
Benar apa yang di katakan Elsa, bintang memang tidak akan bersinar tanpa kegelapan.
Seperti kebahagiaan Elsa dan Bu Anita yang kini terlihat bersinar setelah kegelapan yang mereka lewati.
Tidak mudah, sangat sulit, apalagi apa yang mereka lewati adalah apa yang paling berat bagi seorang perempuan. Di khianati, di lecehkan. Namun sekarang mereka berdua berhasil melewati ujian itu dengan baik.
Hari-hari yang Elsa lewati sebagai menantu sekaligus istri seorang Robin tentu bukan hal yang mudah dan juga tak selalu indah. Akan ada perbedaan pendapat, pemikiran dan sebagainya baik dengan Robin apalagi dengan ibu mertuanya.
Pertengkaran kecil sering terjadi antara Robin dan Elsa, namun semuanya akan selalu berakhir dengan kata maaf dan ungkapan cinta. Beda halnya jika pertengkaran antara Elsa dan Bu Anita. Tidak akan ada yang meminta maaf duluan sampai Robin meminta mereka baikan.
Dan malam ini, Bu Anita ingin mengajak Elsa serta Robin makan malam di luar karena sudah lama sekali mereka tidak makan di luar karena Robin sibuk bekerja dan Elsa sibuk mengurus bayi. Bu Anita ingin memberikan sedikit hiburan untuk anak dan menantunya itu.
"Sudah belum, Sayang?" Teriak Robin sembari melirik arloji di tangannya. Sudah hampir setengah 8 dan Elsa masih belum juga turun, padahal katanya dia sudah selesai berdandan dan hanya tinggal memilih baju.
"Jangan teriak, Rob! Si kecil bangun nanti," kata Bu Anita yang saat ini menggendong Baby Arjun.
"Habisnya Elsa lama banget, Ma." Robin menggerutu kesal.
"Namanya juga perempuan," jawab Bu Anita kemudian ia memberikan cucunya itu pada Robin. "Biar Mama periksa dia, mungkin dia kesulitan pilih baju karena badannya masih gendut."
"Hush, jangan nyaring-nyaring, Ma. Nanti dia dengar," tegur Robin yang membuat ibunya itu mendelik.
"Faktanya dia memang lagi gendut kok," jawab Bu Anita ketus, ia pun segera naik ke kamar Robin dan Elsa, Robin yang takut ada pertengkaran lagi langsung menyusul.
"Masih lama, Sa?" Tanya Bu Anita kesal.
"Bingung mau pakai baju apa, Ma. Badanku besar banget, jadi tidak ada yang cocok," keluh Elsa sembari mengeluarkan beberapa pakaiannya dari lemari dan sudah ada beberapa baju di atas ranjang yang sepertinya sudah di coba.
"Namanya juga baru melahirkan, pasti gendut." Bu Anita berkata sembari membantu Elsa mencari pakaian yang cocok, Bu Anita mengambil sebuah dress berwarna hitam polos tanpa lengan.
"Tapi ini tanpa lengan, Ma. Nanti lenganku yang segede paha ini kelihatan, malu," rengek Elsa.
Sementara Robin tidak tahu harus berkata apa, ia hanya menjadi memperhatikan istri dan ibunya itu dalam diam.
"Ya pakai outer, Elsa!" Tegas Bu Anita, bahkan ia membantu Elsa memakai dress panjang itu yang bagian bawahnya lebar.
"Tapi aku tidak punya outer yang cocok," Elsa kembali merengek.
"Sebentar, sepertinya Mama punya outer bagus," kata Bu Anita kemudian ia bergegas ke kamarnya sendiri.
Tak lama kemudian ia kembali dengan membawa outer berwarna putih. "Ini masih bagus, Mama beli ini di Paris." Bu Anita memakaikan outer itu ke Elsa tanpa bertanya apakah Elsa mau memakainya atau tidak, namun Elsa hanya menurut saja karena ia sudah pusing harus memakai apalagi.
"Cantik," puji Robin.
"Masak?" Tanya Elsa.
"Pasti, kamu jangan meremehkan kemampuan Mama dalam bidang fashion!" sambung Bu Anita yang membuat Elsa terkekeh.
"Jadi, apa bisa kita pergi sekarang?" Tanya Robin, kedua wanitanya itu mengangguk sambil tersenyum.
**Tbc...
Ada yang belum mampir ke cerita terbaru SkySal? Wajib banget mampir apalagi alurnya berbeda dari novel SkySal yang lain. Di jamin semakin seru dan pasti akan membuatmu penasaran di setiap episodenya. 😘
Jangan lupa tambahkan ke rak buku favorit ya. Thank you 😘**