MEET & ANSWER

MEET & ANSWER
132



Dari kalimat inilah Alex akhirnya tahu kalau memang benar Rita sudah sangat jauh darinya. Dan Ney lah yang terus mengejarnya sampai sekarang.


Jadi siapa yang tidak peka?


Sifat galak Rita, dan cuek bebeknya itu benar-benar menghantam Ney bukan karena Alex. Sejak dulu Ney memang matre pada laki-laki, termasuk orang yang menyukai Rita dulu.


Dia kepo dan terus meneror orang tersebut sampai akhirnya mereka marah pada Rita.


Rita sama sekali tidak tahu kalau Ney aslinya begitu, mereka mengirimkan isi chat yang membuat Rita sangat sakit hati.


Dikatakan mereka bahwa Ney aslinya perempuan murahan yang rela menjual diri hanya agar mereka memilihnya dan meninggalkan Rita.


Di situlah keretakan mulai muncul dan semakin lama, semakin menyebar. Yang Rita tidak ketahui, perlahan orang-orang memberitahukan.


Rita sejak dulu sudah tahu niat terselubungnya dan tujuan dia mendekati orang-orang, berakhir semua memusuhinya.


Termasuk Rita yang memutuskan untuk meninggalkannya jauh sebelum Alex menyapa.


Ney yang datang sendiri dan terus ikut masuk urusan Rita dan Alex, dia melakukan itu agar Rita tahu siapa dirinya.


Yang otomatis membuat Rita mengerti, memang Ney tidak pantas disebut teman.


Ney memang tidak tahu malu dan tidak sadar bahwa dirinya sudah dipandang banyak orang jelek di mata orang yang dia kenal.


Banyak orang yang dia hasut untuk membenci Rita sebagai orang yang banyak berbuat jahat padanya.


Juga untuk menghukum Rita karena telah menyimpang dari lingkungannya. Dimana dia sendiri juga yang terus mendatangi Rita karena tidak kunjung mendapatkan hasil.


Hasutan atau cara kotornya sama sekali tidak ada yang membuahkan hasil, saat pertemuan pun Rita sama sekali tidak ada minat untuk memandanginya.


Ney semakin autis mendekati Rita apalagi sekarang dia melihat seorang Darma menyukai Rita. Semakin panas lah dia.


"Finish all your drama, Rita said that from the past your relationship with her was like water and oil.


( Sudahlah semua sandiwara mu, Rita berkata sejak dulu pun hubungan kamu dan dia bagaikan air dan minyak )


I'm the stupid one who trusts people who aren't clear, I admit that the only one who known you for a long time is Rita.


( Akulah yang bodoh mempercayai orang yang tidak jelas, aku mengakui yang kenal diri kamu dari dulu itu hanya Rita )


I am very sorry to Rita and Arnila who do not want to listen to their explanation,"


( Aku sangat menyesal sedalam-dalamnya pada Rita dan Arnila yang tidak mau mendengarkan penjelasan mereka )


Alex terdiam setelah mengirimkan chat itu. Memang Rita sudah mengatakan akan lebih baik bila dia memutuskan hubungan dengan Ney dan Arnila.


Karena dia merasa Ney selalu berusaha mengendalikannya dan mengatur hidupnya.


Soal Alex pun Rita tahu, Ney berusaha memegangnya agar menuruti pada semua alur yang dia ciptakan. Semua alur cerita yang Ney buat selalu tak berujung baik.


Padahal hidupnya sendiri pun berantakan, dan masih melakukan hal yang sama bahkan setelah dia menikah. Menemui para mantan termasuk yang paling dia sukai. Hiiiiiyyy!!


Alex tidak mempercayainya kala itu dengan cerita Rita dan Arnila, dia terus menduga Rita lah sumber masalahnya.


Rita juga yang mencuci otak Arnila dan Ney, ya mana ada dia memiliki kemampuan memanipulasi seperti Ney.


Alex ingat kenapa Rita menendang Ney mengungkapkan bukan sahabatnya, itu semua kini terjawab kan.


Yang heran Alex kenal Rita selama tiga tahun tapi dia lebih mempercayai Ney yang baru dikenalnya.


Kecurigaan ini bertambah saat Alex memaki Rita, dan akhirnya Rita pun pergi tanpa jejak.


Bertemu lagi saat Rita bahagia dengan Kazen. Begitu juga Kazen yang protektif melindungi Rita.


Kepala Alex mulai terasa sakit dan pening. Ney sosok perempuan kurang waras! Alex semakin lama pun semakin aneh, setiap chat nampaknya berbeda karakter.


Arnila pun mengatakan bahwa Alex salah memilih sisi. Akhirnya Arnila pun memutuskan menjauhi Alex dan Ney.


Selama setahun itulah sosok Alex pun hilang beserta namanya. Terkubur dalam alunan waktu dan berjalannya hari.


Kini dia sadar siapa yang dengan peran jahat dalam drama ini. Siapa yang paling menderita tanpa tahu kenyataan.


"So I thought I woukd break her down by making you trust me more and it worked right.


You treat me like an Angel and Rita devil. I'm soooo happy!"


( Jadi aku pikir akan membuat dia hancur dengan membuat kamu lebih mempercayai aku dan berhasil kan.


Kamu menganggap aku seperti malaikat dan Rita iblis, aku sangaaaaat senang )


kata Ney tertawa mengerikan dalam rumahnya yang kosong.


"Why did you go that far? It seems that it's not just a personal grudge, but rather you're afraid she'll forget you right?"


( Kenapa kamu lakukan sampai sejauh itu? Tampaknya bukan hanya dendam pribadi tapi lebih ke kamu takut dia melupakanmu kan? )


Tanya Alex yang sudah paham. Dia mendengus takut kehilangan sampai membuat dirinya juga dijauhi.


Dan Alex yakin dia melakukan itu bukan hanya pada Rita atau Arnila tapi ke semua orang yang dia kenal atau baru kenal.


Daripada ditinggalkan duluan, lebih baik dia duluan yang meninggalkan. Tapi sesudahnya menyadari mereka yang ditinggalkan, ternyata hidup lebih bahagia.


Itulah alasan kenapa dia terus menerus mendatangi Rita meskipun banyak menyumpahinya atau mencacinya.


Dia butuh seseorang tapi mereka yang sudah mengetahui kelakuannya pun, memilih untuk pergi. Tidak masalah mereka difitnah yang penting tidak berdekatan dengannya lagi.


Ney diam membaca balasan dari Alex, dia memang mengaku takut akan hal itu.


Dia ingin diingat tapi caranya salah, berbalik menyerang pada orang agar mereka mengerti kebutuhannya.


Memang ada yang salah dengan pola pemikiran dan kelakuannya. Cara berpikirnya upside-down dengan kebanyakan orang normal pada umumnya.


Apa yang dia lihat, yang tersampaikan selalu terbalik, terlalu penuh dengan rasa pemikiran negatif. Orang yang berbisik di depannya, berpikir mereka membicarakan soal penampilannya.


Tapi sekalipun Ney tidak pernah bercermin menyadari bahwa dirinya jauh dari kata sempurna. Dia selalu merasa dirinya hebat tidak pantas orang lain berada di atas selain dia.


Apa yang pernah Arfa katakan semuanya tertebak oleh Alex. Kalau sudah keluar hal yang sama biasanya itu semacam peringatan.


"But unfortunately, you're the one who left her first when you have a new friend


( Sayangnya, kamulah yang meninggalkannya duluan saat kami memiliki teman baru kan )


You are the one who makes a lot of trouble, whatever you do is the same as the other people around you.


( Kamulah yang banyak membuat masalah, entah apa yang kamu lakukan ini sama dengan orang-orang di sekitarmu yang lain )


kata Alex teringat pada dirinya yang selalu membuat masalah dan diatasi oleh orang lain. Sekarang dia pun ditinggalkan.


"Because I was punishing her for daring to fight me. You think I did that only to Rita?


No! Everyone! Those who dare to oppose me, will surgery the consequences,"


( Karena aku sedang menghukumnya karena berani melawanku. Kamu pikir aku lakukan itu hanya pada Rita saja?


kata Ney membalas dengan api yang menjalar. Mirip Bezita tapi tidak lebih parah dan sadis dari Rita.


Alex tidak percaya bahwa selama ini dia mengobrol dengan orang yang lebih sakit! Alex memegang kepalanya, dia mulai pusing membaca pengakuan Ney yang mengejutkan!


Hidup memang penuh kejutan sama dengan rasa coca cola yang penuh buih dan meledak di dalam tenggorokan.


Ney memang jahat hanya karena ketakutannya itu dia membuat semua orang hancur. Tapi efeknya, tidak ada yang terjadi pada yang teraniaya justru mereka semakin lebih bahagia dari dirinya.


Alex sadar bahwa tidak semua orang bisa cocok dalam satu aliran. Pada kasus ini memang Ney dan Rita tidak ada kecocokan.


Yang ada Rita dan Arnila tapi yah karena Arnila terlalu masuk dan tenggelam pada Ney.


Dan dirinya pun tidak ada ketegasan, alhasil Arnila satu-satunya yang berhasil Ney kendalikan.


Namun hal itu berakhir saat menurut Ney, Rita berhasil mencuci otak Arnila untuk menjauhinya. Itu kan bagus ya daripada dekat yang Toxic. Cuci otak ke arah positif.


Semua pertemuan terselip makna sesuatu yang berharga. Pembelajaran untuk mengenal tipe-tipe orang yang bisa dijadikan teman dan musuh.


"I'm the one whos hurt, Alex. None of them want to accept me even Rita,"


( Akulah yang tersakiti, Alex. Mereka semua tidak ada yang mau menerima aku bahkan Rita )


kata Ney dengan kepribadian lainnya.


Disinilah kenapa Alex merasa kadang Ney seperti menghadapi orang yang berkepribadian ganda.


Semenit berubah menjadi jahat, semenit mengiba, semenit muncul karakter lain. Tidak heran Rita memilih pergi karena intinya Ney ingin terlihat yang paling sakit.


Dari kata-katanya pun terkesan toxic Alex menyadarinya. Isi chat terlalu berkhayal tinggi, Rita kan menerima sejak lama kenapa sekarang merasa tidak ada yang menerima?


"Arnila accept you, Rita too but why do you not want to think they exists? And why does everything have to be about Rita? Arnila is not your friend?"


( Arnila menerima kamu kan? Rita juga tapi kenapa kamu berpikir mereka tidak pernah dianggap ada? Dan kenapa segalanya harus mengenai Rita? Arnila bukan teman kamu? )


Tanya Alex. Alex yakin sebenarnya Ney memiliki kekaguman pada Rita namun karena rasa cemburu yang besar dan juga iri, itu menutupi kejujurannya.


Tepat apa kata Koma dan Diana, rasa kagum berubah jadi iri dan cemburu berlebihan terlahir lah dia menjadi komunitas Sasaeng kolaborasi dengan Haters.


Ney diam dan membalas yang sebenarnya dia rasakan.


"No. I only knew her in college, the rest I'm not interested in being friends with her. But I'm interested in Rita, I want to be her friend,"


( Bukan. Aku hanya kenal dia saat kuliah, sisanya aku tidak tertarik menjadi temannya, tapi aku tertarik pada Rita. Aku ingin jadi temannya )


kata Ney mengungkapkan pernyataan yang lain. Ney memang memiliki masalah dengan kepribadiannya sendiri.


Satu jahat, satu baik namun yang baik ini tenggelam karena suatu hal yang ada pada diri Ney sendiri.


"But you have bullied her by calling your friends. Do you think that easy Rita will forgive you?


( Tapi kamu sudah merundung dia dengan memanggil teman-teman kamu. Apa kamu pikir semudah itu Rita akan memaafkan mu? )


Yes, she did say she had forgiven but your chance to return, is gone.


So don't expect too much that you will be accepted back,"


( Ya, dia memang bilang sudah memaafkan tapi kesempatan kamu untuk kembali sudah tidak ada.


Jadi jangan terlalu banyak berharap bahwa kamu akan diterima kembali )


kata Alex.


Ney kembali ke sisi jahatnya dan tanpa membaca, dengan balasan yang sebelumnya. Dalam pemikirannya mereka yang telah dia lukai akan berbalik melukainya.


"Now I will accept if Rita or Arnila and everyone hurt me, may Allah repay them all!"


( Sekarang aku akan terima bila Rita dan Arnila dan semua orang menyakitiku, Biar Allah yang membalas mereka semua! )


kata Ney dengan sombongnya. Siapa yang merundung, siapa juga yang terluka? Yang membuat ulah siapa, siapa juga yang jadi korbannya?


Alex menggelengkan kepala sambil terus tertawa. "You want to be hurt? You do need a doctors, not a friend,"


( Kamu ingin disakiti? Kamu memang butuh seorang dokter, bukan teman )


"I don't care. It's true they hurt me,"


( Aku tidak peduli. Memang kenyataannya mereka yang menyakiti aku )


balas Ney dengan marah. Efek lebih banyak orang yang enggan menerima dia jadinya begini.


Berteman tidak wajib menerima bila merasa kurang nyaman, tidak cocok, kurang satu aliran atau berbeda segalanya.


Kita berhak kok memutuskan siapa saja yang menjadi teman kita agar otak selalu waras.


Jangan asal menerima teman juga, Rita saja menyesal terlalu banyak kasihan pada Ney. Padahal orangnya sendiri belum tentu pantas dikasihani


Pantas juga dia kemana-mana selalu sendiri dengan Aarnilaaaa mulu, ternyata memang orangnya seperti itu. Ya wajar banyak yang menolak.


"You said yourself that it was Rita who hurt you, now that everything has changed. What do you really want?"


( Kamu sendiri yang bilang kalau Rita lah yang menyakiti. Sekarang semuanya berubah, apa mau kamu sebenarnya? )


Tanya Alex masih bisa menahan rasa sakitnya yang kumat.


"Want me is you were never between us! Go away! Because of your presence, the three of us separated!"


( Mau aku adalah kamu tidak pernah ada di antara kita! Pergi sana! Gara-gara kehadiran kamu, kami bertiga berpisah! )


Balas Ney. Ini sebenarnya berbeda juga dengan apa yang Ney utarakan pada Rita dan Arnila.


Apa yang dia katakan ke Rita berbeda isinya dengan ke Arnila. Intinya memang niat dia mengadu domba.


Yang ternyata dibalas juga oleh Alex, dengan menjelaskan maksud dari Ney. Tapi yah begitulah.


Alex tertawa. "You are the problem not them. Anyone who knows and close to you, they will be unlucky including Rita. So I agree Rita go away from you. I already warned her,"


( Kamulah masalahnya bukan mereka. Siapapun yang tahu dan dekat denganmu, mereka akan terkena kesialan termasuk Rita. Jadi aku setuju Rita menjauh darimu. Aku sudah memperingatkannya )


Ney membacanya dan terkejut, dia memukul kursi di sampingnya dan sangat marah sekali. Ternyata dari Alex pun, Rita sudah diperingatkan.


Kalau memang Ney pun memiliki niat terselubung kepadanya untuk kebutuhan hidupnya.


Cerita Rita mengenai Ney yang memang mengharapkan kematian Alex pun terbongkar, ternyata selama ini Arnila juga tahu.


Hanya mereka yang selalu berdoa menjadi penghalang doa jelek Ney. Membaca apa balasan dari Alex, Ney sama sekali tidak peduli.


Biasanya dia banyak menghapus kini semuanya di biarkan. Karena toh sudah lega, sisanya ya dia akan ungkapkan sisanya yang masih banyak.


Ney akan ungkapkan apa yang dia ungkapkan pada Rita mengenai Alex dan sebutan kasarnya pada Rita. Dimana Rita pun membalasnya dengan F U, tahu kan artinya.


Bersambung...