
Diwaktu Yang Sama Dengan Bergabungnya Michael dan Rubylia Arsilla
Istana Kerajaan Iblis
DEEGGGGGG
"!"
Seorang gadis iblis dengan pakaian menawan nan elegan tersentak kaget hingga bangkit dari ranjang mewahnya. Matanya bergetar dan keringat dingin mengalir. Meski dadanya terasa sesak, namun perasaan hangat memenuhi dirinya.
Gadis itu langsung memahami apa yang terjadi pada dirinya begitu dia melirik ke cermin dan mendapati tanda sayap emas sederhana muncul di keningnya.
Senyumnya yang kian memudar, kini muncul kembali. "Jadi begitu... kau berhasil, Mika..."
"Tidak... sekarang bukan Mika lagi, ya... bagaimana caraku menyebutnya sekarang?" tawa kecil iblis itu.
"Yah, apapun itu. Bukan hanya kamu sudah berhasil melakukan sesuatu. Aku juga, sudah selesai menjalankan awal rencana inti kita. Mereka seharusnya akan segera tiba di sana. Untunglah aku sempat menyelesaikan yang satu ini."
"......."
Senyum gadis itu kembali memudar setelah beberapa detik. Dia melirik pintu kamar platinum yang indah itu dengan rasa pahit.
"Tapi sepertinya... Segalanya tak akan jadi semudah sebelumnya."
TOK TOK TOK
Pintu diketuk beberapa kali, tanpa menunggu jawaban pemilik kamar, pintu dibuka begitu saja. Nampak dua pria yang terlihat kuat mendampingi seorang wanita seksi yang sangat aduhai. Dia memiliki sayap peri bercorak tengkorak dan ada tanduk di kepalanya. Pakaiannya terlalu minim dan terbuka untuk pakaian daerah itu yang sangat dingin.
"Tuan Putri, saya harap anda berhenti keras kepala. Berhentilah bermain-main dengan Pasukan Kedamaian atau apapun itu dan kembalilah belajar menjadi raja iblis yang baik," ucap seorang pria dewasa berkaca mata dengan wajah galak.
Gadis iblis yang dipanggilnya Tuan Putri itu adalah Putri dari Raja Iblis sebelumnya dan calon raja iblis selanjutnya, Tuan Putri Yueva Satalin Luxvieda atau yang lebih kita kenal dengan panggilan Yue.
Yue tidak memperlihatkan ekspresi kesal atau perlawanan apapun mendengar kata-kata pria itu. "Ara? Bagaimana kalau anda saja yang berhenti memaksa saya memerankan peran itu?"
"Anda tau bahwa itu mustahil, bukan? Lagipula satu-satunya keturunan langsung Yang Mulia adalah anda. Kenapa anda yang seperti itu harus bersama dengan iblis bodoh kelas rendah yang menjunjung perdamaian bodoh itu."
Mata Yue berkedut, sejujurnya dia terus mengutuk pria itu didalam hatinya.
"Bajingan!! Iblis bodoh kelas rendah!? Siapa kau berani menyebut rekan-rekanku seperti itu!? Aku dan iblis kelas rendah yang kau ejek itu, berhasil merebut ⅚ kekuasaan dalam waktu singkat ini!! Sementara itu, apa yang kalian lakukan!!?"
"Ck, kalau saja bukan karena Nyonya ini, ras iblis kita pasti akan diambang kehancuran!" decak pria itu.
"Benar... wanita itulah yang menggagalkan semua rencanaku. Rencanaku harusnya 100% akan berhasil kalau orang ini tidak datang," batin Yue saat melirik wanita itu dengan mata penuh kebencian.
Singkat cerita, begitu Yue tiba di Kerajaan Iblis beberapa bulan lalu setelah berpisah dengan Mika, Aqua dan yang lainnya, Yue segera merealisasikan rencana yang dibuatnya sepanjang perjalanan. Dia bergabung dengan Pasukan Kedamaian yang mana berisikan para iblis yang ingin berdamai dengan ras lain dan menentang raja iblis sebelumnya.
Sebagai putri raja iblis, Yue sangat kesulitan mendapatkan kepercayaan mereka. Namun tekad dan kegigihannya berhasil meluluhkan orang-orang itu sehingga dia diterima sepenuhnya. Perlahan namun pasti, Yue meningkatkan kekuatan mereka dan dirinya sendiri. Berkat latihan dari para peri, Yue sudah jauh lebih kuat dan dewasa dari dirinya sebelum melarikan diri.
Tak butuh waktu lama sampai pasukan Yue tumbuh begitu besar dan mampu menggoncang pemerintahan Kerajaan Iblis. Yue juga berhasil mengalahkan Primordial Iblis yang merupakan bawahan langsung ayahnya dalam duel berturut-turut. Berkat semua kerja kerasnya dan rekannya itu, gadis ini dapat memegang kendali Kerajaan Iblis hampir seluruhnya.
Dan ketika semua rencana Yue telah terlaksana 98%, wanita itu menghancurkan segalanya.
Dia yang datang begitu tiba-tiba itu langsung menyebarkan percikan kekuatan Dewa Kejahatan pada para Primordial Iblis sehingga level mereka meningkat drastis hingga mencapai batas level 1000. Dia juga mengalahkan Yue secara telak sampai Yue sekarat dan mengurungnya di kamar. Pada waktu yang sama, Pasukan Kedamaian yang Yue pimpin dihancurkan. Para petinggi pasukan itu di bunuh dan disiksa hidup-hidup dihadapan iblis lain dan bawahannya di buat hidup dalam tekanan dan hukuman yang berat.
Kendali penuh Yue langsung runtuh di tangan wanita itu dalam waktu 3 hari saja. Perbedaan kekuatan mereka terlalu jauh untuk bisa diakali dengan otak. Apalagi berkat kepercayaan para Primordial Iblis, wanita itu kini mengambil peran sebagai pengganti Raja Iblis sementara hingga Tuan Putri resmi menjadi raja iblis.
Tak bisa dibayangkan, betapa sakit dan tercabik-cabik hati gadis itu melihat rakyatnya diperlukan seenaknya, tanpa bisa berbuat apa-apa.
"Hanya itu yang ingin kau katakan?" tanya Yue berusaha mengontrol emosinya.
Sang pria berkacamata itu membetulkan letak kacamatanya. "Tentu saja tidak. Nyonya sampai repot-repot datang karena beliau ingin memberitahu anda berita yang besar."
"Berita?" tanya Yue.
Ketika Pria itu mencoba menjawab, tangan wanita didepannya menahannya. Sang pria paham bahwa wanita itu ingin mengatakannya sendiri.
Wanita itu melangkah mendekati Yue dan mencengkram rahang Yue dengan kasar. Senyum yang terlukis di wajah wanita itu langsung membuat dada Yue panas. "Waktunya sudah tiba. Kau akan segera mewarisi gelar Raja Iblis. Kini penghalangnya tak lagi ada."
Yue sangat geram dan membenci wanita itu sepenuhnya. Namun di hadapan kekuatan luar biasa itu, bahkan menunjukkan amarah saja akan membuat situasi menjadi lebih merepotkan.
"Dan apa maksudnya itu?"
Wanita itu menyeringai sadis, dia melepaskan cengkeramannya dan berbalik mengelus-elus kepala Yue.
"Satu-satunya harapan kalian, para Arc-Angel telah dihancurkan."
"!!??"
Mata Yue terbelalak kaget. Hatinya seolah hancur berkeping-keping sekarang.
"...Apa? Kau bilang apa tadi..?" tanya Yue gemetar.
Wanita itu tersenyum puas melihat ekspresi Yue yang akhirnya mulai berubah, tak setenang sebelumnya.
"Arc-Angel sudah hancur. Kelimanya! Di tangan anggota baru kami."
Yue ambruk begitu mendengar wanita itu mengulangi kalimatnya. Seperti yang wanita itu katakan, para Arc-Angel adalah harapan orang-orang dalam melindungi dunia dari Dewa Kejahatan dan jenderal-jenderalnya. Namun kini, dia mendengar kalau kelima Arc-Angel sang pelindung telah hancur!?
"Bohong... kan...?"
"Kau pasti bohong!!!!" jerit Yue tidak terima.
Dua pria yang mana adalah Primordial Iblis itu mencoba membekukan Yue yang mulai kehilangan kendali emosinya. Tapi wanita itu menahan mereka, karena melihat Yue yang seperti itu adalah kesenangan tersendiri baginya.
"KAU PASTI BOHONG!!!!! LAGIPULA KAU MEMANG JALA*G YANG SEPERTI ITU!!!!!"
"KATAKAN YANG SEJUJURNYA, BIBIANA!!!!!" bentak Yue kehabisan kesabaran.
Wanita itu semakin bahagia dan senyumnya semakin lebar.
"Ahh... ini dia... aku sudah lama menunggu ini..."
Bibiana, The Tempting Devil Fairy adalah salah satu dari 8 Jendral Dewa Kejahatan atau yang memiliki nama resmi Nostra (organisasi Jendral Dewa Kejahatan). Wanita yang menggagalkan rencana Yue itu menduduki Kursi ke-5 Nostra dan tingkat kekuatannya adalah Tría.
Bibiana mengeluarkan sesuatu dari item boxnya. Benda yang dia keluarkan adalah bola putih aneh yang mengkilat. Dari bola itu, sebuah video terputar.
"Aku tau kau akan mengatakan itu. Makanya aku minta Hecate merekam ini untukku," kata Bibiana senang.
"Sekarang lihat saja sendiri, kehancuran dari harapan para hamba Dewi."