The System

The System
Latihan 6



3 Hari kemudian...


Feng dan Rara sedang duduk bermeditasi Sore itu, semenjak menyelesaikan latihan pertama, Kultivasi dan Tanda Neraka Feng kembali begitu juga dengan Rara, hanya ada satu yang belum kembali yaitu System Feng. Berkat latihan pertama itu juga kini Kultivasi Feng dan Rara bertambah cepat, kini Feng sedikit lagi menuju Tingkat Langit lapis 2 sedangkan Rara sedikit lagi menuju Tingkat Langit lapis 1.


"Kalian sudah siap untuk latihan selanjutnya?" tanya Nenek Ki yang tiba tiba muncul di hadapan Feng dan Rara, Feng dan Rara langsung membuka matanya kemudian mengangguk siap, Nenek Ki mengangguk kemudian bersiul.


Setelah siap siulan Nenek Ki dari langit terbanglah 2 Naga besar berwarna Merah dan Biru, Naga itu terbang ke arah Nenek Ki, Feng dan Rara. Setelah tinggal beberapa meter lagi, Naga itu berubah menjadi cahaya dan melayang ke samping Nenek Ki.


Setelah cahaya itu hilang akhirnya tampaklah 2 Orang Manusia, Laki laki dan Perempuan, si Laki laki dan Perempuan yang tampak sangat tampan dan cantik walau secara penglihatan sebenarnya lebih tampan dan cantik Feng dan Rara namun tak bisa dipungkiri 2 Orang itu juga tampan dan cantik.


"Baiklah, latihan Kalian yang kedua adalah menelusuri Pulau ini sampai Kalian mendapatkan sebuah mutiara berwarna merah dan biru,' ucap Nenek Ki, Feng dan Rara yang mendengar itu mengangguk paham.


"Tapi... Kalian harus pergi sendiri sendiri yang artinya Kalian tidak bisa pergi bersama," ucap Nenek Ki tersenyum, Feng dan Rara yang mendengar itu tentu saja terkejut, Mereka berdua jelas kemana mana slalu bersama apalagi saat latihan dan ujian seperti yang di berikan Penguasa Dunia dulu.


"Tidak bisakah itu diganti?" tanya Feng, Ia sendiri mungkin bisa bisa saja pergi tanpa Rara walau berat tapi bagaimana dengan Rara? Memikirkan itu saja membuat Feng tambah berat meninggalkan Rara pergi sendiri.


"Tidak bisa, jadi apa Kalian siap?" tanya Nenek Ki lagi, Feng terdiam mendengar hal tersebut.


"Siap!" Feng terkejut saat mendengar Rara menjawab seperti itu, Ia memandang wajah Rara yang tak ada sama sekali keraguan padanya, Feng memandang wajah Rara dengan khawatir.


"Feng Gege, latihan ini biar Kita tambah kuat, biar Feng Gege bisa jagain Rara dan Rara bis bantu Feng Gege, Rara gak papa kok," ucap Rara tersenyum pada Feng, Feng yang melihat senyum dan kata kata kedewasaan yang keluar dari mulut Rara tersebut hanya bisa tersenyum mengelus rambut Rara.


"Baiklah, tapi ingat apapun yang terjadi, Aku slalu menunggumu jadi harus kembali dengan selamat yah," ucap Feng, Rara mengangguk tersenyum memeluk Feng yang dibalas pelukan juga oleh Feng. Nenek Ki yang melihat itu tersenyum tipis, kemudian menunjuk 2 Naga yang berubah menjadi Manusia tadi.


"Kemudian 2 Naga ini akan menunggu di tempat Mutiara berada, jadi saat Kalian menemukan 2 Naga ini berarti Kalian sudah dekat dengan tempat Mutiara itu berada," ucap Nenek Ki, Feng dan Rara mengangguk paham, kemudian Nenek Ki kembali bersiul dan 2 Orang itu kembali menjadi Naga dan terbang masuk ke pedalaman Pulau.


- - -


Kekaisaran Matahari...


Orang orang dalam ruangan itu adalah Orang orang paling penting dan kuat di Kekaisaran Matahari, salah satunya Kaisar Yun, Mentri dan Patriak Cao, hanya Leluhur Kekaisaran Matahari yang tak hadir karna masih dalam latihan menaikkkan kultivasi nya, kini semua Orang di ruangan itu tersenyum menatap sebuah portal hitam di depan Mereka, tak lama setelah itu keluarlah 50 Makhluk berbentuk Manusia dengan tanduk di kepala Mereka dan sayap di punggung mereka, kulit Mereka berwarna hitam dan merah sedangkan pakaian yang Mereka gunakan sudah usang dan lama.


"Hahaha... Selamat datang para Budakku," ucap Kaisar Yun sombong menyebut para Iblis itu Budak, bukan Pahlawan seperti yang Ia sebutkan pada Manusia yang berasal dari Bumi, hal itu di karenakan Kaisar Yun tahu bahwa kini Iblis Iblis itu lebih lemah darinya dan memiliki segel kesetiaan yang tak dapat di hancurkan kecuali memiliki Kultivasi setingkat Surka.


"Hormat kaisar," ucap para Iblis itu berlutut di hadapan Kaisar Yun, melihat hal tersebut semua Orang di ruangan itu tertawa bahagia dan sombong.


"Hahahaha... Dengan ini, Aku akan menguasai seluruh Dunia.


"Hidup Kekaisaran Matahari," teriak Orang orang di ruangan itu.


"Hidup Kaisar Yun," teriak yang lainnya, Orang orang di ruangan tersebut kemudian saling bersorak sorak bahagia.


Tanpa Mereka sadari salah seorang Iblis di antara 50 Iblis itu tersenyum, Iblis yang tersenyum itu adalah Raja Iblis sedangkan 49 lainnya adalah Orang kepercayaan Raja Iblis yang paling kuat dan setia yang Ia punya, Ia sudah mempunyai rencana dan hal itu sudah Ia sampaikan ke Orang orang kepercayaannya, maka kini tinggal Mereka memulai rencana tersebut.


"Baiklah, Kalian para Budakku, ikutilah Prajurit itu dan latihanlah bersama Mereka dan cepatlah menjadi kuat agar bisa berguna untukku," ucap Kaisar Yun menunjuk salah seorang Prajurit, Para Iblis itu mengangguk kemudian mengikuti Prajurit Iblis itu dengan senyum tersembunyi di muka Mereka.


- - -