Rebirt Into A Single Mother

Rebirt Into A Single Mother
Chapter 174



"Yah, Aku akan mandi dulu. Jadi, kalian harus pergi ke luar sebentar. Aku akan merasa buruk jika aku tidak mandi dan menghilangkan bau busuk ini. Setelah mandi, Aku akan memasak untuk kalian makan malam. Apa kalian sudah lapar?" Ucap Xin Qian.


"Ibu, tidak apa-apa. Xiao Chen masih belum lapar!" Ucap Xiao Chen.


"Qian Qian, kamu bisa mandi terlebih dahulu. Aku juga belum lapar, karena aaku makan banyak pada siang hari." Ucap Mo Lianfeng.


Xin Qian mengangguk, karena mereka berdua berkata begitu, jadi dia segera merebus air panas untuk mandi. Dia pun bergegas keluar dari rumah, saat memikirkan kejadian barusan, dia merasa sangat malu! Perlakuan Mo Lianfeng padanya benar-benar membuatnya berharap lebih... Apa hanya dia yang memiliki perasaan ini? Bagaimana perasaan Mo Lianfeng padanya?


………..


Di Sungai…


Xin Hui bergegas ke hulu sungai diam-diam, dja berjalan dengan pelan karena takut bertemu seseorang di jalan. Dia tidak bisa ceroboh sama sekali. Jika seseorang melihat kotoran di tubuhnya, bukankah mereka akan menertawakannya?


Setelah akhirnya mencapai hulu sungai, Xin Hui melihat bahwa air di sini sedikit dangkal, kedalamannya hanya mencapai paha manusia dewasa. Air sungai ini langsung mengalir dari gunung, jadi airnya sangat jernih dengan bebatuan di dasarnya.


Xin Hui melihat sekeliling, dan setelah mengkonfirmasi bahwa tidak ada seorang pun, dia menaruh pakaian bersih yang sudah dia siapkan ke rumput. Setelah itu, dia perlahan turun ke sungai, dan mulai membersihkan kotoran di tubuhnya. Dia merasa jijik, dia bahkan hampir muntah beberapa kali, tapi karena perutnya benar-benar kosong, dia tidak bisa muntah.


Setelah hampir selesai, Xin Hui pergi ke darat lagi dan melepas pakaiannya dari tubuhnya. Dia harus mencuci pakaiannya dengan baik, dia merasa itu masih kotor jika dia tidak melepas pakaiannya. Meskipun dia telanjang, tidak ada yang orang di sekitarnya, jadi dia tanpa ragu melepas semua pakaiannya, dan menenggelamkan dirinya ke sungai.


Ketika Xin Hui ke sungai, dia membawa saponin, jadi dia bisa mencuci pakaiannya sampai bersih, dan juga untuk menyeka tubuhnya. Dia takut jika bau di tubuhnya tidak akan hilang jikaa hanya di basuh dengan air. Jadi, dia memakai saponin karena itu memiliki aroma yang menyegarkan, yang dapat menghilangkan bau di tubuhnya.


“Uh.. Itu sangat kotor dan bau!” Xin Hui mencuci tubuhnya sambil mengeluh. Pelacur kecil Xin Qian memperlakukannya seperti ini, dia harus membalasny lebih baik!


Xin Hui tidak tahu bahwa ketika dia mandi di sungai, ada sepasang mata yang menatapnya di rumput.


Setelah membasuh seluruh tubuhnya, Xin Hui pergi ke darat lagi karena dia tidak tahan dengan dinginnya air sungai. Tetapi, saat dia mendarat di tepi, dia terkejut menemukan bahwa pakaiannya hilang! Tidak hanya pakaian bersih itu hilang, tetapi pakaian yang baru saja dia cuci juga menghilang!


Xin Hui segera melihat sekelilingnya, tapi dia tidak menemukan siapa pun. Xin Hui merasa sedikit gugup, bukankah sudah jelas bahwa seseorang telah mencuri pakaiannya? Bagaimana ini? Apa yang harus dia lakukan sekarang? Sekarang dia tidak memiliki sehelai pakaian pun di tubuhnya! Apakah dia akan terjebak di sini dan tidak bisa kembali?


Xin Hui tidak tahu, kapan orang-orang dari keluarga Xin tahu bahwa dia belum kembali! Yang terpenting adalah dia tidak bisa tinggal di sini sepanjang waktu! Jika seseorang datang, bukankah dia akan terekspos sepenuhnya?


"Di mana pakaian ku? Di mana pakaian ku?!? Siapa yang mengambil pakaian ku??" Xin Hui terus bergumam, dia bahkan hampir menangis.


"Brengsek! Bajingan, yang sangat jahat! Jika aku tahu siapa orang itu, aku pasti akan mengulitinya dan mengambil dagingnya untuk memberi makan anjing!" Begitu kata-kata Xin Hui itu jatuh, dia mendengar suara gerakan di rumput.


Orang yang datang adalah Liu San. Liu San tersenyum menggoda, dan berkata kepada Xin Hui, "Nona kecil, apa yang kamu sembunyikan? Aku telah memperhatikan mu dari awal."


"Kamu, kamu..." Xin Hui menunjuk Liu San dengan marah. Dia juga kenal Liu San, lagipula, dia ada di desa yang sama. Xin Hui bahkan juga tahu beberapa rumor tentang Liu San! Kenapa dia harus di lihat oleh orang yang menjijikkan seperti itu?


Liu San tersenyum lagi, dan berkata, "Nona kecil, jangan takut. Aku tidak akan menyakiti mu. Kemarilah, aku akan mencintai mu dengan baik!"


Xin Hui menatap mata Liu San yang memandangnya dengan sembrono, dia merasa sakit di hatinya. Tidak masalah jika Liu San ini tampan, tapi Liu San sangat jelek! Tentu saja dia tidak tahan di tatap seperti itu oleh pria jelek!


“Cepat kembalikan pakaian ku! Jika tidak, aku akan membunuh mu!” Perintah Xin Hui.


"Itu tidak bisa. Nona kecil, kita belum bersenang-senang. Bagaimana bisa aku mengembalikan pakaian ini? Bukankah Kamu akan kabur denga cepat?” Ucap Liu San.


“Apa yang kamu inginkan?” Xin Hui sangat marah dan cemas.


Jika Xin Hui terlihat tanpa busana, itu akan sangat memalukan! Lalu, jika orang lain melihat dia bersama Liu San, bukankah dia aka di gosipkan bersama Liu San? Jika tersebar bahwa dia telah di lihat oleh pria lain, dia tidak tahu apa dia bisa menikah di masa depan!


"Nona kecil, jangan malu. Datanglah padaku, dan aku akan memberi mu pakaian!" Liu San membujuk sambil tersenyum, seraya mengangkat tangannya yang memegang pakaian Xin Hui.


Xin Hui menggigit bibir bawahnya dan menatap Liu San dengan marah, "Kamu bisa meletakkan pakaian ku. Lalu, pergilah dari sini!”


"Tsk, amarah nona kecil itu cukup ganas, aku menyukainya. Tapi ah, jika kamu tidak datang, aku tidak akan memberi mu pakaian. Nona kecil, airnya pasti sangat dingin, kamu pasti merasa tidak nyaman. Ayo cepat keluar dari sana!" Liu San mengandalkan pakaian Xin Hui di tangannya, dia merasa bahwa Xin Hui suda ada di telapak tangannya.


Xin Hui juga tidak bodoh. Apa lagi yang bisa pria mesuk itu lakukan padanya saat dia naik? Tetapi jika dia tidak naik, Liu San tidak akan memberikan pakaiannya! Jika ini terus berlanjut, dia akan mati membeku di sungai!


zz zz zz zz zz zz zzz zzz zz zz zz zz zz zz zz zz zz zz


Jangan Lupa yah teman-teman!!


Kalian harus klik Like, Vote, dan Komentar di sini yahh😊😊 Kasih TIP juga boleh xixi Author sangat mengharap kan dukungan kalian semua supaya author jadi lebih semangat nulis nya nih😁 Semoga kita semua selalu sehat yah! Ingat jaga kesehatan loh😊


See you in the next chapter ya readers🤗