After Darkness

After Darkness
Episode 152



Keesokan harinya, Robin membawa Elsa jalan-jalan ke sekitar Villa, keduanya lagi-lagi bergandengan tangan layaknya sepasang kekasih dan semua orang yang melihat mereka mengira Elsa dan Robin adalah pasangan suami istri, keduanya tak menyangkal dugaan tersebut apalagi Elsa sedang hamil.


Dan saat asyik berbincang dengan Elsa, ponsel Robin berdering, ia mendapatkan panggilan dari nomor asing. "Kenapa tidak di jawab?" Tanya Elsa karena Robin justru mereject panggilan itu.


"Nomor asing," jawab Robin sembari memasukan kembali ponselnya ke dalam saku namun tak berselang lama, ponselnya kembali bergetar.


"Mungkin penting, jawab aja dulu," tukas Elsa dan Robin pun menjawab panggilan itu.


"Halo...." ketusnya.


"Hai, Rob. Ini aku, Mayra." Robin sedikit terkejut mendengar suara wanita dari seberang telfon yang mengaku sebagai Mayra itu, Robin langsung menatap Elsa sementara Elsa hanya melemparkan senyum.


"Ada perlu apa?" Lagi-lagi Robin berkata dengan ketus seolah benar-benar tidak suka pada Mayra.


"Aku cuma mau tanya, kamu ada dimana sekarang? Kata Tante Anita kamu sedang ada pekerjaan di luar kota, aku mungkin bisa menyusul." Robin tersenyum miring mendengar ucapan gadis itu, ia tak habis fikir dengan apa yang ada di otak Mayra yang ingin menyusulnya itu.


"Maaf, aku sibuk," kata Robin kemudian ia mematikan ponselnya agar tak ada lagi yang mengganggu nya.


"Siapa?" Tanya Elsa penasaran karena raut wajah Robin tampak kesal.


"Mayra," jawab Robin dan seketika senyum di bibir Elsa langsung musnah serta raut wajahnya pun berubah.


..........


Sementara di tempat lain, Mayra ternyata bersama Joanna saat ini dan sekretaris pribadi Robin itu justru menceritakan banyak hal tentang Robin dan Elsa, bagaimana mereka saling membenci dulunya, dan bagaimana bencinya Bu Anita pada Elsa. Mayra yang mendengar hal itu semakin yakin untuk memperjuangkan Robin namun bukan itu yang di inginkan Joanna karena Joanna sudah menyukai Robin lebih dulu.


Dan satu hal lagi yang Joanna tahu, Robin paling tidak suka di ganggu di saat seperti ini dan karena itulah ia menyuruh Mayra menghubungi Robin agar Robin kesal pada Mayra dan rencana Joanna berhasil dengan sangat baik.


"Dia sepertinya marah," kata Mayra dan tentu saja hati Joanna bersorak senang namun ia menampilkan ekspresi yang berbanding terbalik.


"Pak Robin memang tipe orang yang begitu, cuek kalau belum dekat. Tapi kalau sudah dekat, dia akan bersikap lebih lembut kok." Mayra tersenyum manis dan sekali lagi percaya dengan apa yang di katakan Joanna itu.


.........


"Tadinya aku fikir Mayra itu beneran gadis rumahan seperti kata Vany, masak iya Vany bohong sama aku?" Bu Anita curhat pada Bi Sum dengan wajah cemberut sementara Bi Sum justru tersenyum senang.


"Terus, masih mau menjodohkan Den Robin sama wanita yang suka keluyuran begitu? Sementara Den Robin saja lebih suka di rumah," kata Bi Sum mengompori nyonyanya itu.


"Dari pada Elsa, Bi. Mayra jauh lebih baik, namanya hobi orang 'kan beda-beda," jawab Bu Anita yang membuat Bi Sum mendelik. "Aku rasa Mayra masih jauh lebih baik untuk Robin, dari pada Elsa yang pernah menjadi model majalah dewasa." Bi Sum yang mendengar ucapan Bu Anita itu hanya geleng-geleng kepala karena sepertinya kepercayaan Bu Anita pada orang lain benar-benar menipis hanya karena ia sendiri pernah di khianati berkali-kali oleh mantan suaminya.


"Namanya masa lalu orang 'kan beda-beda, Nyonya."


*Tb**c*...


Hai, Sky bawain cerita keren dari Author Covieyvy Neh, judulnyanya CEO PLAYBOY TERJERAT NONA HACKER. Mampir ya! 😘