
"Air Kehidupan!" ucap Raja Serigala Malam terkejut sekaligus tak percaya, Feng menyadari itu dan hanya diam kemudian mengeluarkan sebotol Air Kehidupan dan melemparkannya pada Raja Serigala. Raja Serigala terdiam sejenak memperhatikan air di dalam botol itu, beberapa saat kemudian Ia nampak melompat kaget dengan badan gemetar tak percaya.
"I-ini... L-legenda... Air Kehidupan!" ucap Raja Serigala gemetaran, Feng yang melihat reaksi itu tak terkejut sama sekali, Air Kehidupan memang merupakan sebuah legenda saja, namun bagi Feng itu hanya seperti air mineral, Ia memiliki banyak stok.
"Ambillah itu," ucap Feng lagi lagi membuat Raja Serigala itu terkejut dan menatap Feng memastikan, Feng mengangguk dengan wajah dinginnya. Seketika itu Raja Serigala langsung bersujud di hadapan Feng dengan badan gemetaran dan air mata terus mengalir.
"Terima kasih banyak Tuan, Terima kasih banyak!"
Feng hanya membalas itu dengan lambaian tangan dan berjalan akan masuk ke kediamannya.
"Oh, Aku juga sudah menyempurnakan Kolam Darah Iblis Kalian itu," lanjut Feng sebelum benar benar masuk ke kediamannya dan menutup pintunya, setelah Feng pegi Raja Serigala baru mengangkat kepalanya menatap ke arah kediaman Feng.
"Tuan, yakinlah bahwa suatu hari Aku akan membalas segala jasa Tuan, dengan apa yang Tuan berikan Aku akan membuat Ras Serigala Pembunuh menjadi Ras nomor satu di Alam ini, dan saat seperti itu Tuan bisa meminta apa saja kepada Kami," ucap Raja Serigala itu dengan tekad membara dalam dadanya untuk membalas segala budi Feng. Tanpa Ia sadari sebenarnya Feng masih mendengar apa yang Ia ucapkan, Feng tersenyum tipis mendengar itu.
"Aku menunggunya."
Raja Serigala kini berlari cepat menuju Kolam Darah Iblis, Ia masuk ke dalam gua dan langsung merasakan energi berkali kali lipat yang berasal dari Kolam Darah Iblis, Ia langsung menuju kolam darah iblis dan mengeceknya, seketika badannya kembali gemetar tak percaya.
"I-Ini... Berkali kali lipat lebih kuat dari sebelumnya!" meski sudah berkali kali di beri kejutan oleh Feng dengan segala tindakannya, Raja Serigala tak bisa tak kembali terkejut oleh hal yang di buat Feng. Raja Serigala menenangkan dirinya sejenak kemudian berjalan keluar gua, Ia kemudian memanggil salah satu bawahannya.
"Umumkan untuk seluruh Ras Serigala Pembunuh agar berkumpul!" Perintahnya, Bawahannya mengangguk kemudian melesat cepat memanggil seluruh Ras Serigala Pembunuh.
"Latihan keras harus segera di mulai jika ingin menjadi nomor satu!"
- - -
Feng memasuki kamar dan tersenyum melihat Rara yang masih nyenyak dalam tidurnya, Feng menghampiri Rara kemudian mengecup keningnya sejenak sambil membelai wajah cantik tidurnya. Setelah itu Feng langsung mengambil posisi di samping Rara tidur dan duduk bersila sambil memejamkan matanya.
"Ia kemudian kembali mengingat ngingat kejadian tadi, sungguh saat kesadarannya di tarik, Ia tak dapat berbuat apa apa, juga saat Ia menyaksikan 2 Orang itu, Ia merasa sangat kecil sekali di hadapan 2 Orang itu. Ia juga ingin tau kenapa tanda Neraka di tangannya bisa terisi secara cepat bahkan langsung memenuhi satu tanda, apa itu karna batu merah yang Ia temukan tadi? atau ada faktor lainnya.
"Hahhhhh..." Feng menghela nafas panjang membuka matanya, seberapapun Ia memikirkan untuk mecari solusinya, Ia tetap tak bisa dan itu semua masih berupa mistery.
"Biarkan takdir yang menjawabnya," gumam Feng pasrah kemudian berbaring menghadap Rara, Feng tersenyum melihat wajah tidur Rara yang sangat imut menurutnya, Feng kemudian memeluk Rara dan mencium pucuk kepalanya lembut.
- - -
"Feng Gege Banguuun... Feng Gege, Rara laparrr..." rengek Rara yang kini duduk di atas tubuh Feng, Feng membuka matanya perlahan dan tersenyum melihat Rara yang terus terus merengek kesal, tapi cukup lucu bagi Feng.
Feng kemudian menarik tubuh Rara untuk memeluknya, hal itu tentu saja membuat Rara tambah kesal.
Feng hanya tersenyum tetap tak melepaskan pelukannya malah semakin erat memeluk tubuh Rara, Rara memang kesal tapi apa yang inginkan tak sesuai dengan yang tubuhnya nginkan, Ia justru merasa nyaman di peluk seperti itu oleh Feng, Feng kemudian bangun dan mendudukkan Rara di pangkuannya.
"Mau makan apa hm?" tanya Feng, sebenarnya Feng agak kurang mood memasak pagi ini, Ia merasa jetlag karena perbedaan waktu antara Alam manusia dan Alam Iblis, tapi moodnya itu berhasil di kalahkan dengan rasa sayangnya ke Rara.
"Em... Rara mau Wortel aja," ucap Rara namun sedetik kemudian Ia sadar.
"Wortel benean Feng Gege! Bukan Wortel besar!" ralat Rara buru buru dengan wajah sedkit memerah, Feng tersenyum gemas melihat ekspresi Rara yang nampak sangat lucu karna panik itu.
Feng kemudian mengeluarkan 5 buah Wortel yang sempat Ia beli dan simpan sebelum System naik tingkat, Rara yang melihat itu tentu saja langsung meloncat kegirangan dan menyambar wortel wotel itu kemudian langsung kabur, Feng yang melihat itu hanya tersenyum menggelengkan kepalanya kemudian bangkit berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Feng berjalan santai keluar kediamannya untuk berjalan jalan santai, Ia juga beberapa kali bepapasan dengan bebeapa Serigala yang langsung memberi hormat padanya, Feng hanya membalas itu dengan anggukan, namun Ia kemudian menyadari bahwa kini aura aura Serigala serigala itu tambah kuat.
Feng kemudian melesat dengan cepat menuju Gua tempat Ia berlatih kemarin, dan kemudian Ia tersenyum meihat apa yang ada di depan Gua, itu adalah sepasukan Serigala seigala muda yang tampak sedang belatih, dan yang melatih Mereka adalah... Raja Serigala.
Kini Ia benar benar yakin dengan kata kata yang Ia dengar dari Raja Serigala itu semalam bahwa Mereka akan menjadi Ras nomor 1 di Alam ini.
Feng kemudian melompat turun menghampiri Raja Serigala itu, Raja Serigala yang melihat Feng langsung memberi hormat begitu juga dengan seluruh Serigala di sana, Feng hanya mengangguk membalas itu dengan wajah dinginnya, kemudian mengajak Raja Serigala untuk menanyakan beberapa hal. Raja Serigala mengangguk kemudian mengajak Feng sambil berjalan memantau latihan Serigala serigala yang lain.
"Kami sekarang mulai melatih Serigala serigala dengan ketat terutama generasi muda, Kami juga menyama ratakan Mereka dan Mereka semua bisa masuk ke Kolam Darah Iblis sesua jadwal, selain itu Aku juga bersama dengan Panglima dan bawahan langku yang akan meatih Mereka," lapor Raja Serigala itu, Feng mengangguk mendengar itu.
"Oh, Tuan ingin bertanya apa?" tanya Raja Serigala itu.
"Kota terdekat dari sini apa?"
"Tuan ingin segera pegi?!"
...- - -...
Assalamu'laaikum...
Selamat kepada Kak Nisa! Berhasil menang dalam Give Away kemarin.
Cuman ada 1 Pemenang karna yang ikut cuman 1 Orang, jadi yang ga ikut mohonaaf yah!