The System

The System
Kondisi Kekaisaran Matahari



Kekaisaran Matahari...


Di sebuah Ruangan gelap dan tersembunyi...


Tok... tok... Pintu Ruangan itu di ketuk, Lelaki Tua yang sedang duduk bermeditasi itu membuka matanya mendengar suara ketukan pintu itu, tidak ada yang tau Ruangan tempat kini Ia berada kecuali satu, yaitu keturunannya yang menjadi Raja.


"Masuklah," ucap Laki laki Tua itu.


"Salam Leluhur," ucap Orang yang mengetuk pintu tadi, Orang itu sendiri adalah Kaisar Kekaisaran Matahari, Kaisar Yun.


"Ada apa hingga membuat Kau sampai kesini?" tanya Laki laki Tua itu.


"Leluhur, sepertinya sudah saatnya Kita bergerak, namun pertama Kita harus membunuh Anak Baji_gan itu dulu," ucap Kaisar Yun dengan mata memerah marah.


"Dasar Bodoh! Itulah kesalahanmu dulu membuangnya bahkan tak sampai memastikannya mati! Kini entah apa keajaiban yang diterima Anakmu itu," ucap Leluhur Kekaisaran Matahari itu keras, Kaisar Yun menunduk takut.


"Sudahlah, bagaimana kabar cucuku yang lain?" tanya Leluhur Kekaisaran Matahari tersebut, Kaisar Yun kemudian menceritakan bagaimana keadaan mengenaskan Anaknya, Anak Mentri serta Pahlawan yang Mereka panggil sepulang dari Daratan Hitam.


BUK! Leluhur Kekaisaran Matahari tersebut menghantam keras tempatnya duduk hingga hancur, Aura kuat tingkat Surka keluar darinya membuat Kaisar Yun jatuh berlutut, Ia marah, sangat marah, mengetahui kondisi mengenaskan Cucunya bahkan kini Cucunya tak bisa lagi memiliki keturunan.


"Siapkan Pasukanmu dan cepat cari Pasukan Iblis itu, kemudian tunggu Aku hingga naik tingkat baru Kita akan memulai rencananya," ucap Leluhur Kekaisaran Matahari itu.


"Ba-baik Leluhur," ucap Kaisar Yun gemetar kemudian berjalan keluar ruangan.


"Sepertinya Cucumu itu benar benar berbahaya yah," seekor siluet Burung berkepala Tiga keluar dari tubuh Leluhur itu sambil berucap, Leluhur tersebut hanya diam mengangguk.


"Bantu Aku secepatnya naik tingkat agar bisa segera memulai rencana," ucap Leluhur tersebut pada Burung berkepala Tiga tersebut.


"Tentu saja, tapi mungkin ini akan sedikit menyakitkan," ucap Burung berkepala Tiga tersebut kemudian kembali masuk kedalam tubuh Leluhur tersebut.


- - -


"Kaisar, jadi bagaimana keputusan Leluhur?" tanya Mentri tersebut pada Kaisar Yun, bagaimanapun juga Anaknya juga telah di siksa oleh Feng, maka Ia tentu saja harus membalaskan dendam Anaknya, Kaisar Yun menggeleng menjawab pertanyaan Mentri itu.


"Baiklah Kaisar," ucap Mentri tersebut, namun baru saja Mentri itu berucap, Seseorang memasuki Ruangan tempat Mereka berbicara, itu adalah Adik Ipar Kaisar Yun, Patriak Cao. Ia masuk dengan muka senang dan juga di tangannya Ia menggenggam sebuah Plat bewarna merah.


"Kakak Ipar! Aku berhasil!" ucap Patriak Cao, Kaisar Yun serta Mentri itu langsung berdiri dari tempat duduknya, sedangkan Patriak Cao maju memberikan Plat bewarna merah tersebut ke Kakak Iparnya tersebut.


"Luar Biasa! Hahaha... Kerja bagus, dengan begini Kita bisa menjalankan rencana lebih cepat!" tawa Kaisar Yun senang.


"Kalau begitu, siapkan Orang orang terbaik Kalian, Kita akan segera pergi ke Tempat pemanggilan," ucap Kaisar Yun memberi perintah.


"Siap Kaisar!" ucap Mentri dan Patriak Cao.


- - -


Info :


Assalamualaikum...


Maaf sebesar besarnya yah jika beberapa Bab yang Author Upload mungkin akan pendek karna waktu dan situasi yang tak cukup memungkinkan sehingga tak bisa up terlalu banyak, Hari Jumat pun Author tak bisa memastikan Up karna akses di Hari Jumat tidak ada.


Namun walau begitu, Author akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan yang terbaik jadi sekali lagi mohon maaf.


Assalamualaikum...