After Darkness

After Darkness
Episode 25



“Sialan!!!” geram Robin saat ia mengetahui Elsa mencari tahu tentang obat yang ia berikan pada Ayah nya. Robin langsung melempar ponsel Elsa ke dinding membuat ponsel itu langsung hancur dan bahkan Robin masih menginjak nya, setelah itu Robin kembali ke kamar nya dengan dada yang bergemuruh dan ia mulai berfikir harus menemukan cara yang lain untuk balas dendam pada Elsa.


Sementara di dapur, Elsa makan dengan tenang. Meskipun awal nya ia sakit hati dan tentu tak berselera makan, namun sekarang Elsa sadar ia butuh makan agar tetap hidup dan sehat. Setelah makan, Elsa mencuci piring nya sendiri dan kemudian bergegas kembali ke kamar nya.


“Pergi begitu saja sudah seperti Nyonya” gerutu Siti setelah Elsa tak lagi terlihat.


“Tahu, enak banget hidup nya di sini. Cuma makan, nganterin makanan ke kamar Nyonya” sambung Ati.


“Sudah, itu bukan urusan lain” tegas Bi Sum.


Sementara itu, sesampai nya di kamar nya Elsa tercengang saat ia melihat ponsel nya tergeletak di lantai dengan kondisi yang sudah sangat rusak.


“Kenapa bisa?” gumam Elsa panik dan sekarang ia langsung terfikir pada tuan muda nya itu.


“Sialan, ini pasti kerjaan dia” geram Elsa dan ia pun segera bergegas ke kamar Robin.


“Robin...” teriak Elsa sembari mendorong pintu kamar Robin dan hal itu membuat Robin terkejut.


“Hey, dimana sopan santun mu, huh?” Robin balas berteriak kesal.


“Ini kerjaan kamu kan?” Elsa melempar ponsel nya yang sudah rusak itu dan secara spontan Robin menangkap nya.


“Kamu gila ya?” lagi lagi Elsa berteriak.


“Memang nya kenapa, huh? Ponsel begini doang, ponsel murahan” ucap Robin yang membuat Elsa menganga.


“Aku tidak mau tahu kamu harus mengganti ponsel ku”


“Aku akan mengganti nya sekarang keluar dari kamar ku!” tegas Robin “Dan inga satu hal lagi, Els. Jangan pernah ikut campur apapun yang aku lakukan di rumah ini atau aku akan membuat hidup mu lebih menderita ini” gertak Robin dan seketika Elsa menyadari apa yang membuat Robin sampai menghancurkan ponsel nya. Raut wajah penuh amarah Elsa seketika berubah dan kini ia menampilkan seringai licik nya.


“Ah, aku tahu kenapa kamu menghancurkan ponsel ku” kata Elsa dan ia berjalan mengelilingi Robin yang hanya berdiri “Kamu takut ketahuan, kan? Sudah telat, Robin. Aku sudah tahu apa yang sudah kamu lakukan pada Ayah mu, aku sudah punya bukti nya” ucap Elsa penuh kebohongan namun rupa nya itu di percaya oleh Robin.


“Aku akan melaporkan mu ke polisi, lihat saja nanti” gertak nya. Robin sempat cemas namun tentu ia tak memperlihatkan hal itu, ia justru balik berseringai.


“Silahkan, urusan polisi itu bisa di selesaikan dengan uang. Lalu bagaimana dengan video mesum mu itu, hm? Kamu punya apa untuk menghentikan akses Internet jika video mu itu aku sebar di internet...” Robin balas menggertak dan tentu saja Elsa semakin geram namun ia tetap bersikap tenang.


“Aku tidak perduli” kata Elsa kemudian “Tapi coba kamu bayangkan bagaimana jika aku melaporkan mu ke polisi? Perusahaan keluarga mu akan terkena imbas nya, dan aku juga bisa menyebarkan kelakuan mu ini lewat internet. Jadi, bagaimana kalau aku melupakan apa yang kamu lakukan pada Ayah mu dan kamu melepaskan aku?


Tbc...