya besarnya itu.


Sementara Elsa yang menguping pembicaraan mereka berdua langsung mendengus kesal.


"Memang aku yang salah sih, udah buat dia jengkel. Tapi mau bagaimana lagi? Ada kenikmatan tersendiri liat tuh manusia kesel."