The System

The System
Hadiah



"Wangwang kenapa diam?" tanya Rara memiringkan kepalanya didepang Wang Yi.


Sontak hal tersebut membuat Wang Yi terkejut hingga terjatuh kebelakang, Rara hanya mengangkat bahunya tak tau lalu berbalik mendekati gerbang kediaman Tuan Kota.


Wang Yi yang melihat itu jantungnya sudah berdetak kencang, Ia langsung berpikiran bahwa Rara akan menendang hancur gerbang itu atau membakarnya.


Namun realita tak selalu fakta.


Tok...


Tok...


Tok...


"Halo ada Orang? Rara sama Wangwang mau masuk ni," ucap Rara mengetuk gerbang tersebut.


Mulut Wang Yi terbuka lebar melihat hal tersebut.


...- - -...


Disisi lain, Feng kini tengah berjalan dengan santai menuju Kediaman Tuan kota.


"Feng!" panggil seseorang, Feng menoleh melihat siapa yang memanggil dirinya.


Orang tersebut adalah Di Shi yang tengah berbelanja sesuatu, didekatnya juga tampak Old Xi yang juga ikut berbelanja.


Feng mengangkat alisnya menatap Di Shi, Old Xi yang berada disamping Di Shi juga langsung menoleh begitu Di Shi memanggil nama Feng.


Di Shi dan Old Xi akhirnya berjalan mendekati Feng.


"Kau ingin kemana Feng?" tanga Old Xi menatap Feng.


"Em... Aku ingin memberi hadiah untuk Tuan Kota," jawab Feng seadanya.


Old Xi dan Di Shi mengerutkan keningnya menatap Feng bingung, Mereka berdua juga sudah mendengar berita tentang Tuan Kota yang memiliki hubungan dengan Organisasi Racun Emas.


"Hadiah apa?" tanya Di Shi penasaran.


"Hadiah yang tak akan pernah Tuan Kota itu lupakan hingga mati," jawab Feng tersenyum seram, bahkan Old Xi dan Di Shi merinding begitu melihat senyuman itu.


"Kalau Kalian mau tau maka ikutlah," lanjut Feng, Old Xi dan Di Shi mengangguk setujua kemudian Mereka mulai berjalan bersama menuju kediaman Tuan Kota.


"Oh, dimana Gadis kecil itu?" tanya Old Xi saat melihat Rara tak bersama Feng padahal biasanya Mereka selalu menempel dimana pun.


"Rara? Dia sudah berkunjung duluan dengan Wang Yi," jawab Feng, Old Xi dan Di Shi lagi lagi mengerutkan dahinya melihat tingkah Feng.


...- - -...


"Penyusup!"


Zrasssh...


Badan Prajurit yang berteriak tadi langsung dipotong oleh Rara.


Di bekang Rara, Wang Yi menelan ludahnya.


Dengan alasan kesal Rara bahkan telah membantai seluruh Orang mulai dari gerbang kediaman Tuan Kota hingga kini sampai di Mansion Tuan Kota.


{Mansion : Semacam tempat tinggal yang mewah dan besar}


Wang Yi benar benar tak menyangka, Gadis kecil yang dulu pernah Ia goda adalah Gadis sadis yang membunuh hanya karna kesal.


"Siapa yang berani menyusup ke Kediaman Tuan Kota ini?!" teriak sebuah suara diikuti dengan munculnya seorang Pria buncit, dan 3 Orang dengan jubah emas.


Orang orang tersebut alias Tuan Kota dan para Petinggi Organisasi Racun Emas terkejut saat ada Prajurit yang berteriak bahwa ada Penyusup.


Tanpa berkata kata, Mereka langsung melesat mencari Penyusup tersebut namun Mereka malah bertemu dengan Gadis kecil tampak banyak mayat yang bertebaran di sekililingnya.


Wang Yi yang melihat penampilan Tuan Kota langsung saja merasa jijik begitu juga dengan Rara.


"Kalian! Ka-"


Zrasssh...


Rara langsung memenggal kepala Tuan Kota tersebut, hal ini tentu saja mengejutkan banyak Orang termasuk 3 Petinggi tadi.


Kini Mereka menatap Rara waspada karna merasa Rara tak selemah yang Mereka lihat.


"Siapa Kalian?! dan apa tujuan Kalian?" ucap 3 Petinggi itu sambil memasang kuda kudanya dan mengeluarkan Roh Bela Dirinya.


Sunyi~


"Oh iya, Kita ngapain ya Wangwang?" tanya Rara bingung dan polos menatap Wang Yi.


Wang Yi dan 3 Orang itu menganga mendengar itu, Rara bahkan tak tau untuk apa Ia kesini tapi Ia bahkan telah membantai hampir 80% Orang di kediaman Tuan Kota ini.


"Kami ingin memberi Kalian hadiah," sebuah suara terdengar menyahut. Rara, Wang Yi dan 3 Orang tadi menoleh melihat seorang Pemuda berjalan santai mendekati Mereka.


"Jangan main main! Apa maksudmu datang kesini?!" teriak geram salah satu dari 3 Orang tersebut.


Feng hanya menangguk angguk kemudian mengayunkan tangannya diikuti dengan segunung mayat dan potongan Manusia.


Semua Orang disana kecuali Feng dan Rara tercengang begitu melihat Gunung mayat tersebut.


"K-kau!" ucap 3 Orang itu dengan wajah merah marah, Mereka tentu saja mengenali mayat mayat tersebut.


Itu adalah mayat seluruh Anggota Organisasi Racun Emas!


"Ke_arat!" marah ketiganya lalu mengekuarkan Aura Tingkat Bumi dan Tingkat Langit.


Merasakan Aura tersebut membuat Di Shi langsung terjatuh sedangkan yang masih bertahan dengan santai adalah Feng dan Rara.


Old Xi sendiri sudah mati natian coba menahan Aura tersebut.


"Ckckck... Orang yang tak tau diri," decak Feng.


Wusssh...


Bilah Pedang muncul tak langsung meluncur kearah Feng, Feng yang melihat hal tersebut hanya mengibaskan tangannya.


Boom!


Krak...


Pedang tersebut langsung menabrak dinding patah, 3 Orang tadi menahan nafasnya begitu Feng dengan mudah menghalau serangan Mereka.


"Teknik Racun Jiwa!" ucap Orang berjubah emas itu kemudian kabut ungu langsung muncul dan menelan Feng serta yang lainnya.


Feng yang masuk ke dalam kabut ungu terdebut namun Ia tampak santai saja karna Ia tau kabut tersebut merupakan kabut ilusi.


Seekor Makhluk Raksasa muncul didepan Feng dengan wajah serannya, Feng hanya tersenyum sinis kemudian melambaikan tangannya.


Qi dari Element Angin Feng langsung membuat seluruh kabut disana hilang dan menanpakkan hanya Rara dan Feng yang masih berdiri santai.


Wang Yi, Old Xi dan Di Shi sudah terjatuh tak sadarkan diri.


"Uhuk... uhuk... Siapa sebebarnya Kalian berdua?!" batuk darah Orang yang mengeluarkan jurus barusan.


"Hm... Anggap saja Kami adalah Pengunjung yang tak di layani dengan baik," jawab Feng.


Mata 3 Orang itu terbuka, Mereka paham maksud Feng.


"Kau yang menyakiti Tuan Muda Luo?" tanya Mereka, Feng menggeleng lalu menunjuk Wang Yi yang tak sadarkan diri.


"Dia yang melukainya," ucap Feng tersenyun.


"Namun Aku yang akan mengakhirinya," sambung Feng kemudian mengeluarkan Jarum Jiwa dari jubahnya.


3 Orang tersebut langsung waspada saat Feng mengeluarkan senjatanya.


Feng melempar Jarum Jiwa ke salah satu di antara ketiganya.


Ting!


Orang tersebut berhasil menangkisnya.


"Hahaha... Kau kira Jarum kecil itu dapat membunuhku!" seru sombong Orang tersebut.


Feng hanya diam tersenyum.


Jlebb!


2 Orang temannya langsung terkejut saat sebuah Jarum bewarna emas tadi yang berhasil di tangkis Teman Mereka justru memiliki kesadaran sendiri dan membunuh Teman Mereka.


"Kau..."


Zrassh...


Feng memotong Orang Tingkat Langit tersebut kemudian menatao Rara.


"Ra kau urus sisa 1 Orang bodoh tersebut," ucap Feng kemudian berbalik mendekati Wang Yi, Old Xi dan Di Shi yang sudah tak sadar.


Rara mengangguk mengeluarkan Pedangnya.


"Ampu-"


Zrassh...


Rara memotong kepala Orang tersebut.


...- - -...