
"Bunuh Harimau itu Ra!"
Harimau itu yang mendengar itu kaget dan ketakutan.
"J-jangan! Ku mohon ja-Aaargh!!!"
Hanya butuh satu kali serangan untuk Rara membunuhnya, setelah Raja Mereka mati, para Harimau di sekitarnya langsung gemetaran ketakutan, kemudian Mereka langsung berbalik ingin kabur. Feng yang mengetahui itu hanya tersenyum tipis.
"Ingin kabur?" gumam Feng, kemudian mengangkat satu jarinya, dan dari satu jari itu keluar cahaya yang langsung melesat cepat membunuh Harimau harimau itu.
Selanjutnya Feng kembali menatap Serigala yang terbaring tak berdaya di depannya itu, Feng mengangkat tangannya, sebuah cahaya berwarna hitam kemudian membalut tubuh Serigala itu dan tak sampai satu menit cahaya itu menghilang di gantikan Serigala yang sudah sangat sehat itu.
"T-tuan, terima kasih!" ucap Serigala itu langsung bersujud ke Feng.
"Ingat, tak ada yang gratis di Dunia ini."
"Baik Tuan, Tuan menginginkan apa?" tanya Serigala itu masih dengan posisi sujud.
"Sekarang mari berjalan ke tempat Rakyatmu sekalian Kau jelaskan tentangmu dan Harimau tadi."
"Baik Tuan!"
...- - -...
"Saya adalah Raja dari Ras Serigala Pembunuh Tuan, salah satu Ras dari 7 Ras Hewan Iblis paling kuat dan berkuasa di Alam Iblis. Sedangkan Harimau tadi merupakan Raja dari salah satu Ras terkuat juga yaitu Ras Harimau Penghancur."
"Ras Serigala Pembunuh dan Ras Harimau Penghancur memang sudah menjadi musuh sejak dulu, Ras Harimau Penghancur selalu berambisi menguasai wilayah Ras Kami, namun Kami berhasil mempertahankannya karna setiap akan di lakukan serangan, Kami telah lebih dulu membunuh Pemimpin penyerangan itu."
"Nama Ras Kami adalah Serigala Pembunuh, sesuai namanya Kami hanya unggul dalam hal membunuh diam diam, masalah kekuatan Kami justru jauh berada di bawah. Sedangkan Ras Harimau Penghancur memiliki kekuatan yang kuat namun sayang sesuai namanya Mereka hanya pandai menghancurkan tak peduli apapun itu."
"Aku ceroboh karna tak tau bahwa Ras Harimau Penghancur akan menyerang Kami secara mendadak, bahkan Rajanya sendiri yang memimpin."
Feng hanya diam dengan wajah dingin mendengar cerita Raja Serigala Pembunuh itu, berbeda dengan Rara yang mengangguk paham sesekali bertanya.
"Kita sudah sampai Tuan," ucap Raja Serigala begitu melihat gerombolan Serigala yang tampak berjalan akan pergi itu, Raja Serigala itu meminta izin pada Feng dan langsung menyusul rombongan itu.
"Itu Raja!"
"Dimana?!"
"Iya, itu Raja!"
"Raja masih hidup! Apakah Harimau harimua itu berhasil di kalahkan?!"
Raja Serigala berjalan naik ke atas sebuah batu agar bisa menatap Rakyatnya itu, seketika semua Rakyatnya langsung bersujud padanya.
"Hormat Sang Raja!"
Raja Serigala mengangguk menerima penghormatan itu kemudian menyuruh semua Rakyatnya kembali ke posisi biasa dan mulai berbicara.
"Hari ini, Kita telah di beri keberuntungan besar oleh Semesta, Hari ini saat Ras Harimau itu menyerang sungguh membuat Kita kaget dan langsung kalah, begitu juga dengan diriku tadi."
"Namun Semesta memberi Kita keberuntungan dengan mengirim seseorang hang telah menolong Kita, Orang itu adalah Tuan itu," ucap Raja Serigala itu sambil menunjuk Feng, seketika semua Rakyatnya menoleh melihat Feng dan langsung bersujud.
Feng hanya melihaf itu dengan diam dan wajah dinginnya, berbeda dengan Rara yang melambaikan tangannya layaknya seorang Artis.
"Jika tak ada Tuan Penyelamat, mungkin Aku, tidak, Kita semua akan mati hari ini. Jadi sekarang Aku umumkan bahwa Tuan Penyelamat memiliki hak khusus terhadap semua Ras Serigala Pembunuh!"
"Hidup Tuan Penyelamat!"
"Hidup Raja Serigala!"
"Hidup Ras Serigala Pembunuh!"
...- - -...
"Tuan, Tuan akan kemana setelah ini?" tanya Raja Serigala itu, Ia tau bahwa Feng pasti tak akan selalu tinggal di tempat Ras Serigala Pembunuh.
"Feng Gege sama Rara mau cari misteri di Alam ini, Anjin_ kecil!" jawab Rara, muka Raja Serigala Pembunuh itu tampak sedikit jelek saat Rara masih memanggilnya Anj_ng kecil, tapi mengingat betapa kuat dan bagaimana Rara tadi membunuh Raja Harimau Penghancur membuat tubuhnya merinding ketakutan.
"Misteri? Maksud Tuan, Misteri warisan Alam Iblis?" tanya Raja Serigala Pembunuh itu. Feng yang mendengar itu langsung menoleh menatap Raja Serigala Pembunuh itu.
"Misteri apa itu?" tanya Feng.
"Itu adalah mitos yang sudah umum di Alam ini Tuan, konon katanya dulu Kaisar Iblis memiliki Guru yang bukan berasal dari Alam ini, Gurunya juga memberi sebuah jurus yang tingkatannya di luar akal, kabarnya hanya cukup dengan satu jurus itu dapat menghancurkan bukan hanya Alam ini tapi Dunia ini!"
"Namun saat Perperangan Iblis melawan Dewa dulu, Kaisar Iblis hampir kalah dan menggunakan jurus ini untuk mengakhiri perperangan itu, jurus ini kemudian hilang bersamaan dengan Kaisar Iblis yang juga menghilang."
"Menurut mitos yang beredar, jika Kita bisa membuat Tanda bintang penuh semuanya, maka Kita akan mendapat petunjuk akan dimana Jurus itu berada, namun memenuhi tanda bintang tak semudah itu, Raja Iblis sekarang saja kabarnya masih membutuhkan 1 setengah bintang lagi untuk penuh seutuhnya."
Feng terdiam memikirkan ucapan Raja Serigala Pembunuh itu, Ia memang tak pernah mengetahui hal itu dari Kaisar Iblis, kecuali tentang Kitab Yin Yang untuk Ran.
Namun Kaisar Iblis mengatakan bahwa Kitab itu untuk Kultivasi bukan jurus, berarti masih ada satu lagi Jurus yang di berikan Guru Kaisar Iblis yang tak Ia beritahukan pada Feng.
Baiklah, Feng memutuskan untuk mencari Jurus itu jika benar benar ada, masalah misteri lainnya, mungkin Ia akan menemukannya nanti saat di perjalanan.
"Tuan bolehkan Aku memberi saran?" ucap Raja Serigala Pembunuh, di jawab anggukan oleh Feng.
"Jika Tuan ingin keluar, maka lebih baik Tuan menyamar, karna Tuan bukan seorang Iblis, sedangkan di Alam ini seluruhnya adalah Iblis," saran Raja Serigala Pembunuh itu, Feng mengangguk.
"Bagaimana caraku menyamar?" tanya Feng, Raja Serigala itu ganti mengangguk.
"Silahkan Tuan ikuti Aku," ucap Raja Serigala Pembunuh, Feng dan Rara mengangguk kemudian mengikutinya.
Raja Serigala Pembunuh itu berjalan memasuki sebuah Gua, Gua itu tampak biasa dari luar, namun Feng jelas tau itu bukam Gua biasa. Aura yang di keluarkan Gua itu sungguh berbeda dan kuat.
Feng dan Rara berjalan memasuki Gua itu mengikuti Raja Serigala Pembunuh itu, tak lama Mereka berjalan, akhirnya sampai ke tempat yang ingin di tunjukkan Raja Serigala Pembunuh.
Itu adalah sebuah ruangan besar, di tengah ruangan besar itu terdapat sebuah kolam lebar yang memiliki air berwarna merah, dari kolam itulah Feng merasakan aura yang sangat kuat.
"Tuan, ini adalah Kolam Darah Iblis, biasanya Kolam ini di gunakan untuk para jenius Ras Serigala Pembunuh untuk meningkatkan kultivasinya, selain itu kolam ini juga bisa memberi Kita aura Iblis yang sangat kuat."
...- - -...