MEET & ANSWER

MEET & ANSWER
63



"Kalau kamu tidak kepo dengan Rita, teman yang lain, aku yakin hidup kamu lebih damai. Mereka berdua saling ada hati ya tapi karena kamu terus mengganggu, mereka hancur," kata suaminya.


"Itu bukan salah aku dong," kata Ney.


"Kamu cari tahu info mereka lewat Arnila. Anggap Arnila sama dengan Rita, kalian sudah lama kenal tapi tujuan kamu stalking," kata suami.


"Aku..." kata Ney yang sulit bicara.


"Kamu mengandalkan Arnila untuk mengorek info. Itu stalking. Kamu merasa tidak, sudah banyak hubungan orang yang kamu ikut campur berakhir The End?" Tanya suami menatap istrinya.


Ney mengalihkan pandangan, tidak mau mengakui tapi dengan diamnya ya begitulah.


"Aku maunya kamu menjadi istri dan ibu nomor satu dalam keluarga bukan luar. Bisa?" Tanya suaminya.


"Aku maunya semua bidang," jawab Ney.


"Kamu mampu? Aku bekerja, banyak tuntutan bos dan kamu. Kamu belanja barang mahal, anak?" Tanya suami menatap anaknya yang masih tidur.


"Aku tidak mau dikatakan kalah sama banyak orang. Termasuk Rita," katanya pelan.


"Rita? Beda dunia dan jalur sama kamu, Ney. Season dua masih saja banyak gangguan, kapan sih tamatnya? Apa ada di season satu sampai dua ini, Rita mengganggu kamu?" Tanya suami mulai sebal.


"Yang mengganggu aku itu kalau Rita dan Alex jadi! Hanya itu," kata Ney mengibaskan rambutnya.


"Ini kan novelnya memang soal mereka kenapa kamu jadi rese? Orang kamu bukan tokoh utamanya!" Kata suami menatap tajam.


"Oh iya ya aku merasa seperti tokoh utama lho. Wah! Salah skenario ini," kata Ney buru-buru buka buku percakapannya.


"Yaelah! Nanti dong malu kamu baca sekarang. Karang saja deh kalimatnya. Ingat kamu itu perannya Ney bukan yang lain," kata Dins menahan tawa.


"Oke oke. Aku sudah ingat! Mulai! Kamu mau bela Rita terus bukan istri?" Tanya Ney kembali ke skenarionya.


"Aku tidak bermaksud begitu, say. Hanya sudah ya hentikan saja jadi season tiga kita bisa liburan," kata suaminya.


"Kontrak kita berdua juga sudah akan selesai kan jadi kita bisa jadi penonton," bisik Ney.


"Nah itu dia. Tampaknya sang penulis juga sudah mulai bosan dengan kita," bisik Dins.


"Jangan sampai kita di pecat tidak sesuai waktu," bisik Ney kembali.


"Kalian mau di pecat ya?" Tanya penulis.


"EHEM! Lalu kenapa kamu terus menghubungi bule itu? Sampai melaporkan segala soal paket yang kamu salah kirim?" Tanya suaminya kembali serius.


"Kok kamu tahu!?" Tanya Ney kaget.


"Hmm kamu tidak senang aku bela teman-teman kamu tapi kamu senang berinteraksi dengan bule itu. Kamu hack aku tapi kamu juga mendatangi bule. Benar-benar istri durhaka!" Kata suaminya agak marah.


Ney membeku diam mendengarnya, semua yang dilakukan ketahuan begitu saja. Jadi ingat season satu apa ada kaitannya lagi dengan Alex secara langsung?


Ney menundukkan kepalanya, dia ingat bagaimana Rita bisa mengetahui bahwa dirinya ada hack nomor Arnila lalu dirinya. Bahkan semua temannya yang tidak menyukainya.


Karena apa yang diucapkan Rita atau Arnila, dia sampaikan lagi sebagai ilmu penerawangan katanya. Padahal mereka kena stalking dia.


Teman-teman Rita sudah tahu bahwa Ney memang orang yang harus dijauhi. Karena sudah menikah tapi masih ingin kepo dengan urusan lain.


Ney membaca itu semua, tidak ada yang menarik soal Rita membicarakannya atau yang lain. Dia hanya sebal, tingkahnya tidak disukai.


Tidak ada yang istimewa dari perkataan teman Rita, banyaklah adalah dorongan dan dukungan. Mereka juga mengatakan hanya ingin Rita menjauhi Ney.


Ney membaca apa kata Komariah dan Diana, dipikirnya kata-kata itu mengandung perkataan keras.


"Ney itu seperti perempuan murahan deh. Menurut aku dia playgirl genit sekali mencari tahu soal Alex. Dia siapa coba," chat dari Koma.


"Gelagatnya seperti itu. Aku kan punya teman setipe dia, sekarang jadi gila sungguhan. Karena keinginannya terlalu menggebu, selalu ingin jadi nomor satu," kata Diana.


Ney geram pada mereka berdua, yang sama-sama memperingatkan mengenainya. Kemudian dia membaca juga dari teman dekatnya yang lain.


"Aku kurang setuju saat kamu cerita soal Ney ini meski belum pernah bertemu ya. Kok orangnya seenak sekali ya memperlakukan sahabatku seperti itu.


Dia bisa kenal kamu, bisa kemana-mana bersama tapi membully. Kata-kata dia sama sekali kurang mencerminkan sebagai teman baik. Baguslah sekarang sudah pergi," kata Teman SMA nya.


Ney tidak melanjutkan lagi karena selama beberapa hari tidak ada percakapan. Ternyata mereka semua berencana saling bertemu.


Dia ingat bagaimana dirinya berusaha keras mengadu domba Rita dan Diana namun gagal.


Alhasil, dirinyalah yang dipermalukan langsung oleh Rita. Dengan Diana sebagai saksi membuatnya tidak dapat berkata apapun.


Harus ada yang bisa meredakan emosi atau api membara pembalasan. Diana dan Koma serta sahabat lainnya mampu membasuh api dengan air.


Meski Alex sudah berada dalam genggamannya, hal itu tidak membuatnya disukai banyak orang.


Meski diancam, Rita pun enggan kenal atau berdamai dengannya. Toh arti damai bagi Ney berbeda dengan orang normal.


Bagi Rita, damai itu mengakui kesalahan, meminta maaf dan tidak mengulang tapi beda dengan Ney.


Damai artinya bisa ber akrab kembali meskipun dia ulangi lagi perbuatannya. Rita dan Arnila sudah tahu itu dan memutuskan untuk menyudahi yang berhubungan dengannya.


Ney terakhir sempat membaca pertanyaan Rita mengenai email yang Alex kirim. Namun anehnya saat Ney cari, email itu tidak pernah bisa dia temukan.


Kemudian dia melihat ada email masuk dari Koma kepada Alex, tanpa tahu apa yang Alex tanyakan. Ney ikut membaca.


"Aku tidak mau menjawab apapun soal Rita. Kamu mengenal dia selama dua tahun, itulah Rita yang kami kenal. Tidak ada yang berbeda soal dia.


Rita banyak cerita soal kamu, yang saya tahu kamu orangnya baik meski agak sedikit nakal. Yah namanya juga laki-laki. Kamu bertanya pendapat aku soal Rita?


Ney kemudian antusias bagaimana pendapat Koma?


Rita anaknya baik sekali saking baiknya dia tidak tahu banyak orang yang memanfaatkannya termasuk Ney. Saya dan teman lain menyukainya, dia anggap kami sebagai saudaranya sendiri.


Dia anggap saya dan Diana sebagai kakaknya karena menurutnya kami sangat dewasa meski usia sama.


Keinginan kami, jangan pernah kamu sekalipun menyakiti dia, karena orangnya asli rapuh dan terlalu berperasaan.


Diana berpesan, sebaiknya kamu hati-hati jangan sampai Rita memusuhi kamu. Karena dia sangat sadis."


Setelah itu entah apa yang Alex balas. Karena Koma hanya menjawab Ya begitulah. Mungkin soal Rita kadang sangat menyebalkan.


Ney tidak melihat ada kalimat yang memusuhi Rita. Dia membaca apa kata Komariah terakhir.


"Saya pernah marah pada Rita karena saya sedang ada masalah. Dia peduli tapi mungkin sayanya sensitif saja. Saya memarahi dia, sempat sehari tidak bertegur sapa.


Rita tidak pernah mengganggu siapapun, kalau ada yang marah dia biarkan tapi tidak pergi. Dia menunggu saya reda, dan memang saya datang lagi.


Meminta maaf, saya cerita masalah dia. Dia pendengar yang baik, kalau kata kamu dia kadang menyebalkan. Semua manusia juga begitu hanya, Rita tahu tempatnya kok.


Kalau kamu mau sama dia, banyak bersabar memang Rita tidak peka dengan lawan jenis. Kalau menyebalkan, diamkan saja. Kalau kamu marah, ingat jangan membentaknya.


Jangan sampai kamu membullynya lagi karena kamu yang akan menyesalinya."


Ney membaca itu dan termenung, kalimat jangan sampai membullynya mungkin inilah maksudnya.


Penyesalan ya kehilangan sosok ceria Rita yang berubah menjadi tidak kenal dengan dirinya termasuk Alex.


Kata-kata Rita yang mengungkapkan bahwa dia tidak suka seseorang yang mengharuskan dirinya memilih.


Ney atau sahabatnya, karena yang sudah sadar bahwa setiap orang memiliki teman dan sahabat lainnya, adalah ciri khas manusia.


Kenapa harus egois dengan memilih? Kecuali dengan suami atau temannya, ya itu baru bisa.


Bagi Rita semuanya sama tidak ada perbedaan. Dan di akhirnya Ney memaksa agar Rita menjawab pilih dia atau sahabatnya. Jawaban Rita nyelekit.


"Orang yang tidak akan PERNAH aku pilih adalah kamu dan orang yang setipe denganmu. Memang pasti ada baiknya tapi soal perundungan? Maaf.


Jangan pernah berpikir kalau aku akan menyesali pergi jauh dari kamu. Yang menyesali itu kamu sendiri. Lihat saja."


Ney hanya diam membacanya, mau menjelaskan apapun memang perundungan itu yang paling fatal.


Apalagi bila dia melakukannya dalam lingkaran pertemanan, wah! Hancur kamu!


Ney memang terus menerus mencoba mengirimkan apapun agar Rita bisa menyadarinya. Toh Ney bertekad membuat Rita mengakui kekalahannya.


Yang sekarang, dia benar-benar ingin berteman kembali namun semua usaha nihil. Rita benar-benar menolak kehadirannya dalam lingkarannya lagi.


Soal hampers, Ney masih terus memikirkannya. Dia terus memeriksa sampai dua hari kemudian tidak ada kabar apapun!


Dia memeriksa email atau chat ig, kosong! Chat dari Feb pun sama sekali tidak ada balasan.


Rita sendiri tengah melantunkan ayat pemusnah iblis dalam sujudnya setelah sholat! Yang membuat hantu-hantu berseliweran tidak tentu.


Bersambung ...