
Xin Qian melihat ke dalam rumah dan ke luar rumah. Ada beberapa barang yang rusak di rumahnya, juga tidak ada lagi makanan dan sejenisnya di sana! Bahkan, anak anjing dan keledai kecilnya hilang! Dia merasa telah menderita kerugian besar!
Lizheng Liu Fugui mendengar bahwa Xin Qian telah kembali ke desa dan bergegas ke rumah Xin Qian.
"Gadis Qian, kamu baru kembali? Itu bagus kau telah kembali!" Lizheng Liu Fugui berkata sambil tersenyum.
"Ya." Xin Qian menanggapi dengan acuh tak acuh, tidak menunjukkan sedikit pun niat untuk menyambut Lizheng Liu Fugui.
Rumah miliknya telah di buat seperti ini, dan Lizheng Liu Fugui pasti tahu sesuatu. Jadi, Xin Qian bertanya, "Paman Lizheng, sebagai kepala desa, kamu pasti tahu siapa pencuri yang memasuki rumah ku. Aku tidak tahu apakah Paman Lizheng bisa memberitahu ku semuanya? Siapa saja yang datang ke rumah ku? Bukankah, Lizheng seharusnya membantu ku untuk memeriksanya, dan memberikan keadilan untuk ku?"
"Gadis kecil, rumah mu seperti ini, kita semua yang ada di sini mengetahuinya dengan jelas. Itu adalah keluarga Xin." Ucap Lizheng Liu Fugui menjelaskan.
"Ya, gadis Qian, ini semua di lakukan oleh keluarga Xin mu, Kamu harus pergi ke Keluarga Xin untuk kompensasi mu! Kami semua melihatnya!" Ucap seorang warga desa yang datang menonton.
Begitu Xin Qian mendengar tentang orang-orang dari Keluarga Xin, dia menjadi marah! Orang-orang tak tahu malu itu benar-benar luar biasa! Mereka bahkan bisa mencuri barangnya, saat dia dalam kesulitan! Benar-benar menjengkelkan…
Melihat wajah dingin Xin Qian, Lizheng Liu Fugui berkata, "Gadis Qian, jangan terlalu marah, kakek dan nenek mu mengambil barang-barang itu, karena kamu tidak di rumah, mereka bilaang bahwa mereka takut ada pencuri. Itu sebabnya aku membiarkan kakek dan nenek mu merawat barang mu terlebih dahulu. Kamu dapat pergi ke rumah Keluarga Xin, dan Kamu dapat meminta barang mu kembali.”
Setelah Lizheng Liu Fugui selesai berbicara, Xin Qian terdiam sejenak. Jika Lizheng Liu Fugui tidak berbohong, maka dia tidak akan menuntut orang-orang dari Keluarga Xin. Xin Qian hanya berharap bahwa orang-orang dari Keluarga Xin mau mengembalikan barang-barang itu kepadanya.
"Begitu, Paman Lizheng, aku akan pergi dan memintanya sekarang." Ucap Xin Qian.
"Kalau begitu kamu bisa pergi, mereka sangat khawatir tentang mu beberapa hari ini!" Ucap Lizheng Liu Fugui.
"…." Xin Qian merespons. Xin Qian merasa sangat ironis tentang kalimat yang di katakan oleh Liu Fugui. Orang- orang di Keluarga Xin itu peduli padanya? Huh! Mungkin besok akan kiamat! Adapun orang-orang di Keluarga Xin, Xin Qian tahu bahwa hanya kedua orangtuanya yang tidak khawatir tentang dia.
Semakin banyak orang datang untuk menonton, dan mereka melihat seorang wanita berteriak.
"Xin Qian ini benar-benar kembali! Bukankah itu berarti si pembunuh telah di tangkap? Mengapa pemerintah melepaskannya?!" Itu adalah ibu Chen Erwa, Feng Yu, yang telah bertengkar dengan Xin Qian sebelumnya. Sampai sekarang, Feng Yu masih memiliki sedikit kebencian untuk Xin Qian.
Saat Feng Yu tahu bahwa Xin Qian di bawa pergi oleh para pejabat, dia merasa sangat senang, sekarang dia tidak akan lagi melihat Xin Qian, karena dia yakin bahwa Xin Qian tidak bisa kembali dengan selamat. Tetapi, Xin Qian berdiri denga sehat sekarang, itu sebabnya dia sangat sedih.
"Aku mendengar bahwa bukan Xin Qian yang membunuhnya, tetapi Qin Hailan. Bukankah para pejabat membawa Qin Hailan pergi kemarin?" Ucap seorang wanita gendut.
"Jika pejabat membawa Qin Hailan pergi, itu bisa membuktikan bahwa Xin Qian tidak bersalah? Mungkin itu Xin Qian yang meminta bantuan Pangeran. Dia sekarang adalah orang milik Pangeran, para pejabat tidak ada yang berani menyentuhnya. Aku pikir, kakak Qin adalah kambing hitam.” Ucap Feng Yu dengan kesal
"Feng Yu, saat aku mendengar apa yang kamu katakan, itu cukup masuk akal. Xin Qian memiliki pemdukung kuat Pangeran. Dengan kuasa Pangeran, pasti sangat sederhana baginya untuk mengeluarkan Xin Qian dari penjara." Ucap seorang penonton.
"Orang yang telah melakukan hal buruk seperti itu, ayo menjauh darinya, agar tidak di nunuh olehnya di lain waktu."
"Menciptakan kejahatan, dan melempar kotoran ke kepala orang lain, jika itu yang di lakukan Xin Qian, bukankah itu kutukan jika dia tetap tinggal di desa kita?"
"·······" Melihat bahwa emosi penduduk desa terangkat olehnya, Feng Yu tidak bisa menahan perasaan bangga, dan semakin dia berbicara, semakin hebat dia merasa. Bahkan jika Xin Qian kembali kali ini, dia akan membuat penduduk desa mengusirnya.
Xin Qian tersenyum jahat, ketika dia mendengar komentar penduduk desa. Jelas bahwa dia telah di fitnah, tetapi di hadapan orang desa ini, dia tampaknya telah melakukan sesuatu yang salah?
Setelah melalui banyak hal, Xin Qian tahu bahwa mendisiplinkan orang kuno lebih sulit daripada orang modern. Xin Qian telah menjadi polisi selama bertahun-tahun di abad ke 21. Dia selalu menganggap perdamaian sebagai hal yang paling penting. Jika ada hal-hal yang dapat di selesaikan secara damai, dia akan lebih memilih jalan damai.
Sekarang tampaknya, Xin Qian tahu bahwa dia salah. Semakin banyak dia bersikap lembut, semakin merajalela orang-orang ini!! Xin Qian berjalan ke arah Feng Yu dengan wajah tenang, menatap dingin pada wanita yang memprovokasi opini publik dan menyebarkan desas-desus.
Feng Yu menatap Xin Qian yang berjalan ke arahnya, dia tiba-tiba panik dan mundur, "Xin Qian, apa yang ingin kamu lakukan? Memandang ku seperti ini, apakah kamu ingin menakut-nakuti orang sampai mati, seperti hantu?!"
Mulut Xin Qian menyeringai, "Mengapa? Apakah aku tidak bisa melihat mu? Aku pikir Kamu memiliki hati nurani yang bersalah, jadi itu sebabnya?"
“Aku…” Feng Yu ingin mengatakan sesuatu, tapi dia tidak berani menatap mata Xin Qian.
Xin Qian mencibir dan berkata, "Suara mu sangat keras tadi, kenapa sekarang kamu diam?”
Feng Yu terdiam beberapa saat, berpikir bahwa tidak ada yang salah dengan apa yang dia katakan, jadi apa yang bisa di lakukan Xin Qian padanya? Di depan begitu banyak orang di desa, apa yang berani di lakukan Xin Qian? Bahkan jika Xin Qiam benar-benar memukulnya, tapi di hadapan begitu banyak orang, Xin Qian tidak akan memiliki kehidupan yang baik di desa di masa depan!
Berpikir seperti itu, Feng Yu merasa kepercayaannya muncul tiba-tiba. Dia meluruskan dadanya dan berkata dengan lantang kepada Xin Qian, "Apa yang kamu dengar? Apa yang aku katakan bukanlah hal-hal yang tidak masuk akal. Jika kamu tidak percaya pada ku, tanyakan orang-orang itu, apa yang aku katakan salah?”
Xin Qian memandang Feng Yu lagi. Wanita ini tampaknya tidak sepenuhnya bodoh, setidaknya dia tahu bagaimana cara mengubah atmosfer.
Meskipun tidak ada satu pun orang dari penduduk desa lain yang berani berdiri dan mengkritik Xin Qian seperti Feng Yu, tetapi mereka juga berbisik dan diam-diam setuju dengan kata-kata Feng Yu.
Melihat semua orang membantunya berbicara, Feng Yu lebih percaya diri, dia menunjuk pada Xin Qian dan berkata, "Xin Qian, Kamu telah menyakiti Kakak Qin, jadi kamu tidak layak untuk tinggal di desa kami lagi. Dari sudut pandang ku, Kamu adalah wanita yang sangat kejam. Kamu bahkan tega mengkambibg hitamkan kakak Qin! Tuan Lizheng, Kamu akan mengurus masalah ini, kan? "
zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz
Jangan Lupa yah teman-teman!!
Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊
See you in the next chapter ya readers🤗