MEET & ANSWER

MEET & ANSWER
92



Tapi pernah ter kontak dengan sang pengguna bagaimana? Dan bertemu dalam mimpi. Antara memang ada benang takdir dengannya dan chemistry kalian sama-sama besar.


Maksudnya bukan berarti jodoh tapi ada kontak yang alirannya sama-sama kuat sehingga memang bisa bertemu dalam mimpi.


Mereka tidur di waktu yang sama, hari yang sama, jam yang sama. Itu bisa kemungkinan terjadi, yang dialami oleh Rita dan Alex.


Karena Rita sangat kesal pada Alex sehingga membuatnya ingin menghajar, sayang Alex kabur karena ketakutan. Dan akhirnya Rita bermimpi yang lain.


Sangat sedikit atau mungkin langka bila ada orang yang memang satu jalur dengan yang lain. Soal topik mimpi pun bisa sama bila dalam satu hari tersebut semuanya sangat sama.


Pokoknya mimpi itu hal yang sangat banyak syaratnya. Tidak semua orang bisa memasukinya hanya yang sesuai syarat bisa.


Tentunya dalam waktu yang tidak bisa banyak. Dalam mimpi satu detik berbeda dengan dunia nyata. Satu detik bermimpi, satu jam dalam dunia nyata.


Kalian pasti banyak yang mengalami. Mimpi adalah dunia misterius yang dibuat Sang Khalik sebagai panggung dunia.


Kalau kalian ingin mempelajari ilmu mimpi, ingatlah pada batas kewajaran jangan sampai lupa dan egois.


Karena mimpi juga bisa merenggut nyawa. Berhati-hatilah mengucapkan sesuatu keinginan saat kalian menggunakan mimpi sebagai sarana informasi.


Karena semua yang terjadi dalam dunia mimpi, tidak semuanya nyata dan akan terjadi. Dan.. menyelami mimpi tidaklah gratis.


Tanggung jawabnya pun sangat besar apalagi kalau sikap kalian tidak bijak menyikapi, apa-apa yang kalian lihat.


Saat meninggal, biaya dari mempelajari ilmu mimpi serta lainnya akan dipertanyakan bagaimana kalian akan membayarnya.


Balik ke cerita malah banyak melenceng. Malam hari menjelang setelah semua keluarganya tertidur, tinggallah Ney yang masih fit.


Dia beranjak ke sebuah kamar kosong dan sudah disiapkan karpet seadanya dan empat buah lilin tertata di setiap pojok.


Taktiknya berhasil kala itu dan dia melayang memasuki rumah Alex namun belum masuk, dia sudah terpental kembali ke tubuhnya.


"Wah! Dia menolak padahal aku belum masuk," kata Ney kesal.


Ney mencoba memasuki Rita dan Arnila. Tapi dia lebih fokus pada Rita dan berhasil masuk dengan perasaan senang.


Mimpi Rita selalu penuh warna dan keadaan hutan yang rindang. Dengan warna daun yang berbeda-beda.


Saat ini Rita sedang tertidur senang setelah berkenalan dengan Kazen, perasaannya memang sedang berbunga-bunga.


Mimpinya pun ceria dengan warna-warna suasana hatinya. Ney melihat sekeliling, tampak suasana rumah yang besar dan mewah.


Dari jauh melihat Rita yang berjalan ke arahnya, Ney senang melihatnya. Dia pun mengubah penampilannya menjadi lebih menarik.


Berkali-kali dia memasuki mimpi Rita yang berbeda-beda, ada saat Rita memandanginya dengan mencemooh dan meninggalkannya.


Itulah alam bawah sadarnya yang juga menolak kehadirannya. Dalam mimpi Rita, dia tidak bisa berbicara.


Rita menggunakan mimpinya dengan syarat me Mute kan suara dari orang yang telah melukainya termasuk Alex dan Arnila.


Saat mendekat, Ney terkejut melihat penampilan Rita yang lebih mewah menggunakan tas mahal.


Sedangkan dirinya sama persis yang dia pergunakan dalam dunia nyata. Ney mendekat dan menyapa namun anehnya seakan Rita tidak melihatnya.


Ney melihat beberapa orang berjas hitam yang rapi mengikuti Rita. Namun mereka tidak berani memasuki cafe, dimana Rita masuki.


Ney heran siapakah mereka? Dan kenapa mengikuti Rita sampai menunggunya selesai?


Ney tidak peduli dan dia memasuki cafe yang sama. Cafe itu terbuka dengan lantainya semacam rumput sintetis. Mereka memiliki es krim dengan rasa yang enak.


Ney melihat Rita memesan kesukaannya, Matcha. Sedangkan Ney langsung ikut duduk di depan Rita, lagi-lagi Rita seperti tidak melihat kehadirannya.


Pelayan kedai tersebut meminta Ney pindah karena tempat itu telah dipesan. Dengan agak kecewa, Ney pindah ke atas.


Rita memang tampaknya tengah menunggu orang lain, entah siapa. Dalam mimpi memang Ney berniat mencari tahu dengan siapakah Rita sekarang.


Pesanan Rita datang dan dia gembira sekali dan memakannya. Saat makan, Ney berusaha memanggil dan Rita memandang ke arahnya.


Ney antusias namun dia merasa Rita tidak sedang melihatnya. Ney pun keheranan kenapa Rita seakan tidak bisa melihat dirinya.


"Rita, apa kabar?" Tanya Ney dalam mimpi.


Rita membuka ponselnya dan memainkan game yang dia sukai. Ney sangat marah dan kesal, Rita sama sekali tidak menjawabnya.


Pesanan Ney datang dan melihat Rita tidak memakan lagi esnya. Terdengar suara anak kecil memanggil Rita, dia tersenyum dan berdiri sambil meletakkan uang es krim itu.


Ney panik dan menyusul juga tapi orang-orang banyak itu menghalanginya, alhasil Ney tidak bisa mengikuti.


Dia memaki orang-orang tersebut, mereka memandanginya dengan wajah yang marah dan Ney hanya terdiam.


Ney melihat Rita dihampiri keponakannya yang sudah besar, tampak Rita sangat bahagia.


Mereka bersenda gurau, mengobrol dan bercanda. Ney hanya diam, wajahnya kecewa memang dirinya telah dilupakan oleh Rita.


Orang-orang yang menahannya kemudian pergi berlari menyusul Rita. Ney penasaran siapakah mereka yang menghalanginya mendekati Rita?


Masalahnya bukan satu atau tiga tapi banyak! Seperti satu grosir orang yang memandanginya dengan wajah penuh amarah dan kesal.


ney melihat beberapa orang yang mengikuti tidak mereka halangi bahkan, mereka saling mengobrol.


Berbagai usaha Ney semuanya gagal termasuk saat dia memasuki Rita yang sedang reuni dengan sahabatnya.


Sampai mereka mengatakan bahwa dirinya sangat mengganggu. Saat Rita diajak menjauh pun, Ney hanya sendirian.


Rita mendengus ke arahnya dengan wajah yang sangat marah dan pergi dengan sahabat-sahabatnya.


Ney sendirian. Dia hanya berdiri, kesal dan kembali.


Sampai akhirnya karena terus diteror, Rita pasang Murottal setiap kali dia mau tidur. Rita tahu Ney berusaha mendekati untuk jadi teman dan kembali untuk merundung.


Kali ini, tidak akan ada lagi jalan untuknya. Rita tidak merasa terganggu bahkan dia mengulang murottal tersebut.


Ney yang memang tidak ada kapoknya berusaha mengganggu lagi dan meneror, tahu kalau dia tidak akan menyerah menggunakan cara kotor.


Tapi kali ini dia terpental sebelum bisa menginjakkan kakinya di halaman rumah Rita. Dia berusaha masuk dari arah lain dan terpental agak jauh.


Ney tidak menyerah, dia tahu Rita melakukan perlawanan entah apa yang dia lakukan.


Ney berlari dan memaksa masuk hingga akhirnya, rohnya masuk kembali ke tubuh.


Sudah limitnya, dia tidak bisa bangkit keluar kembali. Waktunya hampir habis hanya berusaha memasuki mimpi Rita.


Berkeringat banyak, dan jantungnya tidak baik-baik saja. "Kok tidak bisa masuk? Kemarin bisa. Wah, si Rita pakai ilmu apa dia sampai bisa mementalkan aku jauh," katanya.


Dengan sisa energi dia memasuki kamarnya dan melihat suami dan anaknya masih tidur. Dia lega.


Ney mengambil air dan dia akhirnya mengubah target. Arnila.


Seberapa keras usahanya, dia tidak bisa memasuki mimpi Rita dan selalu terpental kembali ke tubuhnya.


"Oke, kali ini aku menyerah! Kamu bisa senang, aku tidak akan mengganggu. Arnila, aku alan datang," kata Ney tertawa sendirian mirip mak lampir.


Arnila yang tidak tahu apa-apa ya sempat kaget juga. Ney me datanginya dengan ceria tapi beda tema ya.


Awalnya Arnila mendengarkan keluh kesah Ney mengenai Rita bahkan penolakannya.


"Ya tidak heran sih, kan kamu sudah menyakiti dia. Jadi wajar saja sih sekarang dia sadar dan menolak," kata Arnila dalam mimpi.


Ney terdiam, tidak sesuai harapannya. "Please ya, Nil. Kamu baikan dan dekat sama Rita, nanti bujuk dia supaya mau menerima aku lagi,"


"Aku dan Rita sudah bubar. Aku juga tidak mau terganggu lagi sama kamu, jadi lebih baik berhenti mengganggu kami, Ney. Kesempatan kamu sudah habis!" kata Arnila yang kemudian menghilang.


Ney sontak bangun dalam posisi terlentang, keringatnya semakin banyak. Dia diam dan masih teringat apa kata Arnila.


Sebenarnya kita tidak boleh ya mempercayai apa hasil mimpi yang kita lihat.


Tapi kadang mimpi pun bisa menjadi jawaban dari sesuatu yang kita tidak ketahui kebenarannya.


Daripada mencari tahu lewat mimpi, toh tanda-tanda itu sudah nampak jelas. Hanya diri kitanya sendiri yang tidak mau menerima kebenaran dan kenyataan.


Meski pahit, namun itulah hasil dari apa yang kita tebar. Buruk atau baik, tidak perlu sampai mencari tahu lewat mimpi.


Dari sikap orang ke kita, tutur kata, tingkah laku, semua jelas! Apalagi kalau dalam mimpi pun, kamu ditinggalkan. Artinya cari teman lain yang lebih bisa menerima.


Ney menggigiti kuku jarinya, "Jadi mereka memang sudah tidak ada komunikasi? Melihat Rita yang seperti tidak bisa melihatku, memang tandanya dia sudah benar-benar menghapus keberadaan ku?" Tanya Ney.


Targetnya pindah Ney mulai meneror Arnila sama persis yang dia lakukan pada Rita.


Ney juga mengganggu semua reuni Arnila yang mengakibatkan, temannya menarik Arnila untuk menjauhi Ney.


Dan anehnya, ucapan mereka sama persis dengan keadaan yang Ney alami sekarang ini.


"Syukurlah, Arnila. Kamu sudah jauh dari anak ini. Aku sih ogah sekali dekat-dekat. Orangnya senang menghasut!"


Ney ingat, temannya itu memang pernah dia katakan hal yang berlawanan dan membuat mereka semua hancur.


Ya bisa dikatakan, dia sangat iri melihat seseorang yang memiliki teman seperjuangan apalagi setia.


Sedangkan dirinya tidak ada yang begitu, makanya karena dirinya tidak punya, dia berusaha menghancurkan orang-orang supaya senasib.


Namun yang tidak dia perhitungkan bahwa beberapa orang akan melakukan perlawanan. Termasuk Rita, ya Rita adalah salah satu orang yang gagal dia hasut.


Yang ada malah dirinya yang dijebak oleh semua teman dekat Rita. Dirinyalah yang dihancurkan oleh Rita dan mereka.


Tidak. Rita tidak takut padanya, karena saat Rita berada dalam posisi penghancuran seratus persen, maka Ney pasti akan hancur.


Tapi tidak dia lakukan, karena tahu rasanya akan seperti apa. Dia hanya memberikan peringatan bahwa permainannya akan bermasalah besar.


Bila dia masih melakukan hal yang sama pada orang lain. Biarkan mereka yang membalas, bukan dirinya.


Rita fokus pada hidupnya ke depan apalagi kehadiran Kazen yang Rita harapkan bisa menyembuhkannya.


Bersambung ...