MEET & ANSWER

MEET & ANSWER
165



"Iya Ma," jawab semuanya.


"Mau soal pertemanan, jodoh atau apapun yang kita inginkan jangan sampai kita bangga menjadi salah satu penyandang gelar Istidraj," kata Reiba mengingatkan.


"Ih, siapa juga yang mau," kata Bu Nana koki sekolah.


"Ma, aku mau nanya lagi. Apa sholat tahajud bisa menjamin kita masuk Surga? Kalau dilakukan dengan rajin? Terima kasih," kata Sarah.


"Baik, sebagai penutup ceramah akan saya jawab semoga ini menjadi pencerahan bagi semuanya yang tidak tahu.


Apakah bisa menjamin? Tidak. Kenapa? Ada seseorang yang rajin sekali mengerjakan sholat tahajud alias solat malam selama 20 tahun.


Kalian bisa cari di Gugel. Panjang soalnya kalau di bahas ya. Saya beritahukan intinya tapi panjang juga.


Perhatikan dalam Al Qur'an surat Al Isra ayat 79 : Wa minal laili fa tahajjad bihi nafilatal laka asa ay yab'asaka rabbuka maqamam mahmuda.


( Dan pada sebagian malam hari bersembahyang tahajud lah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji ).


Ada kata Ibadah Tambahan. Seperti yang saya jelaskan sholat tahajud masuknya sholat sunah. Bukan hitungan sebagai solat wajib yang lima waktu.


Rasul berkata sebaik-baiknya sholat setelah. SETELAH ya solat wajib adalah solat malam. Jadi kalau kalian ada yang sok tahu berkata cukup mengerjakan solat tahajud dan jaminan surga, itu salah besar.


Beliau bernama Abu bin Hasyim, seorang ahli tahajud sama sekali tidak pernah meninggalkannya. Rajiiin sekali namun tidak pernah solat wajib.


Lalu didatangi malaikat. Malaikat itu membawa buku koleksi nama kekasih Allah, ya Abu pun berharap namanya juga ada di dalam bukunya.


Siapa sih yang tidak mau jadi kekasih Allah swt? Malaikat mencari namanya namun tidak ada nama Abu dalam buku tersebut.


Dua puluh tahun bayangkan rajin solat malam namun namanya tidak pernah ada masuk dalam daftar kekasih. Bayangkan! Sedih, hancur. Kunaoooon pasti begitu kan," kata mama Dudu.


Rita tentu ingat apa kata Ney dahulu bahwa dia lebih memilih rajin solat tahajud karena lebih cepat permintaannya dikabulkan.


Memang dikabulkan tapi hanya berjalan sehari atau dua hari dan kembali ke normal. Selalu begitu. Jadi memang karena bukan masuk solat wajib.


Ternyata Allah memberitahu malaikat itu untuk tidak menuliskan nama Abu dalam buku. Ada yang tahu kenapa?" Tanya Mama Dudu.


"Perkaranya solat tahajud nya itu," kata Koma.


"Tepat! Allah menolak salat seseorang yang tanpa dilandasi tiang salat wajib.


Kalian mau mengerjakan tahajud setahun sekali pun tidak masalah, asal salat wajib usahakan terus dijalankan.


Perjuangannya bangun malam, di udara sedingin pun dilakukan oleh Abu namun tidak ada isi.


Bersedia mendatangi Allah swt tetapi bangga pada diri sendiri dan bersenang-senang demi kebutuhan sendiri.


Tidak memikirkan sesama sekitar apakah tetangganya kelaparan, sakit bahkan tidak peduli pada pencari nafkah.


Jadi Allah menolak namanya di tulis karena dia hanya berdoa untuk dirinya sendiri. Mencari rating untuk dirinya agar terlihat lebih hebat.


Sama bila kalian rajin sedekah namun tidak mengerjakan salat wajib sama sekali.


Sia-sialah hitungan kalian menuju surga. Salat wajib adalah yang paling utama mau alasannya apapun, itulah uang wajib kita kerjakan. Yang lain hanya tambahan poin," kata mama Dudu kecapean.


"Jadi tetap saja meskipun Allah swt menjanjikan bahwa dengan mengerjakan sholat tahajud doa akan dikabulkan, memiliki derajat yang tinggi dan dijanjikan surga.


Tidak ada gunanya bila tidak mengerjakan salat wajib.


Mau sedekah setinggi langit sampai dipuji malaikat pun sama, tidak mengerjakan lima waktu namanya tidak akan terpampang dalam mading dunia Allah swt.


Jadi semuanya sia-sia apalagi dengan ilmu yang tipis dan lebih banyak berspekulasi, malas membuka buku pengetahuan agama.


Sama saja kamu memiliki tabungan nol rupiah selama 20 tahun. Semoga dengan ceramah hari ini, kita bisa menambah wawasan lagi.


Dan semakin semangat mengejar kebaikan Allah swt, tentu dengan cara kebaikan. Aamin.


Saya Reiba dan Mama Dudu pamit undur diri. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaaaaatuh!" Kata Reiba menutup ceramah.


Semuanya menjawab secara kompak dan berdiri menggeliat. Kaki mereka lelah baru pukul tiga akhirnya selesai juga.


"Laapaaar," teriak semuanya tertawa.


"Ayo ayo ibu sudah siapkan makanan All you can eat dibawah untuk guru-guru dan staf," kata kepsek.


"Asiiik terima kasih Bu," jawab semuanya berlarian.


"Bagus juga ya ceramahnya terjawab sudah kan semua Rita?" Tanya Diana.


"Mantulll," jawab Rita.


Dibawah sudah ada banyak paket makanan besar. Mereka semua histeris melihat isinya kesukaan. Ada tempura, katsu, dan pizza atau makanan lainnya.


Kazen menelepon.


"Ya sudah selesai nih," kata Rita.


"Oh ya? Hmm makan yuk," ajak Kazen senang.


"Kamu ke sini saja kita sudah disediakan All you can eat," kata Rita senang.


"Boleh nih? Kan aku bukan guru sana," kata Kazen malu juga.


"Bu, pacar saya boleh kan makan disini?" Tanya Rita ke wakepsek.


"Hahaha sini sini deh makanan banyak ini juga pasti akhirnya dibungkus," kata wakepsek tertawa.


"Tuh datang ya. Bubu ada?" Tanya Rita.


Kazen senang sekali dan bersiap memakai baju biasa. "Bubu dibawa Ayah dan lainnya ke rumah. Aku menuju ke sana ya,"


"Oke," kata Rita menutup teleponnya.


Mereka semua mengambil paket besar dan makan di ruangan yang kosong. Rita juga menunggu kedatangan Kazen meski mereka menawarinya untuk dibawa dulu.


"Kazen mau ke sini?" Tanya Koma yang sudah siap dengan gembolan makanan.


"Iya hehe makan saja duluan," kata Rita.


"Kita makan di luar saja yuk. Kalau di dalam tidak enak apalagi ada Kazen," kata Diana.


Rita kemudian mencoba berjalan me arah depan menanti Kazen. Dari jauh dia melihat Kazen jalan dengan tenang memakai kaos.


Sepasang sepatu hitam keluar dari sebuah mobil mewah. Tampak ya dia berdiri tidak jauh dari Rita. Setelan resmi ber kemeja warna biru gelap.


Sosoknya tinggi, tegap, badan besar mirip beruang dan bahu lebar. Rita juga melihatnya sosok itu membelakangi Rita.


Rita pikir itu adalah Kazen dan bermaksud mendatanginya setelah...


"Rita!" Seru Kazen dari arah berlawanan.


Mereka berdua jalan bersama sambil tertawa. Pria itu kini menemukan dimana bisa menemukan Rita. Dia terdiam dan memasuki mobilnya.


Oh oh siapa diaaaa??


Mereka sampai di sekolah dan disambut oleh banyak penghuni sekolah, membuat Kazen sangat malu.


"Ayo makan siang bersama meski sudah terlewat ya," kata Bu Dian.


"Maaf tadinya mau ajak Rita makan," kata Kazen.


"Aih, romantis ya makan disini saja tuh ambil saja mau apa. Yang lain sudah pada ke atas kok jadi aman," kata guru lain.


"Ayook," ajak Rita mendorong Kazen yang malu.


Akhirnya mereka ambil paket karena Rita tidak suka daging, dia berikan banyak pada Kazen.


"Rita, aku juga mau," kata Diana tertawa.


"Kalian pasti bawa untuk masing-masing pacar kan tub banyak daging," kata Rita membuat Koma dan Diana langsung ambil.


Guru banyak yang vegetarian jadi ya bagus juga. Diana dan Koma ambil satu piring setengah dan makan berdua.


Saat sedang mengobrol, Bu Sarah datang sambil membawa Hokben.


"Bu Rita! Ada yang kirim Hokben," kata Sarah memperlihatkan.


"Hah? Dari siapa?" Tanya Rita masih duduk.


Sarah duduk juga ada struk ya namun tidak ada pengirim. "Aku tanya dulu deh,"


Rita memandangi Hokben itu dan Diana membukanya. Paket hemat yang biasa tapi siapa?


"Bu, katanya dari yang namanya Ney. Dipesan tadi siang," kata Sarah yang membuat Rita tersedak.


"Aih, dia lagi?" Tanya semua.


"Ihhh kurirnya masih ada?" Tanya Rita sebal.


"Masih tuh. Bagaimana?" Tanya Sarah melihat wajah sebal Rita.


"Tunggu sebentar," kata Rita menuju gerbang.


"Sore Bu, bagaimana pesanannya?" Tanya kurir.


"Aduuuh aku tidak kenal sama nama ini bang. Harus ada laporan ke orangnya?" Tanya Rita.


"Iya Bu, ini ditunggu. Lalu bagaimana dong? Mau dibatalkan sudah dibayar kok," kata kurir.


"Bukan masalah dibayar atau tidak bang, saya tidak kenal orangnya," kata Rita kemudian mendapatkan ide dan membisikkannya pada kurir.


"Hah, serius Bu? Begitu saja?" Tanya kurirnya tumben.


"Iya. Nanti kalau ada kiriman dari orang ini lagi buat saya, laporkan saja keterangannya seperti yang tadi saya bilang ya," kata Rita.


"Baik Bu, saya permisi mau melaporkan," kata kurir kemudian membuat pesan.


"Beres!" Kata Rita senang. Kazen penasaran.


"Jadi ini bagaimana?" Tanya Sarah.


"Bawa. Untuk kamu saja aku tidak sudi memakannya," kata Rita pada Sarah.


"Benar Bu Rita buat aku nih? Alhamdulillaaah aku bisa bawa untum keluargaku," kata Sarah lalu pergi dengan senang.


"Sarah anggotanya kan banyak ya," kata Koma.


"Iya kalau makan apapun dibagi jadi sepuluh. Kasihan," kata Rita.


"Koma juga sama kan ya hanya jadinya merantau ke sini," kata Diana.


"Iya ya bagus deh," kata Rita.


"Parah! Dia masih saja terus kirim setelah kejadian kemarin," kata Diana.


"Kamu bilang apa ke kurirnya tadi?" Tanya Kazen selesai makan.


"Aku bilang ke kurir kalau nanti kasih laporan, tulis saja sudah diterima Hokben nya, sudah diberikan ke yang lebih membutuhkan yang ada disini. Sori tidak minat makan makanan dari tukang perundung. Begitu," kata Rita sambil makan.


Semuanya tertawa dan mengacungkan jempolnya.


"Benar-benar deh," kata Rita.


Kazen memandangi Rita, Alexandria datang mengingatkan bahwa perjanjian pekerjaannya dengan Rita akan segera berakhir.


Pasti Alex akan datang ke Bandung untuk mengambil kembali miliknya. Kazen sudah tahu, dirinya yang sebagai Healer telah membuat perasaan Rita ringan.


"Sudah ini mau kemana?" Tanya Kazen.


"Pulang lah," kata Rita memasukkan sampah.


"Besok jalan-jalan yuk," kata Kazen.


Diana dan Komariah akan membawa makanan lain ada es krim juga.


"Serius!? Kemana?" Tanya Rita senang.


"BIP ada taman baru kan disana," kata Kazen dengan wajah senyum.


"Boleh! Asiiik," kata Rita senang.


Guys, beberapa bab lagi Season 2 akan berakhir nih. Terima kasih yang selalu mendukung dan memberikan Like pada novel ini ya.


Akan ada bab tambahan mengenai petualangan Rita, setelah itu Season 2 pun berakhir. Alhamdulillah..


Kita akan bertemu lagi di Season 3 mendatang tapi kapannya belum bisa ditentukan.


Kali ini akan menghadirkan Thriller soal Kazen beserta konco-konconya, sesuatu yang Alex ketahui. Season 3 akan menjadi lebih seru karena akan diceritakan siapakah Kazen sebenarnya.


Bubu milih siapa ya Rita atau Kazen nih? Wah, makin tidak sabar!! Oh iya jangan lupa di Like dan Share ya karena gretong lah itu.


Mohon maaf bila ada kalimat yang kurang kaku atau kurang berisi. Namanya juga novel hahaha. Season 2 memang isinya agak pendek meski panjang sih sama.


Terima kasih sudah mampir ke novel Fiksi aku yang keduaa dari Eternal Enemy meski banyak yang lainnya. Sambil menunggu boleh dibaca novel fantasi aku yang sudah tamat jugaaaa...


Bersambung ...