The System

The System
Kemenangan!



"Kau Gadis sunggu berani melawanku!" ucap Jendral Kekaisaran Bintang itu melihat Gadis berusia 12 tahun di depannya tersebut.


"Hmph, Feng Gege bilang Rara harus lawan Paman, jadi Rara lawan, tapi Paman malah ejek Rara, Rara jadi kesel kan," kesal Rara menggembungkan pipinya.


"Cih, kalo begitu mari Kita selesaikan dengan cepat," ucap Jendral itu mengeluarkan Roh Bela Dirinya, sebuah siluet Macan berwarna hitam keluar dari tubuh Jendral itu.


Itu adalah Macan Malam, Hewan Buas tingkat menengah serta Roh Bela Diri tingkat Bumi.


"Hey Gadis kecil, lebih baik keluarkan Roh Bela Dirimu atau Kau akan mati dengan cepat di tanganku!" ucap Jendral itu melihat Rara sama sekali tak mengeluarkan Roh Bela Dirinya, Rara menggeleng.


"Kata Feng Gege kalo keluarin Roh Bela Diri harus sama Musuh yang kuat, tapi kata Feng Gege Paman itu Tikus jadi Rara gak usah ngeluarin Roh Bela Diri ke Tikus," oceh Rara, Jendral Kekaisaran Bintang itu terdiam dengan emosi meluap luap.


"Beraninya Kau menghinaku! Cakaran Pembunuh!" serang Jendral Kekaisaran Bintang, seketika itu Jendral Kekaisaran melesat dengan cepat ke arah Rara sambil mengayunkan cakarnya, Rara juga dengan cepat menghindar sehingga cakaran itu hanya mengenai udara kosong.


"Kau! Bagaimana bisa..," ucap Jendral Kekaisaran Bintang, tentu saja Ia terkejut bahkan Orang pada tingkatan Langit saja pasti akan terkena dan terluka atas serangannya tadi namun Rara bisa lebih cepat menghindarinya.


"Bisa dong! Rara gitu lho, hihihi" ucap Rara mengibaskan rambutnya tertawa cekikikan.


"Kau..," ucap Jendral Kekaisaran Bintang semakin emosi.


"Hmph, sekarang gantian Rara yang serang ya Paman!" ucap Rara kemudian mengangkat telapak tangannya, seketika angin mulai berputar dengan cepat di atas telapak tangan Rara, semakin lama angin itu semakin besar dan cepat, bahkan beberapa daun dan benda yang tertarik ke dalam pusaran angin itu langsung terbelah habis.


Jendral Kekaisaran Bintang yang melihat itu kaget dan segera membuka mulutnya, Ia mengumpulkan semua Qi ke mulutnya hingga membuat sebuah bola Qi berwarna hitam.


"Terima ini Paman!" ucap Rara melemparkan pusaran angin itu cepat menuju Rara.


"Gelombang Malam!" ucap Jendral Kekaisaran Bintang itu mengeluarkan jurus terkuatnya, Qi yang tadi terkumpul di mulutnya melesat dengan cepat ke arah pusaran angin yang Rara buat.


BOOM!


...- - -...


BOOM!


Kaisar Kekaisaran Bintang yang mendengar suara itu dari arah tempat pertarungan Jendral Kekaisaran Bintang dan Gadis kecil tadi terkejut.


"Heh, sepertinya Rara sudah memulai pertarungannya, bagaimana jika Kita juga memulainya," ucap Feng tersenyum tipis, Kaisar Kekaisaran Bintang menggertakkan giginya dan segera mengeluarkan Roh Bela Dirinya.


Siluet Makhluk bersayap keluar dari tubuh Kaisar Kekaisaran Bintang itu, itu adalah Peri Bintang!


Hewan Buas Peri Bintang jarang di temukan karna sudah sangat langkah dan hampir punah, Hewan Buas ini ada pada tingkat Tinggi serta Roh Bela Dirinya yang berada pada tingkat Langit.


"Matilah Kau bocah! 17 Tebasan Pembunuh!" ucap Kaisar Kekaisaran Matahari itu mengeluarkan jurusnya, Ia mengibaskan sayapnya dan seketika itu 17 bilah berbeda ukuran berwarna hitam melesat ke arah Feng.


Feng hanya tersenyum sinis lalu memejamkan matanya.


"Tubuh Naga Bayangan," gumam Feng, kini tubuh Feng tampak aura berwarna hitam samar samar.


Wush~


Wush~


Wush~


Kaisar Kekaisaran Bintang membuka matanya lebar begitu mengetahui serangannya hanya menembus tubuh Feng, Tubuh Naga Bayangan memang membuat penggunanya memiliki tubuh seperti bayangan sementara waktu, bayangan yang tak dapat di sentuh dan di hancurkan.


"Ayolah, Aku sudah mendengar hal seperti berulang kali dari banyak Orang," ucap Feng kemudian tiba tiba melesat dengan cepat ke arah Kaisar Kekaisaran Bintang.


"Tapak Naga Tanah!"


Boom!


Kaisar Kekaisaran Bintang terpental saat terkena serangan Feng hingga menabrak beberapa pohon dan jatuh ke tanah.


Tap... Tap...


Feng menapakkan kakinya di hadapan Kaisar Kekaisaran Bintang tersebut.


"Kau sudaj kalah," ucap Feng, Kaisar Kekaisaran Bintang menatap Feng tapi tak bisa menggerakkan tubuhnya karna kesakitan, Feng memang menambah beberapa racun tadi saat melakukan serangan Tapak Naga Tanah.


"Hmph, Pasukanmu pasti kalah, bagaimana pun juga Pasukanku lebih banyak 10 kali lipat dari Pasukamu!" ucap Kaisar Kekaisaran Bintang dengan sinis, Feng tertawa kecil mendengar itu.


"Siapa bilang pasukan ku hanya segitu," ucap Feng, Kaisar Kekaisaran Bintang yang mendengar itu membuka matanya.


"Jangan jangan-" belum selesai Kaisar Kekaisaran Bintang itu menyelesaikan ucapannya ribuan Nyamuk tiba tiba memenuhi langit.


Ngiiing~


Suara Nyamuk nyamuk itu membuat seluruh Orang yang bertarung berhenti melihat itu, tiba tiba ribuan nyamuk itu melesat menuju arah Pasukan Kekaisaran Bintang.


Boom!


"Arggh!"


"Slash!"


"Argh!"


Nyamuk nyamuk itu begitu hinggap di tubuh Pasukan Kekaisaran Bintang beberapa meledak, beberapa berubah menjadi racun yang membunuh dan hal mematikan lainnya.


"Itu... Bagaimana mungkin!" ucap Kaisar Kekaisaran Bintang tersebut kaget, Feng hanya tersenyum tipis.


Nyamuk nyamuk itu tentu saja berasal dari Kakek Yu dan Yu Zi yang sudah berhasil mengembangkan senjata mematikan lainnya.


"Kau! Gadismu itu pasti sudah ma-" belum selesai Kaisar Kekaisaran Bintang itu bertanya lagi sebuah suara panggilan mengalihkan perhatiannya dan Feng.


"Feng Gege!" panggil Rara terbang turun sambil menarik kerah baju seorang lelaki besar yang merupakan Jendral Kekaisaran Bintang.


Kaisar Kekaisaran Bintang tak tahan untuk tak terkejut melihat itu, apalagi saat melihat tubuh Jendral Kekaisaran Bintang yang penuh luka sayatan.


"Gak Rara bunuh kan?" tanya Feng, Rara menggeleng memeluk Feng, Feng menoleh ke arah Kaisar Kekaisaran Bintang itu dengan senyum dingin.


"Kau sudah kalah!"


...- - -...


...Instagram : @t_riq__...