
Kazen sudah lebih dahulu memegang kelemahannya Ney tentu suaminya bukan dirinya.
"Peringatan dariku ini akan terus ada sampai akhir hayat Rita. Peringatan itu akan hilang kalau Rita tutup usia, baru kamu bisa bebas.
Tapi saat Rita masih hidup, nyawa kamu ada pada kami dan salah satu dari kami sudah bergerak sepertinya.
Selamat menikmati persembahan dari kami," Kata Kazen mengakhiri obrolan dan menghapus nomornya.
"Rasakan!" Kata Kazen menjulurkan lidah ke nomor Ney.
Rita datang membawakan pesanan Kazen dan membawa bungkusan lain. Kazen menghela nafas, badan Rita kecil tapi makannya besar.
"Ini," kata Rita memberikan sekantong besar pada Kazen.
"Kamu ya... sebanyak ini bisa habis?" Tanya Kazen kaget.
"Ya kita berdua yang habiskan dong. Kamu pikir aku serakus itu apa, masa aku habiskan semua," kata Rita tertawa lalu duduk mengeluarkan semua makanan.
...Sukmaku berteriak...
...Menegaskan kucinta padamu...
...Terima kasih Maha Cinta...
...Menyatukan kita...
...Saat aku tak lagi di sisimu...
...Kutunggu kau di keabadian...
"Hahahaha," kata Kazen dalam hidupnya dia jarang disajikan banyak makanan kecuali di rumah.
Di rumah juga jarang karena dia fokus dengan perburuannya, dan kebanyakan dia yang memfasilitasi para perempuan. Makan maksudnya.
Alex sebal tapi sambil makan juga. "Seharusnya aku yang ada di sana,"
"Makanya kalau hidup jangan ribet! Kazen sama dengan kamu, tapi dia santuy tidak heboh," kata Jasmine.
Setelah habis, Kazen memandangi Rita dan duduk di sampingnya.
"Apa?" Tanya Rita mulutnya penuh makanan. Sudah mirip kelinci saja rupanya.
...Cinta kita melukiskan sejarah...
...Menggelarkan cerita penuh suka cita...
...Sehingga siapapun insan Tuhan pasti tahu...
...Cinta kita sejati...
"Aku ingin peluk," kata Kazen.
"Tidak mau banyak orang," kata Rita pindah.
Tapi akhirnya Kazen berhasil menarik Rita karena ringan. Para perempuan histeris dan kecewa melihatnya.
Rita pasrah setidaknya hanya dipeluk saja. Parfum lembut Kazen menembus hidung Rita membuatnya tenang.
...Lembah yang berwarna...
...Membentuk melekuk memeluk kita...
...Dua jiwa yang melebur jadi satu...
...Dalam kesucian cinta...
Kazen memandangi ke arah cafe dimana Alex berdiri menatapnya. Kazen tersenyum nakal melambaikan tangannya.
Jasmine sampai harus memukul Alex supaya tenang dan Seiran tertawa keras.
Ternyata Alex dan Kazen telah duluan bertemu untuk hari yang terakhir. Banyak yang dibicarakan terutama mengenai apa yang Ney sampaikan.
Musuh rasa teman? Pretttt Kazen mengerti dan mengatakan bahwa urusan Ney sudah sampai ke keluarga yang lainnya.
Kazen mengungkapkan selang waktu memang menyukai Rita dan memang sudah sejak lama.
Ternyata Rita pernah bertemu dengan Alex di masa kecil. Lalu Kazen saat Rita mulai bersekolah SMA.
Alex tidak dapat setuju bila Rita dengan Kazen mengingat, latar belakangnya pun akan sulit dihadapi oleh Rita.
Sayang tidak dapat dipungkiri Kazen pun tidak ingin Rita berakhir seperti Starla.
Alex memberitahukan pemikirannya bahwa Starla kemungkinan menyamar menjadi salah satu pelayan rumahnya.
Kejadian ini terjadi saat Kazen di Jakarta sebelum acara pameran mobil berlangsung.
"Aku akan beri kamu waktu beberapa bulan dan setelahnya, aku akan ambil kembali," kata Alex.
"Rita bukan barang. Kamu memberikan dia kepadaku lalu kamu ambil kembali. Kamu seperti mengistilahkan dia barang yang mudah didapat kembali," kata Kazen.
Alex tertawa dan menatap pedih.
"Riya tidak akan mudah kamu dapatkan, aku saja dekat sama dia harus tiga bulan," kata Kazen.
"Dia itu perempuan langka, dia pasti akan membunuhku kalau tahu aku bekerja sama denganmu," kata Alex menghela nafas.
"Bila itu nanti terjadi, aku tidak akan membantu. Keuntungan ku kalau kamu mati, dia jadi milikku. Mudah kan," kata Kazen tertawa.
"Sialan!" Kata Alex menatap orang yang adalah sahabatnya dan tertawa bersama.
"Kalau dia marah aku bisa di lempar ke luar angkasa," kata Alex.
"Lebay seperti biasanya," kata Kazen menepuk bahunya.
"Enak saja! Kamu rasakan saja nanti," kata Alex.
"Sudah kok dia sering jewer kalau gemas cubit banyak di semua kulit yang lembut," kata Kazen memperlihatkan bekasnya.
"Nah bahaya kan. Orang yang lihat bisa mikir aneh," kata Alex.
Kembali ke kisah mereka sekarang, Kazen ingin melepas kerinduan ini sebentar lagi.
"Sudah ah," kata Rita.
"Dikiiit lagi takut nanti tidak bisa lagi," kata Kazen menghela nafas.
"Kenapa tidak bisa? Kamu dijodohkan ya?" Tanya Rita akhirnya bisa lepas.
"Rita, aku ingin kamu ... " kata Kazen yang kemudian sekilas mungkin muncul Alex.
"KAZEN!!!" Teriak Alex yang menggelegar. Membuat Kazen tersenyum.
"The sleep Prince is coming," gumam Kazen mengedipkan mata pada Rita.
...Cinta kita melukiskan sejarah...
...Menggelarkan cerita penuh sukacita...
...Sehingga siapa pun insan Tuhan pasti tahu...
...Cinta kita sejati...
...The End...
^_^ okkay semuanyaaa makasih yang sudah setia membaca sampai bab akhir yaa.. bersambung ke Season 3!!
Semoga banyak yang terhibur ya. Bila ada cerita yang kebetulan sama terjadi dengan para pembaca, itu hanya kebetulan semata.
Saya pun selalu Author ladang membaca novel disini ada yang sama persis kisahnya dengan kehidupan saya.
Wajar ya namanya kehidupan yang dialami satu orang pasti banyaaaaak kejadian sama.
Pemeran para tokoh tentu saja di isi dengan para aktor kesukaan saya selaku penulis. Hihihi berandai-andai ya mereka memerankan tokoh yang saya buat.
Bagaimana ya nasib Alex setelah tersadarkan karena Ney? Lalu Rita? Kazen pun harus pergi karena mendapatkan pekerjaan yang lain termasuk urusan Starla.
Season 3 akan dibuat novel agak misteri soal Black juga ada soal Starla yang berubah menjadi perempuan psikopat.
tetap dengan aksi kekonyolan dari Rita sendiri dan dia akan menghadapi ancaman dari kelakuan salah satu anggota Outside Family.
Nama Kazen dalam pergaulan dengan warga Mahardika tapi aslinya Mahendra dalam keluarga dan sekitar.
Kalau saya para pemeran tokoh akan dipasangkan dengan artis dan idola kesukaan. Karena awalnya pun memang aku memasukkan pemerannya ke dalam aktor dalam luar dan negeri.
Marilah kita berandai-andai, inilah para pemeran dari tokoh-tokoh Eternal Enemy dan Meet & Answer. Yang dimana tokoh Rita, Alex dan Kazen beserta Shin dan Seren akan mengambil bagian di season 3.
Para pemeran Novel ( Fiksi ya ):
Kalian bisa lihat penampakannya dalam Gugel.
Park Jimin BTS - Alex Haryaka Alfarizki ( bias saya hihihi )
Cha Eun Woo - Kazen Mahendra Darma
Putri Marino - Arnila Dyvette
Nanao Arai - Ney Grizelle
Olivia Allan - Serenity
Denny Sumargo - Shin
Citra Kirana - Rita Ashalina
Chintya Bella - Diana
Dinda Hauw - Komariah
PARA TOKOH DI BALIK LAYAR
Ney : Akhirnyaaaa ( selonjoran dan langsung ke ruang make up )
Rita datang membagikan satu paket Lemon Javaganic di tangannya.
Kazen : Wuihhh apaan nih?" ( kaget lihat kemasannya )
Rita : Minuman sehat lho. Coba deh
Ney : Lah kamu ada maag kan. Memang bisa? ( Buka botol dan mencoba sambil menutup mata )
Rita : Aku kan bisa campur dengan teh atau dikasih gula. Lebih enak diminum dengan air panas
Alex : Diabet dong?
Semua pemain memandangi Alex dengan heran.
Alex : Gula Gula. Jangan tambah gula, Rita
Semua : Ooooh...
Rita : Ya tidak banyak. Aku mah tidak pakai gula. Ayo ayo coba
Ney : Asaaaam sepet dahhhhh
Alex : Segaaaarr bisa untuk diet juga ya. Mantap!! Beli dimana?
Rita : Adik aku jualan ini. Murrraaaah sok beli lah ada kok ignya
Arnila : Berasa ada sodanya ya padahal tidak ada kan?
Semuanya tertawa melihat kemunculan Arnila yang sudah habis masa tokohnya.
Rita : Itu asli dari lemonnya bukan dari soda bubuk. Ini tanpa bahan pengawet makanya aman, aku kan sering barusuh alias sariawan, gusi bengkak minum ini tiga hari langsung aman.
Arnila : Kamu parah pantesan sering baca skenario rada cadel
Rita : Hahaha setelah dulu di operasi gigi pojok kalau kumat sakit pasti bengkak.
Nih cocok untuk kamu Ney, kan mau melangsingkan badan. Dijamin kurus kalau rajin minum ini
Ney : Wah boleh boleh, nanti aku tawarkan ke pacarku yang atletik juga deh
Rita : Asiiiiikkkk
Ney : Sekalian aku mau pesan untuk cocktail juga deh. Nanti aku hubungi
Semua : Dasar tukang pesta
Arnila : Berlawanan amat dengan isi cerita
Kazen : Ya iyalah novel sama kenyataan beda lah ini juga fiksi hihihi
Alex : Aku sudah habis! Wah badan langsung segar!
Kazen : Aku juga! Aku mau beli 6 botol dong. Masih ada?
Rita : Lah habis
Semua : Yeeee gimana sih yang dagang
Rita : Hahaha tunggu aku hubungi yang anter nya
Mereka semua mengobrol soal lemon yang segar itu dan kelanjutan kisah novelnya.
Ney : Yesss!! Aku sudah selesai! Ahh bisa jadi penonton
Kazen : Aku masih lanjut
Rita : Masih banyak! Nanti diantar harga berubah-ubah nanti langsung saja
Semua pemain membeli Lemon 1 pack dibayar kontan! Pacar Ney tentu juga mau dan memesan 3 pack.
Kazen : Itu adiknya Rita? Manis ya
Alex : Jangan suka sama adiknya
Ney : Dia sudah menikah. Tuh Arnilla masih jomblo
Kazen : Sebaaaaall. Aku siapkan mobil dulu ya Kak
Alex : Okey
Kazen dan Alex adalah adik kakak, sengaja dipasangkan supaya lebih irit dan hemat.
Alex : Hik hik aku baru masuk eh sudah tamat
Ney : Nanti juga bagian kamu kembali panjang di S3
Alex : Masih lamaaaa
Ney : Bagian kamu banyak di bab mengobrol sama aku ( Make up luntur )
Alex : Capek tahu! Bahasa Inggris semua
Ney : Dari penulisnya begitu. Kita bisa apa?
Author : Jepang mau?
Alex mikir lalu pergi.
Rita : Korea saja sekalian buyatak ini isi novel
Alex : Tidaaaaakkkk ( Mode Lebay )
Rita : Kakak adik beda pemeran dan layar ya. Ngakak lihat mereka bicara berlawanan
Arnila : Kalian Kembar ya?
Alex dan Kazen saling bercermin : Hampir
Ney : Yang aslinya kebayang kalau ada karakter perempuan seperti Rita dalam novel, dihadapkan sama mereka bagaimana ya?
Alex dan Kazen : Jangan dooong
Alex : Aku ada pemotretan nih ( merapihkan rambut )
Kazen : Aku ada syuting lagi di novel lain
Ney : Asyiknya nambah penghasilan
Berdua : Pesta terooooos
Arnila : Kalian rehat berapa bulan?
Author : 2 tahun
Semua bersorak, Author yang pusing cari ide tapi sudah dapat sih.
Rita : Genre apa? Sama lagi?
Author : Thriller lah agak misteri tapi tetep ada roman ama komedi
Semua : Kerja keras nih
Datang sepasang ibu bapak.
Seren : Author nya perlu penyegaran lah cape menghadapi tokoh yang sering kali keluar jalur cerita
Shin : Sebelum pulang jalan-jalan yuk di Bandung
Semua mikir : "Nih orang tua memang yang paling enak. Kalimat sedikit, kehadiran juga jarang-jarang"
Shin : Heh kenapa muka-muka ente begitu?
Alex : Tidak apa-apa Om, enak sepertinya jadi kalian aktingnya sedikit
Shin mengacungkan jempol dan pergi dengan istrinya sambil bernyanyi riang.
Rita : Arnila juga enak sudah jarang ada di novel
Kazen : Perannya paling banyak di S1 kan. Sekarang enak ya rehatnya panjang
Arnila : Sesungguhnya aku juga sibuk sambil kuliah! Untung bagiannya mulai tidak ada di Season ini
Ney : Ahhh akhirnya aku yang kedua perannya sudah selesai. Bisa tidur enaaakk dan kembali ke pekerjaan awal
( Berdiri sudah siap pergi dengan pacarnya )
Alex : Ney yang di dalam novel dengan yang ini juga beda
Rita : Aku saja beda. Ney dalam novel lebih Nakal dan mirip badak. Ney yang ini, kebalikan. Jadi memang beda
Author : Parah saja kalau tidak ada yang bisa membedakan kisah asli dengan Fiksi
Ney : Aku kan aktris Jepang ya hebat juga bisa memasukkan aku di mari
Rita : Kan ini berandai-andai sesinya hahahahaha
Alex : Aku pun menjadi Park Jimin
Mohon diri Guys sampai ketemu di tahun mendatang para pembaca setia.
...Lope Lope Lope Lope Lope...