
Setelah makan siang, di sore hari Xin Qian berjalan menuju sungai dengan pakaian mandinya. Dia dan Xin Chen tidak memiliki banyak pakaian ganti, mereka berdua hanya ada dua set untuk satu orang, dan pakaian itu sangat usang.
Pakaian Xiao Chen adalah bekas pakaian Xin Tianfu saat dia masih kecil. Ada jaket untuk di musim dingin, kalau tidak anaknya pasti akan kedinginan dan sakit.
Dalam cuaca seperti ini, mereka tidak perlu mandi setiap hari, mereka hanya perlu menyeka tubuh dengan air hangat. Akan tapi Xiao Chen setiap hari membawa beberapa anak untuk menangkap katak bersama, dan saat pulang, dia penub dengan keringat, jadi dia harus mandi.
Awalnya, hanya Zhu San'er yang menemani Xiao Chen dan Xin Yang. Tapi, setelah Xin Qian membagikan permen, anak-anak lain juga mengetahuinya dan mengambil inisiatif untuk membantu Xiao Chen menangkap katak.
Pada awalnya anak-anak itu malu meminta permen padanya, tapi Xin Qian langsung memberikannya kepada anak-anak itu atas upaya mereka. Di pedesaan, permen jelas merupakan cemilan yang sangat menggoda bagi anak-anak. Mereka sering di beri permen oleh Xin Qian, dan sikap anak-anak ini terhadap Xin Qian dan Xiao Chen juga telah mengalami perubahan besar.
Anak-anak yang awalnya tidak pernah membawa Xiao Chen untuk bermain dengan mereka, sekarang mereka berputar di sekitar Xiao Chen.
Di masa lalu, banyak anak-anak nakal selalu mengejek Xin Qian sebagai ‘pelacur’ saat bertemu. Tapi Xin Qian tidak pernah menyimpan dendam, lagi pula nak-anak itu sebenarnya murni dan polos, mereka menjadi nakal pasti belajar dari keluarga mereka sendiri. Sekarang, saat anak-anak itu melihat Xin Qian, mereka akan dengan sopan menyapa "Bibi Qian".
Padahal, dunia anak-anak itu sangat sederhana, pada dasarnya mereka selalu mengandalkan orang tua mereka untuk belajar. Jika pendidikan orangtuanya tidak bagus, anak-anak itu tidak akan memiliki pendidikan dan akan meniru semua perbuatan buruk orangtuanya. Tetapi selama mereka di bimbing dengan benar, mendidik seorang anak sangatlah mudah.
Xin Qian terkadang membuat pangsit atau roti daging, dan dia membagikannya kepada anak-anak ini. Di bandingkan dengan manfaat yang mereka bawa untuknya, apa yang dia berikan itu tidak ada artinya.
Tentu saja, ada alasan penting lainnya, saat membagikan makanan pada anak-anak ini adalah membiarkan anak-anak ini membantunya menyimpan rahasia, bahkan tidak boleh memberi tahu keluarga mereka.
"Bibi Qian memberi kalian makanan ini, karena bibi ingin kalian tidak memberitahukan hal ini kepada siapa pun, bahkan jika itu keluarga kalian. Kalau tidak, orang tua kalian pasti tidak akan mengizinkan ini. Maka Bibi Qian tidak akan bisa memberi kalian permen dan makanan enak lagi lain kalo." Ucap Xin Qian.
Anak-anak sangat mudah di bujuk, setelah anak-anak ini mendengar apa di katakan oleh Xin Qian, mereka langsung setuju secara bersamaan, "Jangan khawatir, Bibi Qian, kita tidak akan pernah mengatakannya pada siapa pun."
"Yah, ini adalah rahasia kecil antara kalian dan Bibi Qian. Jadi, kita harus menyimpannya bersama, oke?" ucap Xin Qian tersenyum.
"Okee!" jawab anak-anak itu.
Setelah membuat janji dengan anak-anak ini, Xin Qian juga tahu bahwa itu bukan solusi jangka panjang untuk terus menangkap katak di desa Shuilan. Apalagi masalah ini, cepat atau lambat para warga di desa pasti akan tahu tentang itu di masa depan.
Bahkan jika mereka tidak tahu di masa depan, saat katak terus di tangkap untuk waktu yang lama, maka jumlah katak yang ada akan semakin sedikit, dan itu juga akan mempengaruhi ekosistem. Yang terbaik baginya adalah pergi ke desa-desa lain dan kota terdekat untuk menangkap katak.
Xin Qian membawa bak mandi dan pergi ke sungai. Saat ini tidak ada banyak orang di tepi sungai, hanya ada beberapa wanita yang sedang mencuci sayuran dan bersiap untuk memasak. Sebentar lagi adalah waktunya makan malam, para wanita harus sudah mulai memasak di rumah masing-masing.
Ketika Xin Qian sampai di tepi sungai, dia mulai mencuci pakaiannya. Pada sore hari, ada angin sepoi-sepoi di tepi sungai, dan cuaca saat ini sangat dingin, saat Xin Qian mulai mencuci pakaian dengan air dingin di sungai, dan tangannya menjadi dingin.
Xin Qian sibuk mencuci pakaiannya sendiri, tapi samar-samar dia bisa mendengar para wanita di sampingnya sedang bergosip, Xin Qian tidak peduli pada mereka dan terus mencuci. Akan tetapi, samar-samar Xin Qian mendengar namanya di sebut, apa mereka sedang menggosipkannya?
Xin Qian bingung, apa lagi yang di gosipkan para wanita kurang kerjaan ini? Dia tinggal di rumah dengan baik dalam beberapa hari ini. Kenapa mereka bergosip tentangnya lagi?
Saat Xin Qian telah selesai mencuci, dia berdiri, bersiap untuk pergi. Tapi, tiba-tiba sebuah batu besar terlempar dari belakang, lalu batu itu mendarat tepat di sampingnya dan cipratan air sungai terlempar ke atas, mengenai wajah Xin Qian! Airnya sangat dingin!
Wajah Xin Qian menjadi dingin. Dia bukan orang bodoh, dan tentu saja dia tahu bahwa itu di lakukan dengan sengaja. Xin Qian meletakkan pakaian di tangannya ke bawah, dia berdiri dan menatap para wanita di belakangnya dengan mata dingin.
"Siapa yang melempar batu?" Xin Qian bertanya dengan dingin.
Tetapi, para wanita itu agresif, tidak ada dari mereka yang mempedulikan Xin Qian, sebagai gantinya, mereka semua malah tertawa lebih keras. Mereka sangat senang melihat Xin Qiam menderita.
Xin Qian menyeringai kejam. Sangat bagus! Para wanita ini berani menggertaknya bersama-sama! Dia sudah lama menahan diri, tapi beraninya para wanita ini membangunkan singa yang tidur?
Xin Qian menunduk dan mengambil beberapa batu besar di tanah dan langsung melemparkannya ke dalam air sungai, tepat di depan para wanita itu, seketika semburan air memercik dan membasahi pakaian para wanita itu, situasi mereka bahkan lebih buruk daripada Xin Qian! Mereka semua menggigil karena tubub mereka basah semua!
Awalnya, Xin Qian tidak mengetahui siapa yang melemparkan batu ke arahnya. Dia tidak peduli lagi siapa yang melempar batu, jelas mereka semua senang melihat dia menderita, jadi dia tidak perlu berbelas kasihan!
zzz zzz zzz zzzz zzz zzz zz zzz zzz zzz zzzz zzzz
Jangan Lupa yah teman-teman!!
Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊
See you in the next chapter ya readers🤗