
[System : On]
"Status!"
[Status :
Nama : Feng
Tingkat Kultivasi : Langit Lapis 1
Pondasi : Berlian
Akar Roh : Kegelapan, Cahaya, Racun, Angin, Air, Api, Tanah
Teknik Budidaya : 7 Tanda Neraka {3 Tanda Penuh}
Teknik Lainnya : Aura Kematian, Segel Semesta, Alchemist Bulan, Jurus 1000 Jarum.
Senjata : Jarum Jiwa
Point : 1 Juta 200 Ribu
>> Toko
>> Gacha
>> Keluarga
>> Penjualan
>> Dunia kecil]
"Hem... Apakah ada yang berubah saat Ruang Latihan menjadi Dunia kecil?" tanya Feng.
[Ada Tuan! Dunia kecil ini bagai Dunia milik Tuan sendiri yang Tuan dapat bawa kemana mana, Makhluk hidup juga dapat tinggal di dalamnya]
"Hm... Setidaknya ini lebih baik," gumam Feng.
"Oh lalu bukankah Aku mendapat warisan dari Nenek Ki?"
[Benar Tuan : Kitab 99 Matahari dan Gelang Bulan]
[Kitab 99 Matahari (Misterius) : Saat dilatih akan membuat sebuah Matahari kecil, semakin banyak semakin kuat dan puncaknya dapat membuat 99 Matahari asli]
Feng terdiam mendengar penjelasan System, 99 Matahari Asli?! Astaga! bukankah itu sudah terlalu Over Power.
"Oh lalu Misterius yang Kau maksud disini apa?" bingung Feng.
[Tingkatan Misterius adalah Tingkatan yang lebih tinggi dari Roh Tuan]
"Lebih tinggi dari tingkat Roh?!"
[Ya Tuan, tapi tingkatan ini sangat jarang di temukan di Alam Semesta, perbandingannya 1 : 1000]
"Alam semesta? 1 :1000? Artinya dari 1000 Dunia seperti ini hanya ada satu Kitab tingkatan ini?" gumam Feng terkejut.
[Benar Tuan]
"Ok baiklah, Kau memang selalu mengejutkanku atas segala hadiahmu, lalu apa lagi Warisannya?"
[Gelang Bulan (Roh) : Dapat menyerap Qi murni yang lembut, dan Gelang ini juga punya Roh penjaga yang akan menjaga Pemiliknya]
"Eh? Roh yang menjaga Pemiliknya? bukankah harusnya menjaga Bendanya?" bingung Feng.
"Cik~Tentu saja Aku berbeda Tuan," seekor Anak Ayam tiba tiba muncul di depan Feng.
"Ayam?" bingung Feng melihat anak Ayam berwarna putih didepannya tersebut.
"Hmph! Aku bukan Ayam Tuan Cik~" ucap Anak Ayam itu menggembungkan pipinya.
"Lalu?"
"Cik~ Aku adalah Burung Penguasa Bulan! Penjaga Roh Gelang Bulan, karna kini Tuan yang memiliki Gelang itu maka Tuan adalah Tuanku Cik~" jelas Anak Ayam itu, Feng mengangkat sebelah alisnya mendengar penjelasan Anak Ayam itu.
"System cek statusnya,"
[Status :
Nama :
Ras : Burung Penguasa Bulan
Tingkatan : Tinggi
Burung Penguasa Bulan adalah salah satu dari Hewan yang jarang di temui dan Ia terkenal akan kecepatannya di antara para Hewan Buas]
"Tapi kenapa wujudmu seperti Anak Ayam begini?" tanya Feng.
"Ah itu karena jika berubah menjadi wujud sebenarnya akan cepat menghabiskan kekuatan Tuan," ucap Anak Ayam itu.
"Hm.. begitu rupanya," paham Feng mengangguk.
"Oh karena Tuan adalah Tuanku sekarang, maka silahkan berikan nama," ucap Anak Ayam itu bersemangat.
"Ah... Aku akan memberimu pada Istriku jadi Dia juga yang akan memberimu nama," ucap Feng tersenyum.
"Yahh... Baiklah kalau begitu Tuan," ucap Abak Ayam itu kecewa, Feng tersenyum mengelus Anak Ayam itu.
"Tenang saja, Kau pasti menyukai Istriku," ucap Feng tersenyum.
"Baik Tuan," ucap Anak Ayam itu kemudian berubah menjadi Gelang berwarna Putih dengan beberapa corak di atasnya.
Feng kemudian menyimpan Gelang itu lalu kembali bertanya pasa System.
"System bukankah ada 3 Kotak hadiah misterius yang belum ku buka?" tanya Feng.
[Benar Tuan, apakah Tuan akan membukanya?]
"Ya,"
[Ding! Membuka 3 Kotak Hadiah Misterius ]
[Ding! Selamat Tuan mendapat : 400K Point, 400K Point dan 100 Botol air Kehidupan]
Feng tersenyum senang saat tau Ia mendapat Air kehidupan.
"Pas sekali sesuai apa yang ku rencanakan,"
"Oh ya System, berapa Pointku sekarang?"
[Ding! Point : 2 Juta]
Feng mengangguk senang, kemudian bangkit tersenyum lebar menatap langit.
"Petualanganku kembali dimulai,"
...- - -...
Pagi Hari...
"Ra, sini ada hadiah untuk Ra'er," ucap Fwng tersenyum, Rara yang baru menyelesaikan sarapannya langsung bangkit dari mejanya lalu berjalan dan duduk di kasur tepat di depan Feng.
"Hadiah apa Feng Gege? Makan? Kue? atau... Wortel?" semangat Rara, Feng tersenyum menyentil kening Rara.
"Makanan terus pikirannya," ucap Feng tersenyum.
"Auhh... Feng Gege... Sakiiit~" rengek Rara, Feng tertawa kecil kemudian maju mengecup kening Rara yang Ia sentil tadi.
Cup...
"Dahkan, gak sakit," ucap Feng tersenyum, Rara mengangguk balas tersenyum kemudian memeluk Feng erat.
"Hadiahnya apa?" tanya Rara mendongak menatap Feng dengan mata polosnya, Feng tersenyum kemudian mengeluarkan Gelang Bulan dari Cincin Penyimpanannya.
"Gelang?" tanya Rara, Feng mengangguk, tiba tiba Gelang itu bersinar lalu berubah menjadi Anak Ayam dan langsung bersujud di hadapan Rara.
"Cik~Salam Sang Permaisuri," ucap Anak Ayam itu, Rara menatap Anak Ayam itu kebingungan sedangkan Feng tersenyum.
Memang sejak semalam saat pertama kali Feng bertemu Anak Ayam itu, Ia sudahencari tahu seluruh Informasi tentang Burung Penguasa Bulan itu di Informasi Semesta.
Hal yangengejutkan Feng saat tau bahwa dulu Burung Penguasa Bulan adalah salah satu bawahan Dewi Kehidupan yang merupakan Roh bela diri Rara saat ini.
Itu sebabnya Feng memutuskan untuk memberikan Gelang itu pada Rara.
"Feng Gege, Anak Ayam itu kok bisa ngomong?" bingung Rara, Feng tersenyum mengelus rambut Rara lembut.
"Iya, Anak Ayam itu sekarang menjadi Pelayan Rara, jadi Rara bisa suruh dia terus, tapi Rara harus kasih dia nama dulu," jelas Feng, Rara mengangguk senang kemudian terdiam kemudian meletakkan telunjuknya di depan bibir berpikir.
"Ah... Karna Anak Ayam, Rara mau kasih namanya Anan aja ya," ucap Rara, Feng mengangguk tersenyum, Anak Ayam atau Anan bersujud kemudian berubah menjadi cahaya dan menjadi Gelang di tangan Rara.
"Terima kasih Permaisuri," ucap Anan.
"Eh? Kok jadi gelang lagi, Anan! Tolong cariin Rara Kue dulu!"
...- - -...
...Instagram : @t_riq__...