The Dragon'S Blue Gem

The Dragon'S Blue Gem
(S3) Chapter 184 [ Michael dan Levana ]



TAP TAP TAP


Di suatu tempat dalam menara sihir, Ashlan tengah melihat-lihat kembali koleksi seninya. Ia berjalan melewati berbagai lukisan yang di lukis dengan indahnya. Namun diantara lukisan-lukisan tersebut, ada 4 lukisan yang dipajang paling mewah dan besar, bahkan sampai ada tirai merah disampingnya.


Lukisan seorang manusia yang sangat terkenal pada masanya, serta lukisan tiga naga yang telah dilupakan wujud manusianya.


"....!"


Ashlan berhenti di depan salah satu lukisan itu. Dia melihat bahwa kemiringannya agak condong ke satu sisi sehingga wanita itu berjalan mendekat untuk merapikannya kembali.



"Sempurna," batinnya begitu lukisan Sang Naga Langit telah kembali tertata rapi.


Ashlan memandangi lukisan itu sejenak dengan senyum rindu.


"Levana-sama... Sudah berapa tahun ya?"


"Setiap kali melihat anda di lukisan ini, saya selalu memahami alasan keturunan keluarga kekaisaran dapat seindah itu," senyumnya.


"Pfft... Justru aneh kalau ada makhluk jelek yang lahir dari gen Anda."


TAP TAP TAP TAP


"Sudah saya duga anda ada disini," kata seorang wanita berambut ungu gelap dan kacamata begitu ia menemukan Ashlan.


Wanita itu adalah tangan kanan Ashlan, Vera Bluonna.


Ashlan membalik badannya begitu suara Vera terdengar, "Melihatmu sampai mencariku disini. Apa terjadi sesuatu?"


Vera mengangguk sembari membenahi kacamatanya, "Raven ada disini."


Ashlan, "!"


"Raven... Katamu?"


"Iya, Nyonya Vashlana. Tepatnya Sloth dari Raven yang datang. Dia menginginkan pertemuan pribadi dengan Anda. Bagaimana?" terang Vera.


Ashlan berpikir sejenak. Sejauh ini, komunikasi antara menara sihir dan Raven hanyalah dengan Pride atau Lust terkait jual beli informasi. Meski mungkin saja ia pernah bertemu anggota lainnya, tapi itu hanya kebetulan. Namun kini salah seorang anggotanya datang menemuinya.


"Firasatku tidak enak," batin Ashlan.


".... Aku akan menemuinya. Apapun itu, kalau sampai anggota Raven sendiri yang datang, pasti sesuatu yang amat penting," jawabnya.


"Apakah anda membutuhkan waktu untuk bersiap? Saya akan memintanya menunggu sejenak jika iya," balas Vera.


Ashlan menggeleng, "Tak perlu. Membiarkan orang sepertinya menunggu adalah hal yang tidak sopan."


"Ayo pergi."


"Baik."


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Kembali ke Markas Guild Informasi


.


.


.


"Kau bilang kau bisa mengembalikanku menjadi Great Dragon lagi, bukan?"


Eve menghela napas kecil begitu mendengar kata-kata wanita itu, "Oh ayolah... ini adalah pertemuan pertama kita, dan itu yang kau katakan duluan?"


"Lagian ya... Kamu tidak harus langsung menemui ku begitu selesai. Lebih tepatnya, kamu gak harus langsung datang ke sini. Apa kamu tidak tau ini ada dimana?"


Wanita berambut perak itu terlihat tak begitu peduli, "Markas Guild Informasi."


"Nah! Kenapa orang yang hidup dalam diam dan menyembunyikan identitasnya sepertimu malah menunjukkan diri ke tempat jual beli informasi seperti ini?" tanya Eve tak percaya.


"Kamu seharusnya menunggu sebentar lagi. Ini bukan saat yang tepat untuk menemui ku, kan?"


"šŸ’¢"


GREPP


Tak seperti dirinya yang biasanya selalu tenang dan ramah, wanita itu mencengkram kerah gaun Eve dengan eskpresi penuh kemarahan.


"Memangnya siapa yang pertama kali mengutus seseorang menemui ku dan tiba-tiba mengancam demi membuatku melakukan apa yang diinginkannya!?"


Sama sekali tidak terlihat takut, Eve hanya tersenyum ramah. "Jahatnya... Mana bisa hal itu disebut sebagai ancaman."


"Bagaimana tidak!? Utusan atau apamu itu datang memberitahu kalau aku tidak membantumu, Kekaisaran Levana akan hancur dan kalau aku membantumu, kamu bisa membuatku kembali menjadi Great Dragon lagi!" marahnya.


Lagi-lagi Eve hanya tersenyum, "Pertama-tama, bukankah kamu sudah tau alasan Kekaisaran Levana akan hancur kalau kamu tak membantuku? Kenapa kau masih semarah ini padaku, Levana?"


"!"


Ucapan Eve tepat sasaran. Sebenarnya begitu mendapatkan ancaman (?) itu, mantan Kaisar Pertama Kekaisaran Levana sekaligus mantan Sky Great Dragon ini langsung setuju untuk membantunya. Dan dia melihat sendiri maksud perkataan kehancuran kekaisaran Levana setelah ia sampai ke tempat yang di maksud Michael. Pada waktu itu, permintaan Michael adalah untuk membawa 5000+ temannya ke Benua Iblis sembari melindungi mereka.


Michael tak langsung mengatakan siapa dirinya atau siapa orang yang ia ingin selamatkan sebelumnya. Baru setelah Levana selesai menyelamatkan mereka dan membawanya ke tempat yang di siapkan Yue, ajudan Yue lah yang bertugas menjelaskan situasi pada Levana.


Tentang Kejatuhan Benua Melayang, tentang Nostra dan genderang perang mereka, serta identitas sebenarnya peminta tolong nya. Selesai mendengar semua penjelasan itu, Levana langsung meninggalkan Benua Iblis menuju Benua Manusia, tempat Michael berada dan meninggalkan ke-5000+ malaikat itu dibawah perlindungan bawahannya.


Levana berhasil menemukan Michael melalui pelacakan auranya. Karena bagaimanapun, Levana adalah salah satu orang di dalam batasan terkuat yang levelnya sudah mentok 1000. Tidak, meski sama-sama level 1000 sekalipun, bagaimanapun Levana adalah mantan Great Dragon, skill nya membuat kemampuannya jauh melebihi level 1000 lainnya.


"Ya aku sudah tau. Kalau Nostra benar-benar memulai serangan pada makhluk didalam batasan, kehancuran Kekaisaran Levana adalah sesuatu yang sudah pasti," ucap Levana geram karena fakta dari Eve.


"Lalu kenapa kau masih semarah itu?" goda Eve.


"Yang membuatku marah bukanlah permintaan tolong mu tuk menyelamatkan mereka. Tapi karena kau berani memanfaatkan Kekaisaran Levana untuk membuatku membantumu."


"Aku tidak pernah memanfaatkan kekaisaran Levana. Aku hanya mengatakan apa yang akan terjadi di masa depan jika kau tidak membantuku."


Dibuat tak bisa berkata-kata, Levana hanya mendecak kesal. Ia melepaskan cengkeramannya dan memilih berhenti berdebat dengan anak didepannya.


Levana kembali bersandar di pagar balkon.


"Baiklah, kau menang. Aku sudah membantumu, bukan? Sekarang giliran mu mengembalikanku menjadi Great Dragon lagi sesuai janjimu."


"Aku tidak pernah menyesal melepas statusku sebagai Sky Great Dragon demi dirinya. Dari dulu hingga sekarang selalu begitu. Tapi lain ceritanya kalau Jendral Dewa Kejahatan lepas kendali dan mengancam keselamatan dunia. Tidak mungkin aku akan diam saja. Jika mereka sudah melewati batas hingga Great Dragon, Spirit King dan Fairy Queen harus bergerak, aku pasti akan merasakan penyesalan jika tidak ada disana untuk membantu."


Eve tersenyum senang, "Kamu punya rasa tanggung jawab yang tinggi, ya."


Tak seperti Eve, Levana tak pernah berpikir seperti itu. Justru ia berpikir ia sama sekali bukan orang yang bertanggung jawab karena melepas status dan kewajibannya demi kekasih hatinya.


"Tapi kamu salah besar Levana. Aku tidak pernah bilang akan mengembalikanmu menjadi Great Dragon lagi. Satu-satunya yang bisa melakukan itu hanya Dewi Athena. Yang kujanjikan padamu adalah pertemuan dengan Dewi Athena agar kau bisa memohon langsung padanya."


"Sama saja. Pada akhirnya kau membantu mengembalikanku, kan?"


"Tentu saja berbeda! Berhasil atau tidaknya kau kembali, itu tergantung pada dirimu sendiri dan sang Dewi."


Apa yang Eve maksud pertemuan dengan Dewi Athena adalah [ Arc-Angel Authority ]. Ini adalah authority yang diberikan Dewi Athena hanya pada 5 Arc-Angel nya. Dengan authority ini, para Arc-Angel dapat membuka gerbang menuju alam para Dewa untuk bertemu Dewi Athena secara pribadi. Namun authority ini tidak dapat digunakan seenaknya. Alasan Dewi Athena memberikan authority ini ialah demi memantau keamanan Demetria dari distorsi ruang dan waktu.


Jika Arc-Angel menggunakan authority ini selain demi melaporkan terjadinya Distorsi, maka mereka akan mendapatkan hukuman besar yang tak dapat dibayangkan. Dan sekarang Michael menawarkan penggunaan authority ini pada Levana.


"Kalau Benua Melayang sampai jatuh seperti itu dan Arc-Angel kalah telak, artinya situasi benar-benar gawat sekarang. Aku tidak boleh membuang waktu lebih lama lagi!" seru Levana.


Eve, "..... Aku bisa saja membuka gerbangnya sekarang juga. Tapi jika kau menemui Dewi dan memintanya sekarang, kemungkinan kau berhasil hanya 2% saja. Di tambah kemungkinan kita mendapatkan hukuman besar adalah 100%. Masih mau?"


"!"