His Purpose

His Purpose
Info Sekuel



...🍁🍁🍁...


Harley tak bicara apa-apa. Lelaki itu menghampiri mobil sport putih yang sebelumnya dikendarai Alisandra, lalu membuka pintu penumpang untuk sang nona.


Alisandra sedikit mencebik ketika membuang nafas, ia lalu berjalan pasrah, memasuki mobil dan duduk diam ketika Harley menutup pintu.


Lelaki itu menyusul duduk di kursi kemudi. Alisandra menoleh memperhatikan Harley yang mulai melajukan kendaraan meninggalkan jalanan sepi penuh pepohonan tersebut.


Harley menyentuh earpiece yang terselip di salah satu telinga, kemudian bicara memberikan perintah. "Bereskan semuanya. Mereka musuh yang dikirim untuk menyakiti putri menteri. Kalian cukup laporkan pada pihak keluarga Reese. Selebihnya jangan ikut campur."


Sambungan pun terputus. Harley menatap lurus jalanan di depan, tanpa sekalipun menghiraukan Sandra yang sedari tadi menatapnya.


Sandra sendiri tak berani mengganggu ketenangan lelaki itu. Ia memilin jarinya yang saling bertaut di pangkuan. Tapi sikap diamnya itu tak bertahan lama, karena beberapa menit kemudian Sandra menyuarakan sebuah tanya.


"Apa Daddy masih di UEA?"


Seminggu lalu Gibran memang dikabarkan melakukan perjalanan bisnis ke Uni Emirat Arab. Tentu saja bersama sang istri, tak lain mommy Alisandra.


"Hem. Beliau di Abu Dhabi, dan akan mampir kemari sebelum ke Indonesia," jawab Harley.


"Oh, sial," gumam Alisandra tanpa sadar.


Harley menoleh melirik gadis itu. "Berhenti bertingkah kalau anda tidak mau kehilangan kebebasan di sini," ucapnya datar. "Kita sama-sama tidak lupa dengan kejadian bulan lalu, saat anda terlibat pesta obat-obatan," lanjutnya mengingatkan, supaya Alisandra bisa belajar dari kemarahan Gibran Wiranata waktu itu.


Dan Harley tidak peduli dengan cibiran itu. Ia hanya melirik sekilas dengan sorot tak berarti seperti biasa.


Cih, lihatlah wajah tua yang sialnya tampan itu. Alisandra benar-benar ingin menarik kulitnya yang mulai menampakkan kerutan halus.


Meski begitu, Sandra akui bahwa Harley adalah pria paling berkarisma setelah daddy-nya.


"Haly, apa kau tengah berkencan?" tanya Alisandra tiba-tiba. Gadis itu menyandarkan kepalanya di jok mobil sambil memejamkan mata. Tangannya bersidekap santai terlihat nyaman.


Harley menoleh sesaat dengan kening berkerut samar. "I'm sorry. What do you mean?"


Sesaat tak ada suara dari Alisandra, tapi Harley yakin gadis itu tidak tidur. Hingga sedetik kemudian Sandra pun membuka mulut.


"Nothink. Aku hanya bertanya."


Judul: Little Alisandra


Rate: 18+


Genre: Romance/Action