The System

The System
Membangkitkan Kaisar Iblis



"Menyebarlah, dan coba cari Informasi," ucap Kaisar Iblis, Bawahannya mengangguk kemudian berjalan menyebar begitu juga dengan Raja Iblis.


Raja Iblis sendiri juga langsung berjalan mencari aura Kaisar Iblis, saat Ia masuk Desa tadi Ia sempat merasakannya walau hanya samar samar sehingga Ia tambah yakin kalau Kaisarnya minimal pasti pernah ke sini. Aura samar samar yang di rasakan Raja Iblis membawanya ke depan sebuah Rumah besar, di depan Rumah tersebut terlihat seorang Nenek nenek sedang menyapu halaman depannya.


"Permisi," ucap Raja Iblis itu sopan, Nenek nenek yang sedang menyapu halaman itu menoleh.


"Ya, ada yang bisa di bantu?" tanya Nenek nenek itu, Raja Iblis terdiam sejenak hingga kemudian bicara.


"Apakah ada sesuatu di Rumah ini yang berkaitan dengan Iblis?" tanya Raja Iblis, Nenek nenek itu yang mendengar hal tersebut langsung menjadi waspada terhadap Orang di depannya.


Raja Iblis yang tau bahwa Nenek nenek di depannya menjadi waspada hanya menghela nafas.


"Aku tidak bermaksud jahat kok Nek, Aku hanya ingin tau karna hal itu berhubungan dengan seseorang yang kini tengah Ku cari," jelas Raja Iblis, Nenek itu hanya diam tetap tak menurunkan kewaspadaannya. Raja Iblis menghela nafas, bagaimanapun juga Ia tak boleh memaksa Nenek di depannya sebelum Ia secara sukarela yang ngomong.


Raja Iblis kemudian mengigit ujung jarinya hingga berdarah, "Aku bersumpah dengan darah tidak akan mengganggu apapun di Rumah ini baik itu baik atau buruk," ucap Raja Iblis, Nenek itu yang melihat Orang asing di depannya bersumpah seperti itu akhirnya mulai percaya.


"Masuklah, Kita ngobrol di dalam," ucap Nenek itu berjalan ke dalam, Raja Iblis mengangguk mengikutinya berjalan memasuki Rumah.


...- - -...


"Jadi benar Kaisar Iblis menjadi Roh beladiri, dan itu berada di tubuh seorang Anak kecil?" tanya Bawahannya pada Raja Iblis, Raja Iblis mengangguk.


Ia tadi juga sempat terkejut mendengar cerita itu dari Nenek itu.


"Lalu dimana Cucu Nenek sekarang?" tanya Raja Iblis pada Nenek Zi, Nenek Zi menghela nafas.


"Saat itu datang seorang Pemuda bersama Gadisnya, Ia membantu menyembuhkan Cucuku dan membantu Desa ini, setelah itu Ia mengangkat Cucuku menjadi Muridnya dan membawanya pergi untuk di latih," jelas Nenek Zi menghela nafas berat, bagaimanapun Ia juga sudah berpisah beberapa Tahun dengan Cucunya sehingga Ia juga rindu pada Cucunya tersebut.


Raja Iblis yang mendengar penjelasan Nenek Zi menghela nafas, ternyata Ia belum mencapai titik akhir pencariannya.


"Kalau Kalian mau menginaplah agak beberapa hari di sini, Aku akan kirim surat ke Pemuda itu dan menanyakan kabar Cucuku," ucap Nenek Zi, Raja Iblis dan bawahannya ysng mendengar itu mengangguk bersemangat.


...- - -...


"Kau sudah siap?" tanya Feng pada Ran yang kini tengah duduk bersila di depannya, Ran mengangguk yakin.


"Pejamkan matamu dan fokuskan semua indramu untuk memasuki Ruang batinmu," ucap Feng memberi arahan, Ran menutup matanya mengikuti arahan Feng dengan patuh.


Feng yang duduk bersila di belakang Ran menempelkan telapak tangannya di punggung Ran lalu memejamkan matanya.


Alam Batin...


Ran membuka matanya, 'Ini dimana?' pikirnya melihat ruangan di sekitarnya.


"Kau sekarang berada di Alam Batin," sebuah sura terdengar, Ran menoleh melihat seseorang berjalan mendekatinya, itu Feng!


"Kau memiliki Roh beladiri Spesial sehingga cara membangkitkannya juga akan berbeda, ikutilah Aku," ucap Feng berjalan pergi, Ran mengangguk berjalan mengikuti Feng.


Mereka terus berjalan hingga sampai ke pinggir sebuah Danau luas, Danau yang airnya berwarna merah darah, Ran yang melihat itu meneguk air liurnya sedikit merinding.


"Kau lihat itu," ucap Feng menunjuk ke tengah Danau, Ran melihat yang di tunjuk Feng, itu sebuah tiang yang di atasnya tergantung seekor Makhluk! Ran menoleh menatap Feng seakan bertanya, apakah itu Roh beladirinya, Feng mengangguk.


"Roh beladirimu adalah Kaisar Iblis, dimana Ia merupakan salah satu tokoh Legenda di antara 3 Alam, Ia kini masih tertidur karna Ia harus membangunkanmu agar Aku juga bisa melatihmu dan membuatmu membangunkannya kembali," jelas Feng, Ran terdiam seakan tak percaya Ia mendapat Roh beladiri seluar biasa itu.


"Baiklah, Aku akan membangkitkannya dan ini mungkis sedikit sakit, jadi tahanlah," ucap Feng, Ran mengangguk kemudian mengambil posisi duduk bersemedi.


Perhalan Qi kegelapan di dalan tubuh Feng mengalir masuk ke dalan tubuh Ran membuat tubuhnya mulai bercahaya samar samar, sebuah aura juga perlahan muncul dari dalam tubuh Ran.


Rara dan Fay yang melihat itu sedikit menjauh tetap dengan cemilan di mulut Mereka.


...- - -...


Raja Iblis yang sedang menyeruput Tehnya tersedak begitu merasakan aura yang sangat di kenalnya samar samar muncul, Ia tak langsung bertindak namun memutuskan untuk mengamatinya terlebib dahulu sampai Ia tau dengan pasti asal aura tersebut.


...- - -...