
Feng kemudian mulai bercerita dari awal Ia bertemu Rara, namun tentu saja Ia tak meceritakan tentang Ia adalah Reinkarnasi dari Dunia lain atau adanya System di dirinya.
Feng hanya bercerita pengalamannya saja dengan Rara hingga saat ini, Wanwan yang mendengar cerita Feng sendiri terdiam dibuatnya.
Ia masih tak menyangkan Adik yang dulu selalu manja kepadanya kini telah mencintai seseorang dan bahkan sudah Menikah.
Setelah Feng selesai bercerita Ia menoleh melihat Wanwan yang terdiam dengan raut wajah rumit, seakan paham Feng langsung mendekat dan menepuk pundak Wanwan.
"Mau coba cara membuktikan Ia mencintaiku?" tanya Feng, Wanwan mendongak menatap Feng dengan tatapan aneh.
"Tenanglah, bagaimanapun juga Kau Kakak Iparku dan tentu saja Aku tak akan marah padamu kecuali Kau menyakiti Rara atau Kau menyinggung soal Orang Tuaku," ucap Feng tersenyum tulus.
Melihat Feng tersenyum tulus seperti itu membuat Wanwan tau salah satu alasan Adiknya mencintai Feng.
Wanwan mengangguk setuju lalu menatap Feng bingung.
"Apa yang harus ku lakukan?" tanya Wanwan.
"Tak ada, cukup sedikit Air mata saja kok," geleng Feng sambil mengedipkan sebelah matanya tersenyum cerdik.
...- - -...
Ceklek...
"Feng Ge-" ucapan Rara terhenti digantikan mata terbelakak dan air mata yang langsung turun melihat pemandangan didepannya.
Feng tengah terbaring dengan kepala diatas paha Wanwan yang sudah menangis, tampak sebuah Pedang menancap diperut Feng dan darah yang membasahi baju Feng serta membuat genangan di lantai.
"Feng Gege!" teriak Rara histeris, Ia langsung berlari memeluk tubuh lemah Feng sambil terisak.
"Hiks... Feng G-gege," isaknya.
"Ra, Jaga dirimu baik baik ya, Aku mencintaimu," ucap lemah Feng kemudian menutup matanya.
Melihat hal tersebut membuat Rara tambah histeris lalu terisak sambil memeluk erat tubuh Feng.
"Huwa... Feng Gege, Jangan pergi Hiks... Rara Mencintai Feng Gege, Feng Gege gak boleh pergi tanpa Rara," tangis Rara kencang.
Feng membuka matanya sedikit sambil tersenyum lalu menatap Wanwan yang juga kini menatapnya sambil tersenyum mengangguk.
"Aku tak akan pergi kemana mana kok," ucap Feng langsung duduk membuat Rara terkejut, Feng menjentikkan jarinya dan seketika Pedang dan darah tadi menghilang.
Rara yang melihat Feng bangun langsung memeluk erat Suaminya tersebut dan dibalas pelukan oleh Feng.
"Aku mencintaimu," bisik Feng, Rara mengangguk dipelukan Feng.
"Rara juga mencintai Feng Gege," balas Rara.
Namun baru beberapa detik Rara langsung melepaskan pelukannya dari Feng membuat Feng bingung, Rara sendiri menatap Feng dan Wanwan dengan tatapan polosnya.
"Jadi Feng Gege adan Abang bohongin Rara?" tanya Rara, Feng dan Wanwan mengangguk membenarkan tanpa berpikir panjang.
Muka Rara langsung merah dengan tatapan tajam membuat Feng dan Wanwan terkejut melihat perubahan Rara yang begitu cepat.
Rara langsung maju dan mencubit lengan 2 Pria dihadapannya membuat Feng dan Wanwan berteriak kesakitan.
...- - -...
Kini Feng dan Wanwan benar benar menyesali Drama Mereka tadi, Hal ini dikarenakan kini Mereka dibuat bingung bagaimana cara membujuk Rara yang sedang ngambek oleh ulah Mereka tadi.
Bahkan saat ditawarin makanan, Rara langsung memakannya dan setelah makan kembali melanjutkan ngambeknya membuat Feng dan Wanwan dibuat bingung.
Feng mengetuk ngetuk kepalanya hingga akhirnya teringat sesuatu.
"System, beli Lolipop 5 Buah," ucap Feng.
[Ding! Membeli Lolipop {5} : -20 Point]
[Sisa Point : 69.980]
Feng langsung mengeluarkan 5 Lolipop kemdian membuka bungkusannya dan menyodorkannya pada Rara, Rara sendiri hanya diam acuh tak acuh melihat hal tersebut.
"Mau gak, ini manis lho! enak!" rayu Feng sambil membuka satu Lolipop lagi dan menjilatnya dengan menggoda.
Wanwan yang dari tadi memperhatikan Adik Iparnya tersebut juga dibuat penasaran dengan benda bulat dengan tangkai di tangan Feng.
"Feng itu apa?" tanya Wanwan akhirnya karna penasaran.
"Ini namanya Lolipop, Abang mau coba," ucap Feng mulai menggunakan kata Abang ke Kakak Iparnya tersebut.
Wanwan mengangguk karna Ia juga penasaran dengan rasa benda bernama Lolipop tersebut, Feng langsung membuka satu bungkusan lagi dan memberikannya pada Wanwan.
Wanwan sendiri perlahan menjilatnya seperti yang Ia lihat dari Feng, hanya dalam 2 kali jilat matanya langsung terbuka lebar dan matanya menampakkan sinar kegembiraan.
"Enak!" ucap Wanwan membuag Rara yang tadi ngambek juga jadi penasaran dnegan Lolipop tersebut.
Seakan paham, Feng langsung menyodorkan Lolipop yang Ia sudah buka pada Rara dan Rara langsung menjilatnya seperti Wanwan.
Matanya langsung terbuka lebar begitu beberapa kali menjilatnya, Ia langsung memakan Lolipop tersebut dengan semangat bahkan Rara langsung menggigit dan mengemutnya.
"Lagi!" ucap Rara menyodorkan tangannya, Feng mengangguk namun menatap Rara terlebih dahulu.
"Maafin dulu baru nambah lagi Lolipopnya," Ucap Feng membuat Rara terdiam beberapa saat menimbang nimbang namun akhirnya mengangguk juga.
Feng langsung mengeluarkan 1 Lolipop lagi dan memeberikannya pada Rara yang langsung diterima dengan girang oleha Rara yang langsung menjilatnya.
Feng sendiri juga membuka 1 Lolipop yang tersisa kemudian mulai memakannya.
...- - - ...
Istana Kekaisaran Bulan
"Maaf Kaisar, Tuan Putri, Hamba tak bisa menemukan jejak sama sekali tentang siapa Orang bertopeng tersebut, Hamba sudah bertanya pada Nona Yin namun Nona Yin berkata bahwa setelah membayar Orang Bertopeng itu tiba tiba hilang," lapor seorang Pria dnegan pakaian hitam yang memiliki lambang Bulan sabit di punggugnya.
Setelah pulang dari pelelangan, Tuan Putri Kerajaan Bulan memang langsung memberitahukannya pada Kaisar yang merupakan Ayahnya tersebut.
Kaisar Kekaisaran Bulan yang juga penasaran akan sosok bertopeng yang diceritakan oleh Putrinya tersebut langsung menyuruh Orang menyelidikinya namun saat kini Orang tersebut kembali Ia sama sekali tak mengetahui sedikitpun tentang Pria bertopeng tersebut.
Kejadian yang sama juga terjadi di Keluarga Bangsawan dan Sekte Alirah Hitam, Putih dan Netral.
Salah satunya adalah Sekte Naga Langit.
Zrasssh...
Puk...
Kepala Orang yang disuruh oleh Patriak Sekte Naga Langit untuk mencari berita tentang Feng kini telah terpisah dari tubuhnya.
"Dasar tak berguna! Aku harus menemukan Orang bertopeng tersebut dan merekrutnya agar Sekte Naga Langit bertambah kuat," ucap Patriak Sekte Naga Langit sambil tersenyum licik.
...- - - ...