The Dragon'S Blue Gem

The Dragon'S Blue Gem
(S2) Chapter 84 [ Budak Yang Abadi ]



Sepanjang pelelangan ini, beberapa budak anak-anak telah dimenangkan Mika. Ruangan Mika dan Aqua menjadi pusat perhatian karena membeli banyak budak langka dalam jumlah besar. Banyak yang penasaran identitas asli mereka yang mampu mengeluarkan uang sebanyak itu.


"Baiklah!!! Budak berikutnya ini bukanlah budak langka biasa!! Budak ini adalah budak yang berasal dari ras kuno yang hampir menghilang dari Demetria!!!!"


Para penonton mulai penasaran dengan budak selanjutnya. Mereka mempersiapkan diri untuk mendapatkan budak super langka itu.


"Ras kuno adalah ras yang dilindungi oleh Great Dragon. Jumlahnya kurang dari 500 di dunia yang luas ini. Kenapa ras seperti mereka bisa menjadi budak?" pikir Aqua.


"Mari kita sambut!! Ras Kynlaus!!!!!!!"


Para wanita berkostum bunny girl membawa sebuah sangkar raksasa dengan anak didalamnya. Anak itu sedikit lebih kecil dari Aqua dan punya rambut navy sangat panjang sampai menyentuh permukaan. Dia memandang para penonton dengan wajah sangat marah.


"Kynlaus... apa kau ingat ras seperti apa mereka?"


Mika menguji pengetahuan Aqua tentang ras kuno. Tentu anak yang belajar langsung dari Ratu Sihir tidak akan sebodoh itu.


"Kynlaus adalah ras abadi dari pulau kecil di dekat Benua Sihir. Jumlah mereka kurang dari 100 dan mereka tidak pernah keluar pulau. Melihat mereka disini benar-benar aneh. Meskipun mereka abadi, mereka tidak kuat. Berbeda dari ras lainnya, perkembangan mereka lambat. Sangat mirip dengan kura-kura yang abadi namun lambat," jawab Aqua.



"Kynlaus memiliki 3 ciri fisik yang sangat khas ras mereka. Karena itu, mereka sangat menarik perhatian dari berbagai sisi," lanjutnya.


"Fufufu, jadi kamu tau. Lalu? Apa saja ciri fisik itu?" uji Mika lagi.


"Haa~ah... pertama, Kynlaus itu..."


"Tuan-tuan dan Nyonya-nyonya!! Sebelum pelelangan dimulai, izinkan saya menjelaskan tentang Ras Kynlaus.... ( penjelasan ). Terakhir mereka memiliki 3 ciri fisik yang sangat khas!! Yaitu!!!"


"Kynlaus tidak memiliki gender."


"Ras Kynlaus adalah ras tanpa gender!!!!"


"Kynlaus tidak akan memiliki gender sampai usia dewasa mereka. Setelah mereka dewasa, mereka bisa memilih sendiri gender yang mereka inginkan. Tapi sebelum itu, Kynlaus tidak akan punya kelamin pria maupun wanita."


"Benar! Itu adalah ciri paling menonjol mereka!" balas Mika senang. "Lalu?"


"Kedua, berbeda dari seluruh ras yang ada. Sklera ( bagian putih pada mata ) mereka berwarna hitam dan bola mata mereka berwarna hijau terang."


"Terakhir, mereka memiliki semacam tato berwarna biru keabuan di kening mereka berbentuk ⚛️. Tato itu akan menyebar sehingga seluruh tubuh Kynlaus berwarna biru keabuan seluruhnya jika Kynlaus mampu membangkitkan kekuatan asli mereka, namun kasus ini sangat jarang."


MC pelelangan menjelaskan hal yang sama persis pada para penonton.


"Wah, kamu benar semua! Hebat!!" puji Mika.


"Kau pikir aku siapa?"


Aqua dan Mika kembali menyimak Pelelangan dan penjelasan MC. Di tengah-tengah kebosanan Aqua, dia iseng memakai Appraisals untuk mencari tau lebih lanjut tentang budak ras kuno itu.


"!!"


Aqua sangat terkejut dan langsung terbangun begitu dia melihat status Kynlaus ini. Alasannya??



"Reinkarnator lain selain aku?!" kaget Aqua.


Aqua melihat lebih rinci tittle Orang dari dunia lain milik anak bernama Neelima ini.



"Kirana Hadenova?? Tunggu! Nama itu, kan?!"


"EINS?!!!!!" jeritnya dalam hati.


"Dia juga bereinkarnasi ke dunia ini?!!!"


Kode Name Eins aka Kirana Hadenova adalah wanita yang bekerja bersama Aqua di timnya sebagai seorang sniper. Apa kalian ingat? Kode name Aqua di kehidupan sebelumnya adalah Zwein. Kalau ada Zwein (dua) artinya pasti ada Eins (satu). Dan Eins ini adalah partner terpercaya Aqua yang mati bersamanya di misi penyusupan tero*is saat itu.


"Aku pernah berpikir bahwa itu mungkin saja, tapi gak kusangka itu benar-benar terjadi. Eins... kenapa kamu sampai berakhir menjadi budak?"


Para wanita bunny girl mengeluarkan Neelima dari kurungannya. Neelima ditarik paksa ke depan panggung. Lalu seorang algojo yang membawa kapak raksasa berdiri dihadapannya.


"Baiklah, Tuan Nyonya sekalian!!! Saya akan memperlihatkan bukti bahwa anak ini benar-benar Kynlaus yang abadi!!!!"


Sang algojo menarik kapak raksasanya. Diayunkan kapak itu ke arah Neelima. Neelima memejamkan matanya, berusaha menahan sakit. Kapak membelah tubuhnya menjadi dua bagian seperti memotong tahu. Darah biru Kynlaus memancar keluar dengan deras, membasahi panggung. Beberapa penonton merasa kasihan padanya, namun sebagian besar justru bersorak senang.


Aqua mengepalkan tangannya erat-erat sampai urat-uratnya terlihat. Saat ini dia benar-benar berusaha tidak membunuh semua orang disana. Mika menyentuh pelan tangan Aqua. Gadis itu menggeleng pelan dan meminta Aqua duduk dengan tenang.


"Ada apa? Kenapa kamu semarah itu?" tanya gadis itu lembut.


"Begitu. Lalu kamu hanya perlu menang. Tenanglah, jangan membuat keributan yang tidak perlu."


"Aku tau. Terima kasih, Mika. Aku sudah mendingan."


"Sama-sama," senyum Mika hangat.


Suatu keajaiban terjadi di panggung. Tubuh Neelima yang terbagi dua menyatu kembali tanpa meninggalkan jejak. Anak itu terduduk di lantai, napasnya terengah-engah, matanya terlihat sangat marah. Kynlaus memang abadi, namun bukan berarti mereka tidak merasakan sakit.


"Bagaimana?! Hebat bukan? Lalu... mari kita mulai Pelelangannya!!!!!!" jerit sang MC.


"WUUUUOOOOOOOHHHHHHH!!!!!!"


"Harga awal nya dimulai dari 10.000 koin emas!!! Peningkatan minimal 5000 koin!!"


"11.000!!"


"15.000!!"


"20.000!!!"


"25.000!!!"


"30.000!!!!"


"40.000!!!!!"


Harga Neelima terus melonjak tinggi. Memang siapa yang tidak menginginkan budak ras kuno yang abadi dan punya penampilan indah?


Semakin pelelangan terjadi, ekspresi Neelima semakin kesal.


"Dasar sampah!!! Kaupikir aku akan diam saja mengikuti kemauan bajingan seperti kalian?!! Tidak akan!!! Jangan lupa! Aku ini abadi!! Meskipun akan mengalami rasa sakit luar biasa, aku tidak akan mengikuti perintah bajingan!!!!"


"100.000 koin emas."


Seluruh perhatian langsung teralih begitu mendengar jumlah tawaran yang luar biasa banyak itu. Tentu saja, Neelima sendiri juga langsung menoleh ke asal penawar itu. Dia penasaran wujud orang kaya macam apa yang menawar dirinya setinggi itu. Neelima juga berharap bahwa orang yang menawarnya adalah bajingan gendut mesum.


Tapi penampakan yang dilihatnya sedikit mengejutkan. Tuan muda berambut kelabu yang cukup tinggi memancarkan aura berbahaya adalah orang yang menawarnya dengan harga tinggi. Namun yang paling mengejutkan adalah tuan muda serba hitam itu bersama gadis yang terlihat seperti kekasihnya.


"Dia punya kekasih? Kalau gitu... aku pasti dibeli bukan untuk pemuas na*su. Lalu kenapa orang yang terlihat berbahaya itu menawarku? Kayaknya bukan untuk pajangan."


"Se-seratus ribu koin emas!!!! Apa ada yang mau menawar lebih tinggi?!!" tanya MC agak kaget.


Tidak ada yang terlihat mau menawar lebih tinggi lagi.


"120.000 koin emas!!" seru seorang pria tua berwujud seperti babi yang dikelilingi wanita cantik.


Ekspresi Neelima langsung jijik. Dia sangat berharap bahwa sang tuan muda menawar lebih tinggi dari babi itu. Dia rela dijadikan budak petarung atau umpan daripada jadi pemuas na*su babi tua bajingan.


"Apa tidak a-"


"200.000 koin emas."


Belum selesai MC menyelesaikan kalimatnya, Aqua sudah menawar jumlah yang tidak masuk akal.


"200.000 koin emas?!! Siapa tuan muda itu?!!!"


"Apa dia pangeran dari suatu kerajaan?!!"


"Dia menghabiskan uang sebanyak itu hanya untuk satu budak?!! Meskipun budak itu adalah ras kuno, bukankah 200.000 terlalu banyak?!!!"


"Mungkin saja dia penyihir! Para penyihir suka meneliti ras kuno semacam itukan?!"


"Uangnya terlalu banyak!!!!"


"Jiwa misquenku bergetar!!!!!!"


"Tadi perempuan disebelahnya juga menawar budak anak-anak dengan harga tinggi!"


"Mereka pasangan horkay!!!!"


Para penonton dan penawar ribut sendiri sampai MC gelakapan.


"A-apa ada yang mau menawar lagi?!"


Seluruh stadion hening. Tidak ada lagi yang mampu menawarkan lebih tinggi. Pria gendut itu kesal sampai membanting kursi dan pergi sambil mendumel-dumel.


"Kalau begitu, Penawar Ruangan 04 memenangkan pelelangan budak ras Kynlaus!!! Selamat tuan muda di sana!!!"